<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Ikon Baru Jakarta, Investasi Menara Kembar BUMN Tembus Rp1,92 Triliun</title><description>Wajah ibu kota terus bertransformasi dengan kehadiran Menara Kembar BUMN yang akan menjadi ikon baru di sekitar Monumen Nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/11/470/2918287/jadi-ikon-baru-jakarta-investasi-menara-kembar-bumn-tembus-rp1-92-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/11/470/2918287/jadi-ikon-baru-jakarta-investasi-menara-kembar-bumn-tembus-rp1-92-triliun"/><item><title>Jadi Ikon Baru Jakarta, Investasi Menara Kembar BUMN Tembus Rp1,92 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/11/470/2918287/jadi-ikon-baru-jakarta-investasi-menara-kembar-bumn-tembus-rp1-92-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/11/470/2918287/jadi-ikon-baru-jakarta-investasi-menara-kembar-bumn-tembus-rp1-92-triliun</guid><pubDate>Sabtu 11 November 2023 07:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fadillah Rafli Anwari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/10/470/2918287/jadi-ikon-baru-jakarta-investasi-menara-kembar-bumn-tembus-rp1-92-triliun-Etz9zeH74p.png" expression="full" type="image/jpeg">Menara Kembar BUMN. (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/10/470/2918287/jadi-ikon-baru-jakarta-investasi-menara-kembar-bumn-tembus-rp1-92-triliun-Etz9zeH74p.png</image><title>Menara Kembar BUMN. (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8xLzE3MzE0NC81L3g4cGJjd2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wajah ibu kota terus bertransformasi dengan kehadiran Menara Kembar BUMN yang akan menjadi ikon baru di sekitar Monumen Nasional (Monas). Investasi mega proyek pembangunan twin tower ini mencapai angka fantastis, mencapai Rp1,92 triliun.
Pembangunan twin tower ini terdiri dari dua proyek besar, Menara Danareksa dan BSI Tower. Menara Danareksa telah beroperasi sejak diresmikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada 26 Mei 2023 lalu, sedangkan BSI Tower baru-baru ini memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking).

BACA JUGA:
Pembangunan IKN Langkah Strategis Indonesia Jadi Negara Maju

Menara Danareksa, dengan 22 lantai yang mencakup 21 lantai tower dan 1 lantai basement, dibangun di atas lahan seluas 9.300 meter persegi. Proyek ini melibatkan PT PP (Persero) Tbk sebagai investor, operator, dan kontraktor, dengan PT Danareksa sebagai landlord. Kerja sama ini menggunakan skema kerja sama usaha (KSU) - build operate transfer (BOT) dengan masa konsesi 30 tahun (2022-2052).
Dari total investasi Rp824 miliar, dengan profit sharing PT PP sebesar 95 persen dan PT Danareksa sebesar 5 persen, Menara Danareksa menawarkan 17 lantai untuk ruang perkantoran dan retail area, dilengkapi dengan fasilitas modern dan ruang pertemuan yang komprehensif.

BACA JUGA:
Menteri Basuki Sebut Jepang Kaji Proyek Pembangunan Jalur Kereta di IKN

