<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham Bank Maspion (BMAS) Dipantau BEI Imbas Turun Tajam</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) dalam radar pantauan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920625/saham-bank-maspion-bmas-dipantau-bei-imbas-turun-tajam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920625/saham-bank-maspion-bmas-dipantau-bei-imbas-turun-tajam"/><item><title>Saham Bank Maspion (BMAS) Dipantau BEI Imbas Turun Tajam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920625/saham-bank-maspion-bmas-dipantau-bei-imbas-turun-tajam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920625/saham-bank-maspion-bmas-dipantau-bei-imbas-turun-tajam</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 09:30 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/278/2920625/saham-bank-maspion-bmas-dipantau-bei-imbas-turun-tajam-1gAAQ5yQFq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI pantau saham BMAS (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/278/2920625/saham-bank-maspion-bmas-dipantau-bei-imbas-turun-tajam-1gAAQ5yQFq.jpg</image><title>BEI pantau saham BMAS (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) dalam radar pantauan. Saham BMAS dipantau akibat adanya penurunan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

BACA JUGA:
BEI Buka Gembok Saham CUAN


Diketahui, BMAS, emiten yang bergerak di bidang usaha Perbankan ini menurun signifikan selama sepekan, dengan 40,59%. Adapun, saham BMAS bergerak melemah 14,29% pada penutupan perdagangan Selasa (14/11) di level 600.
&quot;Dengan ini kami menginformasikan adanya penurunan harga saham BMAS yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani P.H Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Endra Febri Styawan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A., Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
BEI Catat 9 Aksi Emiten Hari Ini 


Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Informasi terakhir mengenai BMAS adalah informasi tanggal 14 November 2023 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang pencatatan saham.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham BMAS  tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati  perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) dalam radar pantauan. Saham BMAS dipantau akibat adanya penurunan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

BACA JUGA:
BEI Buka Gembok Saham CUAN


Diketahui, BMAS, emiten yang bergerak di bidang usaha Perbankan ini menurun signifikan selama sepekan, dengan 40,59%. Adapun, saham BMAS bergerak melemah 14,29% pada penutupan perdagangan Selasa (14/11) di level 600.
&quot;Dengan ini kami menginformasikan adanya penurunan harga saham BMAS yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani P.H Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Endra Febri Styawan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A., Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
BEI Catat 9 Aksi Emiten Hari Ini 


Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Informasi terakhir mengenai BMAS adalah informasi tanggal 14 November 2023 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang pencatatan saham.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham BMAS  tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati  perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</content:encoded></item></channel></rss>
