<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Jalan Tol Tanpa Sentuh, Pak Bas: Teknologi Sudah Siap tapi Ada Tantangan</title><description>Menteri PUPR Basuki Hadmuldjono memastikan teknologi jalan tol nontunai nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) sudah siap.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920604/soal-jalan-tol-tanpa-sentuh-pak-bas-teknologi-sudah-siap-tapi-ada-tantangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920604/soal-jalan-tol-tanpa-sentuh-pak-bas-teknologi-sudah-siap-tapi-ada-tantangan"/><item><title>Soal Jalan Tol Tanpa Sentuh, Pak Bas: Teknologi Sudah Siap tapi Ada Tantangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920604/soal-jalan-tol-tanpa-sentuh-pak-bas-teknologi-sudah-siap-tapi-ada-tantangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920604/soal-jalan-tol-tanpa-sentuh-pak-bas-teknologi-sudah-siap-tapi-ada-tantangan</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 08:54 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/320/2920604/soal-jalan-tol-tanpa-sentuh-pak-bas-teknologi-sudah-siap-tapi-ada-tantangan-eRmOlAkl6W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teknologi jalan tol tanpa sentuh (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/320/2920604/soal-jalan-tol-tanpa-sentuh-pak-bas-teknologi-sudah-siap-tapi-ada-tantangan-eRmOlAkl6W.jpg</image><title>Teknologi jalan tol tanpa sentuh (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi8xLzE3MzEwMi81L3g4cDl6czk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri PUPR Basuki Hadmuldjono memastikan teknologi jalan tol nontunai nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) sudah siap. Namun masih ada tantangan dalam penerapan jalan tol tanpa sentuh ini.
&quot;Pada Desember 2023, kita akan memulai uji coba penggunaan sistem transaksi tanpa kontak atau MLFF di enam ruas jalan tol, dimulai dari Jalan Tol Bali-Mandara. Saya sangat berharap sistem ini semakin meningkatkan pelayanan jalan tol kita melalui digitalisasi transformatif,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
Jelang Libur Nataru, Jalan Tol Trans Sumatera Diperbaiki


Menteri Basuki mengatakan, meskipun dalam prosesnya tentunya diiringi dengan berbagai tantangan, Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk menyukseskan penerapan sistem MLFF ini.
&quot;Ini adalah transisi, seperti halnya dulu kita beralih dari transaksi cash menjadi non cash dengan tapping. Teknologinya pasti sudah siap, tantangannya bagaimana implementasinya kepada masyarakat. Tetapi kami jamin Indonesia tetap berkomitmen menyukseskan penerapan sistem MLFF ini,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Hati-Hati, Ada Pekerjaan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Pekan Depan


Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian menjelaskan, proses uji coba transisi MLFF secara terbatas di Jalan Tol Bali-Mandara akan dilaksanakan pada minggu kedua Desember 2023 selama sekitar dua minggu.
&quot;Setelah diuji coba selama dua minggu, kita akan evaluasi. Jika dinilai telah berhasil, akan segera kita expand penerapannya di jalan tol lainnya. Jika masih ada kekurangan, akan segera diperbaiki dan diuji coba kembali,&quot; ujar Hedy.
MLFF merupakan hasil kerja sama bilateral antara Indonesia dengan  Hungaria dengan tujuan meningkatkan sistem pembayaran tol Indonesia.  Proyek ini diinisiasi pada saat kunjungan Perdana Menteri Hungaria, Mr.  Victor Orb&amp;aacute;n ke Indonesia pada tahun 2016. Pemerintah Hungaria  berinvestasi 100% dari proyek ini dengan nilai investasi sebesar 4,5  triliun rupiah dalam bentuk kerja sama pemerintah dan badan Usaha  (KPBU).
Sistem MLFF ini menggunakan teknologi Global Navigation Satellite  System (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi Cantas di  smartphone. Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi  oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system.  Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan  melakukan kalkulasi tarif.
Dengan diimplementasikannya sistem ini pengendara tidak lagi perlu  berhenti dan kendaraan dapat terus berjalan seperti biasa, sehingga  tidak ada lagi antrian pada gerbang tol dan mempersingkat waktu tempuh  dan efisien.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi8xLzE3MzEwMi81L3g4cDl6czk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri PUPR Basuki Hadmuldjono memastikan teknologi jalan tol nontunai nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) sudah siap. Namun masih ada tantangan dalam penerapan jalan tol tanpa sentuh ini.
&quot;Pada Desember 2023, kita akan memulai uji coba penggunaan sistem transaksi tanpa kontak atau MLFF di enam ruas jalan tol, dimulai dari Jalan Tol Bali-Mandara. Saya sangat berharap sistem ini semakin meningkatkan pelayanan jalan tol kita melalui digitalisasi transformatif,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
Jelang Libur Nataru, Jalan Tol Trans Sumatera Diperbaiki


Menteri Basuki mengatakan, meskipun dalam prosesnya tentunya diiringi dengan berbagai tantangan, Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk menyukseskan penerapan sistem MLFF ini.
&quot;Ini adalah transisi, seperti halnya dulu kita beralih dari transaksi cash menjadi non cash dengan tapping. Teknologinya pasti sudah siap, tantangannya bagaimana implementasinya kepada masyarakat. Tetapi kami jamin Indonesia tetap berkomitmen menyukseskan penerapan sistem MLFF ini,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Hati-Hati, Ada Pekerjaan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Pekan Depan


Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian menjelaskan, proses uji coba transisi MLFF secara terbatas di Jalan Tol Bali-Mandara akan dilaksanakan pada minggu kedua Desember 2023 selama sekitar dua minggu.
&quot;Setelah diuji coba selama dua minggu, kita akan evaluasi. Jika dinilai telah berhasil, akan segera kita expand penerapannya di jalan tol lainnya. Jika masih ada kekurangan, akan segera diperbaiki dan diuji coba kembali,&quot; ujar Hedy.
MLFF merupakan hasil kerja sama bilateral antara Indonesia dengan  Hungaria dengan tujuan meningkatkan sistem pembayaran tol Indonesia.  Proyek ini diinisiasi pada saat kunjungan Perdana Menteri Hungaria, Mr.  Victor Orb&amp;aacute;n ke Indonesia pada tahun 2016. Pemerintah Hungaria  berinvestasi 100% dari proyek ini dengan nilai investasi sebesar 4,5  triliun rupiah dalam bentuk kerja sama pemerintah dan badan Usaha  (KPBU).
Sistem MLFF ini menggunakan teknologi Global Navigation Satellite  System (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi Cantas di  smartphone. Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi  oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system.  Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan  melakukan kalkulasi tarif.
Dengan diimplementasikannya sistem ini pengendara tidak lagi perlu  berhenti dan kendaraan dapat terus berjalan seperti biasa, sehingga  tidak ada lagi antrian pada gerbang tol dan mempersingkat waktu tempuh  dan efisien.</content:encoded></item></channel></rss>
