<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta IHSG Sepekan dan Meningkatnya Transaksi Bursa Efek</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pencatatan mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/12/278/2918594/6-fakta-ihsg-sepekan-dan-meningkatnya-transaksi-bursa-efek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/12/278/2918594/6-fakta-ihsg-sepekan-dan-meningkatnya-transaksi-bursa-efek"/><item><title>6 Fakta IHSG Sepekan dan Meningkatnya Transaksi Bursa Efek</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/12/278/2918594/6-fakta-ihsg-sepekan-dan-meningkatnya-transaksi-bursa-efek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/12/278/2918594/6-fakta-ihsg-sepekan-dan-meningkatnya-transaksi-bursa-efek</guid><pubDate>Minggu 12 November 2023 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/11/278/2918594/6-fakta-ihsg-sepekan-dan-meningkatnya-transaksi-bursa-efek-1nSpZYXHw3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fakta IHSG Sepekan Menguat. (Foto: Okezone.coom/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/11/278/2918594/6-fakta-ihsg-sepekan-dan-meningkatnya-transaksi-bursa-efek-1nSpZYXHw3.jpg</image><title>Fakta IHSG Sepekan Menguat. (Foto: Okezone.coom/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI)  melakukan pencatatan mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pekan ini. IHSG menguat 0,30% di level 6.809,26 dari level akhir minggu sebelumnya di 6.788,5.
Dilanjutkan dengan BEI yang melakukan pencatatan pada 6 sampai 10 November 2023 dimana terdapat tiga pencatatan saham baru yakni PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS), PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI), dan PT Ikapharmindo Putramas Tbk (IKPM). Ketiganya menambah total emiten di BEI mencapai 901 perusahaan, yang notabene tertinggi sepanjang sejarah.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Menguat ke Level 6.809, Kapitalisasi Tembus Rp10.688 Triliun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berikut ini, telah dirangkum oleh Okezone, fakta-fakta mengenai IHSG sepekan, (Minggu 12/11/2023).
1.       Rata-rata Nilai Transaksi Harian Bursa
Dengan penguatan level pada pekan ini, rata-rata nilai transaksi harian Bursa ikut meningkat sebesar 16,60% menjadi Rp12,77 triliun dari Rp10,95 triliun pada pekan sebelumnya.
2.       Rata-Rata Frekuensi Transaksi Harian Bursa
Adapun frekuensi transaksi justru merosot sebesar 11,36% menjadi 1.115.185 kali transaksi dari 1.258.036 kali transaksi pada pekan lalu.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 6.809 Jelang Akhir Pekan

3.       Rata-Rata Volume Transaksi Harian Bursa
Tidak hanya pada frekuensi transaksi harian, penurunan juga dialami volume transaksi harian Bursa sebesar 16,34% menjadi 19,11 miliar lembar saham dari 22,84 miliar lembar saham pada sepekan lalu.
4.       Kapitalisasi Pasar Bursa
Mengalami kenaikan, Kapitalisasi pasar Bursa tumbuh 1,28% menjadi Rp10.688 triliun, dari Rp10.553 triliun pada seminggu sebelumnya.5. Nilai Jual Bersih
Investor asing melakukan penjualan bersih senilai Rp1,35 triliun. Ini mengakumulasi capital outflow asing mencapai Rp15,46 triliun sepanjang 2023.
6. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan
Pada pekan ini juga bursa juga menerima penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2023 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF). PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA (Triple A) untuk obligasi ini.
Sedangkan, sukuk dicatatkan senilai Rp300 miliar, dengan peringkat idAAA(sy) (Triple A Syariah). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat untuk kedua emisi tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI)  melakukan pencatatan mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pekan ini. IHSG menguat 0,30% di level 6.809,26 dari level akhir minggu sebelumnya di 6.788,5.
Dilanjutkan dengan BEI yang melakukan pencatatan pada 6 sampai 10 November 2023 dimana terdapat tiga pencatatan saham baru yakni PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS), PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI), dan PT Ikapharmindo Putramas Tbk (IKPM). Ketiganya menambah total emiten di BEI mencapai 901 perusahaan, yang notabene tertinggi sepanjang sejarah.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Menguat ke Level 6.809, Kapitalisasi Tembus Rp10.688 Triliun&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berikut ini, telah dirangkum oleh Okezone, fakta-fakta mengenai IHSG sepekan, (Minggu 12/11/2023).
1.       Rata-rata Nilai Transaksi Harian Bursa
Dengan penguatan level pada pekan ini, rata-rata nilai transaksi harian Bursa ikut meningkat sebesar 16,60% menjadi Rp12,77 triliun dari Rp10,95 triliun pada pekan sebelumnya.
2.       Rata-Rata Frekuensi Transaksi Harian Bursa
Adapun frekuensi transaksi justru merosot sebesar 11,36% menjadi 1.115.185 kali transaksi dari 1.258.036 kali transaksi pada pekan lalu.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 6.809 Jelang Akhir Pekan

3.       Rata-Rata Volume Transaksi Harian Bursa
Tidak hanya pada frekuensi transaksi harian, penurunan juga dialami volume transaksi harian Bursa sebesar 16,34% menjadi 19,11 miliar lembar saham dari 22,84 miliar lembar saham pada sepekan lalu.
4.       Kapitalisasi Pasar Bursa
Mengalami kenaikan, Kapitalisasi pasar Bursa tumbuh 1,28% menjadi Rp10.688 triliun, dari Rp10.553 triliun pada seminggu sebelumnya.5. Nilai Jual Bersih
Investor asing melakukan penjualan bersih senilai Rp1,35 triliun. Ini mengakumulasi capital outflow asing mencapai Rp15,46 triliun sepanjang 2023.
6. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan
Pada pekan ini juga bursa juga menerima penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2023 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF). PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA (Triple A) untuk obligasi ini.
Sedangkan, sukuk dicatatkan senilai Rp300 miliar, dengan peringkat idAAA(sy) (Triple A Syariah). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat untuk kedua emisi tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