BSI Tower, yang menjadi proyek kolaborasi antara PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk dan PT PP, mengusung konsep green building dengan sertifikasi Gold. Dengan investasi mencapai Rp1,1 triliun, gedung ini akan memiliki 22 lantai area kantor, 1 Ballroom, 1 lantai basement, dan 9 lantai podium parkir.Proses pembangunan BSI Tower akan berlangsung selama 18 bulan, mengimplementasikan teknologi konstruksi canggih seperti penggunaan sistem bored pile dengan dry boring, serta desain menggunakan Building Information Modelling (BIM).
Dalam upaya menjaga lingkungan, BSI Tower akan dilengkapi dengan panel surya di rooftop, building automation system untuk hemat energi, dan desain kaca fasad DGU (Double Glass Unit) dengan rongga udara, efektif mereduksi panas matahari.
Sebagai bagian dari visi menciptakan Kompleks Financial Center yang terintegrasi, BSI Tower akan dilengkapi connecting bridge yang menghubungkan secara seamless dengan Menara Danareksa, membentuk hubungan erat dengan Kementerian BUMN.
Pembangunan ini tidak hanya menciptakan ikon baru Jakarta, tetapi juga menjadi simbol sinergi yang kuat antara perusahaan BUMN yang terlibat.
&quot;Hari ini, bersama-sama kita akan memulai sejarah baru dari Bank Syariah Indonesia dengan prosesi groundbreaking sebagai tanda awal dimulainya kolaborasi luar biasa dalam pembangunan BSI Tower,&quot; ujar Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad.
Baca Selengkapnya: Investasi Menara Kembar BUMN Capai Rp1,92 Triliun, Ikon Baru Jakarta</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8xLzE3MzE0NC81L3g4cGJjd2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wajah ibu kota terus bertransformasi dengan kehadiran Menara Kembar BUMN yang akan menjadi ikon baru di sekitar Monumen Nasional (Monas). Investasi mega proyek pembangunan twin tower ini mencapai angka fantastis, mencapai Rp1,92 triliun.
Pembangunan twin tower ini terdiri dari dua proyek besar, Menara Danareksa dan BSI Tower. Menara Danareksa telah beroperasi sejak diresmikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada 26 Mei 2023 lalu, sedangkan BSI Tower baru-baru ini memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking).

BACA JUGA:
Pembangunan IKN Langkah Strategis Indonesia Jadi Negara Maju

Menara Danareksa, dengan 22 lantai yang mencakup 21 lantai tower dan 1 lantai basement, dibangun di atas lahan seluas 9.300 meter persegi. Proyek ini melibatkan PT PP (Persero) Tbk sebagai investor, operator, dan kontraktor, dengan PT Danareksa sebagai landlord. Kerja sama ini menggunakan skema kerja sama usaha (KSU) - build operate transfer (BOT) dengan masa konsesi 30 tahun (2022-2052).
Dari total investasi Rp824 miliar, dengan profit sharing PT PP sebesar 95 persen dan PT Danareksa sebesar 5 persen, Menara Danareksa menawarkan 17 lantai untuk ruang perkantoran dan retail area, dilengkapi dengan fasilitas modern dan ruang pertemuan yang komprehensif.

BACA JUGA:
Menteri Basuki Sebut Jepang Kaji Proyek Pembangunan Jalur Kereta di IKN

BSI Tower, yang menjadi proyek kolaborasi antara PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk dan PT PP, mengusung konsep green building dengan sertifikasi Gold. Dengan investasi mencapai Rp1,1 triliun, gedung ini akan memiliki 22 lantai area kantor, 1 Ballroom, 1 lantai basement, dan 9 lantai podium parkir.Proses pembangunan BSI Tower akan berlangsung selama 18 bulan, mengimplementasikan teknologi konstruksi canggih seperti penggunaan sistem bored pile dengan dry boring, serta desain menggunakan Building Information Modelling (BIM).
Dalam upaya menjaga lingkungan, BSI Tower akan dilengkapi dengan panel surya di rooftop, building automation system untuk hemat energi, dan desain kaca fasad DGU (Double Glass Unit) dengan rongga udara, efektif mereduksi panas matahari.
Sebagai bagian dari visi menciptakan Kompleks Financial Center yang terintegrasi, BSI Tower akan dilengkapi connecting bridge yang menghubungkan secara seamless dengan Menara Danareksa, membentuk hubungan erat dengan Kementerian BUMN.
Pembangunan ini tidak hanya menciptakan ikon baru Jakarta, tetapi juga menjadi simbol sinergi yang kuat antara perusahaan BUMN yang terlibat.
&quot;Hari ini, bersama-sama kita akan memulai sejarah baru dari Bank Syariah Indonesia dengan prosesi groundbreaking sebagai tanda awal dimulainya kolaborasi luar biasa dalam pembangunan BSI Tower,&quot; ujar Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad.
Baca Selengkapnya: Investasi Menara Kembar BUMN Capai Rp1,92 Triliun, Ikon Baru Jakarta</content:encoded></item></channel></rss>
