<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waskita Karya Garap Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Rp873 Miliar</title><description>PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menggarap jalan tol akses Patimban Paket 2 dengan nilai kontrak Rp873 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920838/waskita-karya-garap-jalan-tol-akses-pelabuhan-patimban-rp873-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920838/waskita-karya-garap-jalan-tol-akses-pelabuhan-patimban-rp873-miliar"/><item><title>Waskita Karya Garap Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Rp873 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920838/waskita-karya-garap-jalan-tol-akses-pelabuhan-patimban-rp873-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/15/320/2920838/waskita-karya-garap-jalan-tol-akses-pelabuhan-patimban-rp873-miliar</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Adryawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/320/2920838/waskita-karya-garap-jalan-tol-akses-pelabuhan-patimban-rp873-miliar-UMWhJiAk2q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waskita Karya garap jalan tol akses pelabuhan patimban (Foto: Waskita)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/320/2920838/waskita-karya-garap-jalan-tol-akses-pelabuhan-patimban-rp873-miliar-UMWhJiAk2q.jpg</image><title>Waskita Karya garap jalan tol akses pelabuhan patimban (Foto: Waskita)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNS81L3g4bHNmNDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menggarap jalan tol akses Patimban Paket 2 dengan nilai kontrak Rp873 miliar. Jalan Tol ini diharapkan dapat menjadi penghubung kawasan industri dan juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.
Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, serta diharapkan dapat menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru. Selain itu, Pelabuhan Patimban akan terkoneksi dengan jalan tol sehingga dapat mengangkat potensi pembangunan 10 kawasan industri prioritas di sepanjang Koridor Utara Jawa.

BACA JUGA:
Tol Akses Pelabuhan Patimban Rp882,6 Miliar Dibangun Awal 2024


Pemerintah telah menetapkan tujuan utama pembangunan Pelabuhan Patimban untuk memperbesar pasar ekspor dan mengurangi traffic existing di Pelabuhan Tanjung Priok. Sebagai dukungan pembangunan konektivitas infrastruktur ini, telah dilakukannya seremoni penandatanganan kontrak kerja Patimban Access Toll Road Construction Project Package 1, 2 dan 3.

BACA JUGA:
Kementerian PUPR Mulai Pembangunan Jalan Tol Akses Patimban Paket 1-3


&amp;ldquo;Akses Tol Patimban ini sangat ditunggu dan sangat menentukan keberhasilan Pelabuhan Patimban dalam kegiatan ekspor impornya. Saya berpesan kepada rekan-rekan untuk bisa melaksanakan ini tepat waktu dan dengan kualitas yang baik,&amp;rdquo; papar Menteri Basuki saat memberikan arahan pada seremoni penandatanganan kontrak, Rabu (15/11/2023).
Basuki menjelaskan, peran kontribusi dari seluruh penyedia jasa saya harapkan dapat berkompetisi positif, tidak hanya kualitas dan kecepatan tapi juga memperhatikan nilai estetika jalan tol.
&amp;ldquo;Sehingga kita bisa menunjukkan kualitas jalan tol yang kita bangun  lebih baik. Karena tidak ada lagi yang bisa bangun selain di daftar ini,  Waskita, Brantas, PP, HK, Wika, Adhi dan Jaya,&amp;rdquo; ucapnya.
Direktur Operasi II Dhetik Ariyanto menjelaskan, Jalan Tol ini akan  menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan Jalan Tol Trans Jawa ruas  Cikopo-Palimanan, Jawa Barat dan juga sebagai dukungan pengembangan  untuk wilayah-wilayah di sekitarnya.
&amp;rdquo;Tujuan dibangunnya Jalan Tol Akses Patimban untuk meningkatkan  konektivitas di Jawa Barat dan memperlancar arus logistik maupun  aktivitas ekspor impor yang bersumber dari kawasan industri  Cikarang-Cibitung-Karawang hingga Cikampek menuju Pelabuhan Patimban,&amp;rdquo;  jelasnya.
Jalan Tol Akses Patimban memiliki total panjang 37,05 km di mana  sepanjang 14,11 km akan dibangun oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan  sepanjang 22,94 km akan dibangun oleh Pemerintah dan Waskita akan  mengerjakan sepanjang 6,2 Km.
&amp;ldquo;Waskita akan mengerahkan seluruh sumber daya dan menerapkan  teknologi digitalisasi yang saat ini menjadi keunggulan kami dalam  pekerjaan konstruksi. Harapannya proyek ini dapat berjalan dengan lancar  dengan memperhatikan kualitas terbaik serta selesai dengan tepat  waktu,&amp;rdquo; tambah Dhetik.
Pekerjaan joint operation yang dilakukan Waskita bersama Brantas  Abipraya dengan porsi Waskita 60% sementara Abipraya 40%. Proyek dengan  sumber pendanaan dari Japan International Coorperation Agency (JICA) ini  membutuhkan waktu pengerjaan konstruksi selama 700 hari atau 23 bulan  dengan skup pekerjaan meliputi konstruksi jalan, jembatan, overpass, box  pendestrian dan box culvert.
Sebagai informasi sebelumnya Waskita telah mengerjakan pekerjaan  Paket 5 Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban pada Desember 2022 lalu  dengan nilai kontrak Rp3,7 triliun. Proyek ini dikerjakan dengan joint  venture (TWWHA), yaitu TOA 60% (Jepang), Waskita 16%, Wakachiku 10%  (Jepang), HK 8%, Abipraya 6%, dimana Waskita sebagai leader kontraktor  Indonesia dan TOA sebagai leader kontraktor Jepang.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNS81L3g4bHNmNDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menggarap jalan tol akses Patimban Paket 2 dengan nilai kontrak Rp873 miliar. Jalan Tol ini diharapkan dapat menjadi penghubung kawasan industri dan juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.
Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, serta diharapkan dapat menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru. Selain itu, Pelabuhan Patimban akan terkoneksi dengan jalan tol sehingga dapat mengangkat potensi pembangunan 10 kawasan industri prioritas di sepanjang Koridor Utara Jawa.

