<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adhi Karya (ADHI) Raih Kontrak Baru Rp30,3 Triliun di Oktober 2023</title><description>PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih kontrak baru sebesar Rp30,3 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/278/2921667/adhi-karya-adhi-raih-kontrak-baru-rp30-3-triliun-di-oktober-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/278/2921667/adhi-karya-adhi-raih-kontrak-baru-rp30-3-triliun-di-oktober-2023"/><item><title>Adhi Karya (ADHI) Raih Kontrak Baru Rp30,3 Triliun di Oktober 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/278/2921667/adhi-karya-adhi-raih-kontrak-baru-rp30-3-triliun-di-oktober-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/278/2921667/adhi-karya-adhi-raih-kontrak-baru-rp30-3-triliun-di-oktober-2023</guid><pubDate>Kamis 16 November 2023 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/16/278/2921667/adhi-karya-adhi-raih-kontrak-baru-rp30-3-triliun-di-oktober-2023-uExIV9bEDM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kontrak baru Adhi Karya (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/16/278/2921667/adhi-karya-adhi-raih-kontrak-baru-rp30-3-triliun-di-oktober-2023-uExIV9bEDM.jpg</image><title>Kontrak baru Adhi Karya (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih kontrak baru sebesar Rp30,3 triliun. Capaian ini tumbuh sebesar 58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang sebesar Rp19,1 triliun. Adapun, nilai tersebut telah melampaui target perseroan yang sebesar Rp27 triliun.
Kontribusi per lini bisnis perolehan kontrak baru hingga Oktober 2023 didominasi oleh lini engineering &amp;amp; construction sebesar 92%, manufaktur sebesar 3%, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya. Sementara berdasarkan sumber pembiayaannya yakni, sebesar 27% dari pemerintah, sebesar 27% dari BUMN dan BUMD, sebesar 13% dari luar negeri, serta swasta dan lainnya sebesar 33%.

BACA JUGA:
Adhi Karya (ADHI) Kantongi Laba Rp23,53 Miliar di Kuartal III-2023


&amp;ldquo;Sampai dengan akhir tahun, ADHI masih akan menyasar potensi kontrak baru dengan tetap selektif sesuai kapasitas dan kemampuan yang dimiliki,&amp;rdquo; kata Direktur Utama ADHI, Entus Asnawi Mukhson dalam keterbukaan informasi, Kamis (16/11/2023).

BACA JUGA:
Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Baru Rp1,4 Triliun


Beberapa kontrak baru yang didapatkan ADHI sampai dengan Oktober 2023 terdiri dari Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas di Tobelo dan Sumbawa. Dalam pembangunan ini, ADHI menggandeng salah satu perusahaan asal Korea Selatan yakni Korea Electric Power Corporation Engineering &amp;amp; Construction Company, Inc. (KEPCO) dengan membentuk konsorsium dengan skema kerjasama operasi (KSO) untuk PLTMG Tobelo 30 megawatt sebesar 52,8% porsi ADHI dan 47,2% porsi KEPCO. Sedangkan untuk Proyek PLTMG Sumbawa 30 megawatt porsi ADHI 50,1% dan porsi KEPCO 49,9%.
Kemudian, kontrak pembangunan pabrik PUSRI IIIB Palembang senilai  Rp1,4 triliun. Adapun, proses pembangunan akan dimulai pada akhir 2023  dan akan dikerjakan selama 40 tahun.
Pekerjaan ini akan dilakukan ADHI melalui konsorsium bersama Wuhuan  Engineering Company dengan porsi 15,1% untuk ADHI dan 84,9% untuk  Wuhuan. Total nilai kontrak proyek ini sebesar Rp9,5 triliun. Kontrak  lainnya yang juga sukses dikantongi ADHI yakni akses Jalan Jetty Kawasan  Industri Terpadu Batang, dan Stadion Utama PON di Sumatera Utara.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih kontrak baru sebesar Rp30,3 triliun. Capaian ini tumbuh sebesar 58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang sebesar Rp19,1 triliun. Adapun, nilai tersebut telah melampaui target perseroan yang sebesar Rp27 triliun.
Kontribusi per lini bisnis perolehan kontrak baru hingga Oktober 2023 didominasi oleh lini engineering &amp;amp; construction sebesar 92%, manufaktur sebesar 3%, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya. Sementara berdasarkan sumber pembiayaannya yakni, sebesar 27% dari pemerintah, sebesar 27% dari BUMN dan BUMD, sebesar 13% dari luar negeri, serta swasta dan lainnya sebesar 33%.

BACA JUGA:
Adhi Karya (ADHI) Kantongi Laba Rp23,53 Miliar di Kuartal III-2023


&amp;ldquo;Sampai dengan akhir tahun, ADHI masih akan menyasar potensi kontrak baru dengan tetap selektif sesuai kapasitas dan kemampuan yang dimiliki,&amp;rdquo; kata Direktur Utama ADHI, Entus Asnawi Mukhson dalam keterbukaan informasi, Kamis (16/11/2023).

BACA JUGA:
Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Baru Rp1,4 Triliun


Beberapa kontrak baru yang didapatkan ADHI sampai dengan Oktober 2023 terdiri dari Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas di Tobelo dan Sumbawa. Dalam pembangunan ini, ADHI menggandeng salah satu perusahaan asal Korea Selatan yakni Korea Electric Power Corporation Engineering &amp;amp; Construction Company, Inc. (KEPCO) dengan membentuk konsorsium dengan skema kerjasama operasi (KSO) untuk PLTMG Tobelo 30 megawatt sebesar 52,8% porsi ADHI dan 47,2% porsi KEPCO. Sedangkan untuk Proyek PLTMG Sumbawa 30 megawatt porsi ADHI 50,1% dan porsi KEPCO 49,9%.
Kemudian, kontrak pembangunan pabrik PUSRI IIIB Palembang senilai  Rp1,4 triliun. Adapun, proses pembangunan akan dimulai pada akhir 2023  dan akan dikerjakan selama 40 tahun.
Pekerjaan ini akan dilakukan ADHI melalui konsorsium bersama Wuhuan  Engineering Company dengan porsi 15,1% untuk ADHI dan 84,9% untuk  Wuhuan. Total nilai kontrak proyek ini sebesar Rp9,5 triliun. Kontrak  lainnya yang juga sukses dikantongi ADHI yakni akses Jalan Jetty Kawasan  Industri Terpadu Batang, dan Stadion Utama PON di Sumatera Utara.
</content:encoded></item></channel></rss>
