<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Ritel Khawatir Fatwa Haram Produk Israel Sebabkan PHK</title><description>Aprindo tengah melakukan langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak gerakan boikot produk yang dianggap pro Israel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920381/pengusaha-ritel-khawatir-fatwa-haram-produk-israel-sebabkan-phk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920381/pengusaha-ritel-khawatir-fatwa-haram-produk-israel-sebabkan-phk"/><item><title>Pengusaha Ritel Khawatir Fatwa Haram Produk Israel Sebabkan PHK</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920381/pengusaha-ritel-khawatir-fatwa-haram-produk-israel-sebabkan-phk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920381/pengusaha-ritel-khawatir-fatwa-haram-produk-israel-sebabkan-phk</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 03:18 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/14/320/2920381/pengusaha-ritel-khawatir-fatwa-haram-produk-israel-sebabkan-phk-W32hLOPO0n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Biokot produk israel belum berdampak pada sektor ritel (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/14/320/2920381/pengusaha-ritel-khawatir-fatwa-haram-produk-israel-sebabkan-phk-W32hLOPO0n.jpg</image><title>Biokot produk israel belum berdampak pada sektor ritel (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOC80LzE2MDk5OS81L3g4ajZsdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) tengah melakukan langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak gerakan boikot produk yang dianggap pro Israel.

BACA JUGA:
Media AS: Hamas dan Israel Makin Dekat Sepakati Pembebasan Sandera

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey, bahwa sekarang pihak Aprindo berupaya melakukan konsolidasi untuk memberikan penjelasan kepada seluruh konsumen di Tanah Air.

BACA JUGA:
Fatwa Haram Beli Produk Israel, Begini Respons BUMN 

&amp;ldquo;Tentunya kami saat ini sedang berkonsolidasi untuk memberikan penjelasan-penjelasan kepada konsumen,&amp;rdquo; ungkap Roy.
Roy mengatakan, pihaknya tentu mendukung gerakan perdamaian untuk kemanusiaan. Di samping itu, dia mengimbau agar hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi juga tidak boleh luput dari perhatian.

Lantaran, masyarakat Indonesia berharap peluang untuk bekerja dapat  semakin terbuka dan semakin banyak. Namun, jika terjadi pengurangan  transaksi di konsumsi maka akan berdampak buruk bagi pelaku usaha.
Ketum Aprindo menambahkan, hal tersebut dapat mengakibatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
&amp;ldquo;Otomatis akan ada PHK, dan itu memberi dampak kepada kesulitan lagi dan inilah yang musti ke depankan,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca selengkapnya: Fatwa Haram Produk Israel, Pengusaha Ritel Khawatir Dampaknya sampai PHK</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xOC80LzE2MDk5OS81L3g4ajZsdzA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) tengah melakukan langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak gerakan boikot produk yang dianggap pro Israel.

BACA JUGA:
Media AS: Hamas dan Israel Makin Dekat Sepakati Pembebasan Sandera

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey, bahwa sekarang pihak Aprindo berupaya melakukan konsolidasi untuk memberikan penjelasan kepada seluruh konsumen di Tanah Air.

BACA JUGA:
Fatwa Haram Beli Produk Israel, Begini Respons BUMN 

&amp;ldquo;Tentunya kami saat ini sedang berkonsolidasi untuk memberikan penjelasan-penjelasan kepada konsumen,&amp;rdquo; ungkap Roy.
Roy mengatakan, pihaknya tentu mendukung gerakan perdamaian untuk kemanusiaan. Di samping itu, dia mengimbau agar hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi juga tidak boleh luput dari perhatian.

Lantaran, masyarakat Indonesia berharap peluang untuk bekerja dapat  semakin terbuka dan semakin banyak. Namun, jika terjadi pengurangan  transaksi di konsumsi maka akan berdampak buruk bagi pelaku usaha.
Ketum Aprindo menambahkan, hal tersebut dapat mengakibatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
&amp;ldquo;Otomatis akan ada PHK, dan itu memberi dampak kepada kesulitan lagi dan inilah yang musti ke depankan,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca selengkapnya: Fatwa Haram Produk Israel, Pengusaha Ritel Khawatir Dampaknya sampai PHK</content:encoded></item></channel></rss>
