<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak ke 6.750-6.780, Cermati Saham Berikut Ini</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi di level 6.750-6.780 pada awal pekan depan Senin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/12/278/2918825/ihsg-pekan-depan-diprediksi-bergerak-ke-6-750-6-780-cermati-saham-berikut-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/12/278/2918825/ihsg-pekan-depan-diprediksi-bergerak-ke-6-750-6-780-cermati-saham-berikut-ini"/><item><title>IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak ke 6.750-6.780, Cermati Saham Berikut Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/12/278/2918825/ihsg-pekan-depan-diprediksi-bergerak-ke-6-750-6-780-cermati-saham-berikut-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/12/278/2918825/ihsg-pekan-depan-diprediksi-bergerak-ke-6-750-6-780-cermati-saham-berikut-ini</guid><pubDate>Minggu 12 November 2023 08:26 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/12/278/2918825/ihsg-pekan-depan-diprediksi-bergerak-ke-6-750-6-780-cermati-saham-berikut-ini-ChsMRg8gsA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Pekan Depan (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/12/278/2918825/ihsg-pekan-depan-diprediksi-bergerak-ke-6-750-6-780-cermati-saham-berikut-ini-ChsMRg8gsA.jpg</image><title>IHSG Pekan Depan (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi di level 6.750-6.780 pada awal pekan depan Senin (13/11/2023). Proyeksi ini bakal melanjutkan performa indeks Jumat lalu (10/11/2023) yang mengalami koreksi 0,42% di 6.809,26.
Secara teknikal IHSG memiliki kecenderungan penurunan indikator Stochastic RSI dari area overbougt. &quot;Sehingga mengindikasikan IHSG dapat menguji support area 6.750-6.780 pada Senin (13/11/2023),&quot; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Minggu (12/11/2023).

BACA JUGA:
MNC Sekuritas Dukung Peluncuran Buku Hari Prabowo: Rahasia Harga Saham, Analisis, Strategi dan Psikologi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari sisi sentimen pelaku pasar menantikan data inflasi Amerika Serikat pada Selasa depan. Angka inflasi menjadi ukuran untuk mengukur potensi pengetatan moneter bank sentral atau Federal Reserve melalui suku bunga.

BACA JUGA:
20 Tahun Melantai di BEI, Saham BBRI Telah Naik 61,5 Kali

Di samping itu, investor juga siap menyambut rilis neraca perdagangan RI (NPI) sebagai ukuran kekuatan ekspor dan impor. Surplus NPI diperkirakan jatuh ke USD3,3 milliar pada Oktober 2023, sedangkan perlambatan ekspor-impor mulai terbatas ke 15,6% yoy dan 8,7% yoy.Beberapa pidato pejabat The Fed juga turut menjadi perhatian pasar. Sebelumnya Gubernur Fed Jerome Powell, dalam pidato terakhirnya, membawa sikap hawkish dengan menegaskan bahwa kenaikan bunga masih kemungkinan terjadi.
Phintraco mencermati sejumlah saham-saham potensial untuk Senin depan antara lain PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Sidomuncul Tbk (SIDO), PT XL Axiata Tbk (EXCL, hingga PT Bluebird Tbk (BIRD).</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi di level 6.750-6.780 pada awal pekan depan Senin (13/11/2023). Proyeksi ini bakal melanjutkan performa indeks Jumat lalu (10/11/2023) yang mengalami koreksi 0,42% di 6.809,26.
Secara teknikal IHSG memiliki kecenderungan penurunan indikator Stochastic RSI dari area overbougt. &quot;Sehingga mengindikasikan IHSG dapat menguji support area 6.750-6.780 pada Senin (13/11/2023),&quot; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Minggu (12/11/2023).

BACA JUGA:
MNC Sekuritas Dukung Peluncuran Buku Hari Prabowo: Rahasia Harga Saham, Analisis, Strategi dan Psikologi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari sisi sentimen pelaku pasar menantikan data inflasi Amerika Serikat pada Selasa depan. Angka inflasi menjadi ukuran untuk mengukur potensi pengetatan moneter bank sentral atau Federal Reserve melalui suku bunga.

BACA JUGA:
20 Tahun Melantai di BEI, Saham BBRI Telah Naik 61,5 Kali

Di samping itu, investor juga siap menyambut rilis neraca perdagangan RI (NPI) sebagai ukuran kekuatan ekspor dan impor. Surplus NPI diperkirakan jatuh ke USD3,3 milliar pada Oktober 2023, sedangkan perlambatan ekspor-impor mulai terbatas ke 15,6% yoy dan 8,7% yoy.Beberapa pidato pejabat The Fed juga turut menjadi perhatian pasar. Sebelumnya Gubernur Fed Jerome Powell, dalam pidato terakhirnya, membawa sikap hawkish dengan menegaskan bahwa kenaikan bunga masih kemungkinan terjadi.
Phintraco mencermati sejumlah saham-saham potensial untuk Senin depan antara lain PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Sidomuncul Tbk (SIDO), PT XL Axiata Tbk (EXCL, hingga PT Bluebird Tbk (BIRD).</content:encoded></item></channel></rss>
