<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catatan Analis untuk Saham BBRI: Buy and Hold</title><description>Sejumlah analis pasar modal memberi catatan terhadap saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920686/catatan-analis-untuk-saham-bbri-buy-and-hold</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920686/catatan-analis-untuk-saham-bbri-buy-and-hold"/><item><title>Catatan Analis untuk Saham BBRI: Buy and Hold</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920686/catatan-analis-untuk-saham-bbri-buy-and-hold</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/278/2920686/catatan-analis-untuk-saham-bbri-buy-and-hold</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 10:57 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Gunawan Nurhakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/278/2920686/catatan-analis-untuk-saham-bbri-buy-and-hold-l3IcoLucgQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laporan keuangan BRI Cemerlang (Foto: Dokumentasi BRI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/278/2920686/catatan-analis-untuk-saham-bbri-buy-and-hold-l3IcoLucgQ.jpg</image><title>Laporan keuangan BRI Cemerlang (Foto: Dokumentasi BRI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Sejumlah analis pasar modal memberi catatan terhadap saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Dengan kinerja laporan keuangan yang positif, sejumlah analis dari berbagai perusahaan sekuritas merekomendasikan Buy atau Hold saham tersebut.
Laporan PT UBS Sekuritas Indonesia yang menargetkan harga BBRI di angka Rp6.925. Harga ini mengalami kenaikan sebesar 2-3% dari proyeksi sebelumnya yakni Rp6.700. &quot;Target harga kami mengasumsikan tingkat bebas risiko sebesar 7,25% (tidak berubah), tanggal batas akhir September 2024 (mulai Maret 2024), RoE berkelanjutan sebesar 20,5% (tidak berubah), dan pertumbuhan berkelanjutan sebesar 9% (tidak berubah). Pada target harga kami, saham akan diperdagangkan pada 3,0x PB 2024,&quot; jelas PT UBS Sekuritas Indonesia.

BACA JUGA:
Laporan Keuangan BRI Positif, Analis Rekomendasikan Koleksi Saham BBRI


Rekomendasi serupa juga diberikan oleh BNI Sekuritas dalam laporannya dan menargetkan harga BBRI sebesar Rp 6.000. Bahkan valuasi BBRI disebut menarik akibat adanya tren kenaikan suku bunga sehingga pihaknya akan kembali melakukan reviu.
Sementara itu, PT Verdhana Sekuritas dalam laporannya juga memproyeksikan harga BBRI mencapai Rp 6,150 dan merekomendasikan BUY. Proyeksi itu didapatkan berdasarkan metodologi DuPont, dengan tingkat bebas risiko sebesar 6,5%, biaya ekuitas sebesar 7,8%, beta 0,8x, dan ROA yang disesuaikan dengan CAR sebesar 18,0%.

BACA JUGA:
BRI Catat Kinerja Keuangan Cemerlang di Kuartal III-2023


&quot;Kami berpendapat bahwa dalam beberapa bulan mendatang pemerintah dapat meningkatkan belanja, termasuk memberikan dukungan untuk segmen mikro. Salah satu kebijakan tersebut terkait dengan subsidi tunai untuk membantu mengimbangi dampak El Nino,&quot; tulis PT Verdhana Sekuritas.
Kemudian dari riset Yuanta Sekuritas yang optimis terhadap pendapatan BBRI di masa mendatang yang ditopang kredit bagi UMKM. Selain kinerja keuangannya yang solid, rekomendasi BUY BBRI juga didukung oleh prospek jangka panjang bank dalam pinjaman mikro dan pinjaman ultra-mikro yang mencakup lebih dari 50 juta nasabah potensial.
&quot;Dengan asumsi rasio pembayaran tetap sebesar 85%, hasil dividen  2024F akan mencapai c,6% pada harga sahamnya saat ini. TP 12 Juta kami  sebesar Rp6.800 (US$0,43) menawarkan keuntungan sebesar +31,4%,&quot; ungkap  dia.
Terakhir yakni dari CGS CIMB Sekuritas menyebut momen pemilihan umum  atau kuartal IV-2023 akan berdampak pada penyaluran pinjaman di segmen  UMKM sebagaimana pada periode pemilu sebelumnya. Dengan kemampuan itu,  BBRI diprediksi mempertahankan rasio pembayaran dividen sebesar 80-85%  dalam lima tahun ke depan.
&quot;Kami tegaskan kembali Add dengan TP berbasis GGM yang tidak berubah  sebesar Rp 6.100/saham, berdasarkan 2,7x P/BV FY24F (di atas +1 s.d.  rata-rata 10 tahunnya). Katalis potensial lingkungan makro yang lebih  baik menyebabkan biaya kredit lebih rendah,&quot; papar sekuritas.
Seperti diketahui, BRI mencatatkan pertumbuhan asset yang secara  konsolidasian meningkat 9,93% year on year (yoy) menjadi Rp1.851,97  triliun dan mengantongi laba bersih setelah pajak sebesar Rp44,21  triliun atau naik 12,47% secara tahunan (yoy) per September 2023.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Sejumlah analis pasar modal memberi catatan terhadap saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Dengan kinerja laporan keuangan yang positif, sejumlah analis dari berbagai perusahaan sekuritas merekomendasikan Buy atau Hold saham tersebut.
Laporan PT UBS Sekuritas Indonesia yang menargetkan harga BBRI di angka Rp6.925. Harga ini mengalami kenaikan sebesar 2-3% dari proyeksi sebelumnya yakni Rp6.700. &quot;Target harga kami mengasumsikan tingkat bebas risiko sebesar 7,25% (tidak berubah), tanggal batas akhir September 2024 (mulai Maret 2024), RoE berkelanjutan sebesar 20,5% (tidak berubah), dan pertumbuhan berkelanjutan sebesar 9% (tidak berubah). Pada target harga kami, saham akan diperdagangkan pada 3,0x PB 2024,&quot; jelas PT UBS Sekuritas Indonesia.