BACA JUGA:
Tol Akses Pelabuhan Patimban Rp882,6 Miliar Dibangun Awal 2024


Pemerintah telah menetapkan tujuan utama pembangunan Pelabuhan Patimban untuk memperbesar pasar ekspor dan mengurangi traffic existing di Pelabuhan Tanjung Priok. Sebagai dukungan pembangunan konektivitas infrastruktur ini, telah dilakukannya seremoni penandatanganan kontrak kerja Patimban Access Toll Road Construction Project Package 1, 2 dan 3.

BACA JUGA:
Kementerian PUPR Mulai Pembangunan Jalan Tol Akses Patimban Paket 1-3


&amp;ldquo;Akses Tol Patimban ini sangat ditunggu dan sangat menentukan keberhasilan Pelabuhan Patimban dalam kegiatan ekspor impornya. Saya berpesan kepada rekan-rekan untuk bisa melaksanakan ini tepat waktu dan dengan kualitas yang baik,&amp;rdquo; papar Menteri Basuki saat memberikan arahan pada seremoni penandatanganan kontrak, Rabu (15/11/2023).
Basuki menjelaskan, peran kontribusi dari seluruh penyedia jasa saya harapkan dapat berkompetisi positif, tidak hanya kualitas dan kecepatan tapi juga memperhatikan nilai estetika jalan tol.
&amp;ldquo;Sehingga kita bisa menunjukkan kualitas jalan tol yang kita bangun  lebih baik. Karena tidak ada lagi yang bisa bangun selain di daftar ini,  Waskita, Brantas, PP, HK, Wika, Adhi dan Jaya,&amp;rdquo; ucapnya.
Direktur Operasi II Dhetik Ariyanto menjelaskan, Jalan Tol ini akan  menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan Jalan Tol Trans Jawa ruas  Cikopo-Palimanan, Jawa Barat dan juga sebagai dukungan pengembangan  untuk wilayah-wilayah di sekitarnya.
&amp;rdquo;Tujuan dibangunnya Jalan Tol Akses Patimban untuk meningkatkan  konektivitas di Jawa Barat dan memperlancar arus logistik maupun  aktivitas ekspor impor yang bersumber dari kawasan industri  Cikarang-Cibitung-Karawang hingga Cikampek menuju Pelabuhan Patimban,&amp;rdquo;  jelasnya.
Jalan Tol Akses Patimban memiliki total panjang 37,05 km di mana  sepanjang 14,11 km akan dibangun oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan  sepanjang 22,94 km akan dibangun oleh Pemerintah dan Waskita akan  mengerjakan sepanjang 6,2 Km.
&amp;ldquo;Waskita akan mengerahkan seluruh sumber daya dan menerapkan  teknologi digitalisasi yang saat ini menjadi keunggulan kami dalam  pekerjaan konstruksi. Harapannya proyek ini dapat berjalan dengan lancar  dengan memperhatikan kualitas terbaik serta selesai dengan tepat  waktu,&amp;rdquo; tambah Dhetik.
Pekerjaan joint operation yang dilakukan Waskita bersama Brantas  Abipraya dengan porsi Waskita 60% sementara Abipraya 40%. Proyek dengan  sumber pendanaan dari Japan International Coorperation Agency (JICA) ini  membutuhkan waktu pengerjaan konstruksi selama 700 hari atau 23 bulan  dengan skup pekerjaan meliputi konstruksi jalan, jembatan, overpass, box  pendestrian dan box culvert.
Sebagai informasi sebelumnya Waskita telah mengerjakan pekerjaan  Paket 5 Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban pada Desember 2022 lalu  dengan nilai kontrak Rp3,7 triliun. Proyek ini dikerjakan dengan joint  venture (TWWHA), yaitu TOA 60% (Jepang), Waskita 16%, Wakachiku 10%  (Jepang), HK 8%, Abipraya 6%, dimana Waskita sebagai leader kontraktor  Indonesia dan TOA sebagai leader kontraktor Jepang.</content:encoded></item></channel></rss>
