<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laporan Keuangan BRI Positif, Analis Rekomendasikan Koleksi Saham BBRI</title><description>Laporan keuangan BRI yang positif membuat sejumlah analis dari berbagai  perusahaan sekuritas merekomendasikan Buy atau Hold saham BBRI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920678/laporan-keuangan-bri-positif-analis-rekomendasikan-koleksi-saham-bbri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920678/laporan-keuangan-bri-positif-analis-rekomendasikan-koleksi-saham-bbri"/><item><title>Laporan Keuangan BRI Positif, Analis Rekomendasikan Koleksi Saham BBRI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920678/laporan-keuangan-bri-positif-analis-rekomendasikan-koleksi-saham-bbri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920678/laporan-keuangan-bri-positif-analis-rekomendasikan-koleksi-saham-bbri</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/278/2920678/laporan-keuangan-bri-positif-analis-rekomendasikan-koleksi-saham-bbri-8uW8fOkvmF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laporan keuangan BRI Cemerlang (Foto: Dokumentasi BRI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/278/2920678/laporan-keuangan-bri-positif-analis-rekomendasikan-koleksi-saham-bbri-8uW8fOkvmF.jpg</image><title>Laporan keuangan BRI Cemerlang (Foto: Dokumentasi BRI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Laporan keuangan BRI yang positif membuat sejumlah analis dari berbagai perusahaan sekuritas merekomendasikan Buy atau Hold saham BBRI. Laporan PT UBS Sekuritas Indonesia yang menargetkan harga BBRI di angka Rp6.925. Harga ini mengalami kenaikan sebesar 2-3% dari proyeksi sebelumnya yakni Rp6.700.
&quot;Target harga kami mengasumsikan tingkat bebas risiko sebesar 7,25% (tidak berubah), tanggal batas akhir September 2024 (mulai Maret 2024), RoE berkelanjutan sebesar 20,5% (tidak berubah), dan pertumbuhan berkelanjutan sebesar 9% (tidak berubah). Pada target harga kami, saham akan diperdagangkan pada 3,0x PB 2024,&quot; jelas PT UBS Sekuritas Indonesia, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
BRI Catat Kinerja Keuangan Cemerlang di Kuartal III-2023


Rekomendasi serupa juga diberikan oleh BNI Sekuritas dalam laporannya dan menargetkan harga BBRI sebesar Rp6.000. Bahkan valuasi BBRI disebut menarik akibat adanya tren kenaikan suku bunga sehingga pihaknya akan kembali melakukan reviu.

BACA JUGA:
Kinerja Keuangan Cemerlang, Analis Kompak Rekomendasikan Koleksi Saham BBRI


&quot;BRI saat ini diperdagangkan pada PBV forward 1 tahun sebesar 2,3x, sejalan dengan rata-rata 5 tahunnya. Meskipun kami melihat tantangan kualitas aset bagi BRI dan perusahaan keuangan serupa yang berfokus pada pasar massal pada hasil kuartal III-2023, kami memperkirakan kondisi akan membaik pada kuartal mendatang yang didorong oleh dana terkait pemilu,&quot; tulisnya dalam laporan.Sementara itu, PT Verdhana Sekuritas dalam laporannya juga  memproyeksikan harga BBRI mencapai Rp 6,150 dan merekomendasikan BUY.  Proyeksi itu didapatkan berdasarkan metodologi DuPont, dengan tingkat  bebas risiko sebesar 6,5%, biaya ekuitas sebesar 7,8%, beta 0,8x, dan  ROA yang disesuaikan dengan CAR sebesar 18,0%.
&quot;Kami berpendapat bahwa dalam beberapa bulan mendatang pemerintah  dapat meningkatkan belanja, termasuk memberikan dukungan untuk segmen  mikro. Salah satu kebijakan tersebut terkait dengan subsidi tunai untuk  membantu mengimbangi dampak El Nino,&quot; tulis PT Verdhana Sekuritas.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Laporan keuangan BRI yang positif membuat sejumlah analis dari berbagai perusahaan sekuritas merekomendasikan Buy atau Hold saham BBRI. Laporan PT UBS Sekuritas Indonesia yang menargetkan harga BBRI di angka Rp6.925. Harga ini mengalami kenaikan sebesar 2-3% dari proyeksi sebelumnya yakni Rp6.700.
&quot;Target harga kami mengasumsikan tingkat bebas risiko sebesar 7,25% (tidak berubah), tanggal batas akhir September 2024 (mulai Maret 2024), RoE berkelanjutan sebesar 20,5% (tidak berubah), dan pertumbuhan berkelanjutan sebesar 9% (tidak berubah). Pada target harga kami, saham akan diperdagangkan pada 3,0x PB 2024,&quot; jelas PT UBS Sekuritas Indonesia, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
BRI Catat Kinerja Keuangan Cemerlang di Kuartal III-2023


Rekomendasi serupa juga diberikan oleh BNI Sekuritas dalam laporannya dan menargetkan harga BBRI sebesar Rp6.000. Bahkan valuasi BBRI disebut menarik akibat adanya tren kenaikan suku bunga sehingga pihaknya akan kembali melakukan reviu.

BACA JUGA:
Kinerja Keuangan Cemerlang, Analis Kompak Rekomendasikan Koleksi Saham BBRI


&quot;BRI saat ini diperdagangkan pada PBV forward 1 tahun sebesar 2,3x, sejalan dengan rata-rata 5 tahunnya. Meskipun kami melihat tantangan kualitas aset bagi BRI dan perusahaan keuangan serupa yang berfokus pada pasar massal pada hasil kuartal III-2023, kami memperkirakan kondisi akan membaik pada kuartal mendatang yang didorong oleh dana terkait pemilu,&quot; tulisnya dalam laporan.Sementara itu, PT Verdhana Sekuritas dalam laporannya juga  memproyeksikan harga BBRI mencapai Rp 6,150 dan merekomendasikan BUY.  Proyeksi itu didapatkan berdasarkan metodologi DuPont, dengan tingkat  bebas risiko sebesar 6,5%, biaya ekuitas sebesar 7,8%, beta 0,8x, dan  ROA yang disesuaikan dengan CAR sebesar 18,0%.
&quot;Kami berpendapat bahwa dalam beberapa bulan mendatang pemerintah  dapat meningkatkan belanja, termasuk memberikan dukungan untuk segmen  mikro. Salah satu kebijakan tersebut terkait dengan subsidi tunai untuk  membantu mengimbangi dampak El Nino,&quot; tulis PT Verdhana Sekuritas.
</content:encoded></item></channel></rss>