BACA JUGA:
Laporan Keuangan BRI Positif, Analis Rekomendasikan Koleksi Saham BBRI


Rekomendasi serupa juga diberikan oleh BNI Sekuritas dalam laporannya dan menargetkan harga BBRI sebesar Rp 6.000. Bahkan valuasi BBRI disebut menarik akibat adanya tren kenaikan suku bunga sehingga pihaknya akan kembali melakukan reviu.
Sementara itu, PT Verdhana Sekuritas dalam laporannya juga memproyeksikan harga BBRI mencapai Rp 6,150 dan merekomendasikan BUY. Proyeksi itu didapatkan berdasarkan metodologi DuPont, dengan tingkat bebas risiko sebesar 6,5%, biaya ekuitas sebesar 7,8%, beta 0,8x, dan ROA yang disesuaikan dengan CAR sebesar 18,0%.

BACA JUGA:
BRI Catat Kinerja Keuangan Cemerlang di Kuartal III-2023


&quot;Kami berpendapat bahwa dalam beberapa bulan mendatang pemerintah dapat meningkatkan belanja, termasuk memberikan dukungan untuk segmen mikro. Salah satu kebijakan tersebut terkait dengan subsidi tunai untuk membantu mengimbangi dampak El Nino,&quot; tulis PT Verdhana Sekuritas.
Kemudian dari riset Yuanta Sekuritas yang optimis terhadap pendapatan BBRI di masa mendatang yang ditopang kredit bagi UMKM. Selain kinerja keuangannya yang solid, rekomendasi BUY BBRI juga didukung oleh prospek jangka panjang bank dalam pinjaman mikro dan pinjaman ultra-mikro yang mencakup lebih dari 50 juta nasabah potensial.
&quot;Dengan asumsi rasio pembayaran tetap sebesar 85%, hasil dividen  2024F akan mencapai c,6% pada harga sahamnya saat ini. TP 12 Juta kami  sebesar Rp6.800 (US$0,43) menawarkan keuntungan sebesar +31,4%,&quot; ungkap  dia.
Terakhir yakni dari CGS CIMB Sekuritas menyebut momen pemilihan umum  atau kuartal IV-2023 akan berdampak pada penyaluran pinjaman di segmen  UMKM sebagaimana pada periode pemilu sebelumnya. Dengan kemampuan itu,  BBRI diprediksi mempertahankan rasio pembayaran dividen sebesar 80-85%  dalam lima tahun ke depan.
&quot;Kami tegaskan kembali Add dengan TP berbasis GGM yang tidak berubah  sebesar Rp 6.100/saham, berdasarkan 2,7x P/BV FY24F (di atas +1 s.d.  rata-rata 10 tahunnya). Katalis potensial lingkungan makro yang lebih  baik menyebabkan biaya kredit lebih rendah,&quot; papar sekuritas.
Seperti diketahui, BRI mencatatkan pertumbuhan asset yang secara  konsolidasian meningkat 9,93% year on year (yoy) menjadi Rp1.851,97  triliun dan mengantongi laba bersih setelah pajak sebesar Rp44,21  triliun atau naik 12,47% secara tahunan (yoy) per September 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
