<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Crazy Rich Dunia Ini Adakan Galang Dana untuk Dukung Israel</title><description>seorang miliarder taipan real estat di Amerika Serikat menggalang dukungan bagi kampanye media yang bernilai tinggi untuk membantu Israel</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921286/crazy-rich-dunia-ini-adakan-galang-dana-untuk-dukung-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921286/crazy-rich-dunia-ini-adakan-galang-dana-untuk-dukung-israel"/><item><title>Crazy Rich Dunia Ini Adakan Galang Dana untuk Dukung Israel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921286/crazy-rich-dunia-ini-adakan-galang-dana-untuk-dukung-israel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921286/crazy-rich-dunia-ini-adakan-galang-dana-untuk-dukung-israel</guid><pubDate>Kamis 16 November 2023 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/16/320/2921286/crazy-rich-dunia-ini-adakan-galang-dana-untuk-dukung-israel-spbExe6AM6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/16/320/2921286/crazy-rich-dunia-ini-adakan-galang-dana-untuk-dukung-israel-spbExe6AM6.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa nama crazy rich dunia ini adakan galang dana untuk dukung Israel. Dilansir dari Aljazeerah, seorang miliarder taipan real estat di Amerika Serikat menggalang dukungan bagi kampanye media yang bernilai tinggi untuk membantu Israel dalam menyerang Palestina.

BACA JUGA:
Aksi Boikot Produk Israel, Transaksi Ritel Modern Bisa Turun 50%

Beberapa  crazy rich ini malah menjelek-jelekkan kelompok bersenjata Hamas di tengah protes solidaritas global pro-Palestina. Padahal beberapa negara seperti China, Korea Utara dan Indonesia mencekam Israel yang terus menyerang wilayah Palestina
Lantas siapa saja  crazy rich dunia ini adakan galang dana untuk dukung Israel? Dia adalah mantan CEO Google Eric Schmidt, CEO Dell Michael Dell dan pemodal Michael Milken. Ketiganya memiliki harta sebesar USD500 miliar atau sekitar Rp7.854 triliun.
Mereka pun  mengumpulkan USD50 juta dari sumbangan pribadi, yang dipadukan dengan sumbangan dari badan amal Yahudi. Serta menyuarakan kampanye bahwa organis Hamas telah ditetapkan sebagai organisasi &amp;ldquo;teroris&amp;rdquo; oleh AS dan Uni Eropa karena perlawanan bersenjatanya terhadap pendudukan Israel.

BACA JUGA:
Serangan Israel ke Gaza Disebut demi Proyek Ben Gurion, Apa Itu?

Selain mereka beberapa pebisnis terkaya seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg juga memberikan bantuan kepada Israel. Apalagi dia memiliki jumlah kekayaan mencapai USD103 miliar atau Rp1.561 triliun.
&quot; Serangan teroris oleh Hamas adalah kejahatan murni. Tidak pernah ada pembenaran untuk melakukan aksi terorisme terhadap orang-orang yang tidak bersalah,&amp;rdquo; dan ia mengatakan bahwa fokusnya adalah pada keselamatan &amp;ldquo;pegawai kami dan keluarga mereka di Israel dan wilayah tersebut,&quot; bebernya.
setiap tahunnya dan dukungan diplomatik yang kuat. Meskipun krisis kemanusiaan meningkat di Gaza, pemerintah AS terus menolak seruan global untuk melakukan gencatan senjata dan menegaskan kembali bahwa Washington tidak akan memberikan &amp;ldquo;garis merah&amp;rdquo; kepada Israel dalam perang tersebut.
Sementar itu, pada tanggal 2 November, Kongres AS mengesahkan paket bantuan militer darurat senilai USD14,3 miliar untuk Israel.
Namun, dukungan publik terhadap sikap AS tampaknya mulai surut, dengan hampir separuh anggota Partai Demokrat di AS tidak menyetujui cara Joe Biden menangani konflik tersebut, menurut jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research.
&amp;nbsp;(RIN)</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa nama crazy rich dunia ini adakan galang dana untuk dukung Israel. Dilansir dari Aljazeerah, seorang miliarder taipan real estat di Amerika Serikat menggalang dukungan bagi kampanye media yang bernilai tinggi untuk membantu Israel dalam menyerang Palestina.

BACA JUGA:
Aksi Boikot Produk Israel, Transaksi Ritel Modern Bisa Turun 50%

Beberapa  crazy rich ini malah menjelek-jelekkan kelompok bersenjata Hamas di tengah protes solidaritas global pro-Palestina. Padahal beberapa negara seperti China, Korea Utara dan Indonesia mencekam Israel yang terus menyerang wilayah Palestina
Lantas siapa saja  crazy rich dunia ini adakan galang dana untuk dukung Israel? Dia adalah mantan CEO Google Eric Schmidt, CEO Dell Michael Dell dan pemodal Michael Milken. Ketiganya memiliki harta sebesar USD500 miliar atau sekitar Rp7.854 triliun.
Mereka pun  mengumpulkan USD50 juta dari sumbangan pribadi, yang dipadukan dengan sumbangan dari badan amal Yahudi. Serta menyuarakan kampanye bahwa organis Hamas telah ditetapkan sebagai organisasi &amp;ldquo;teroris&amp;rdquo; oleh AS dan Uni Eropa karena perlawanan bersenjatanya terhadap pendudukan Israel.

BACA JUGA:
Serangan Israel ke Gaza Disebut demi Proyek Ben Gurion, Apa Itu?

Selain mereka beberapa pebisnis terkaya seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg juga memberikan bantuan kepada Israel. Apalagi dia memiliki jumlah kekayaan mencapai USD103 miliar atau Rp1.561 triliun.
&quot; Serangan teroris oleh Hamas adalah kejahatan murni. Tidak pernah ada pembenaran untuk melakukan aksi terorisme terhadap orang-orang yang tidak bersalah,&amp;rdquo; dan ia mengatakan bahwa fokusnya adalah pada keselamatan &amp;ldquo;pegawai kami dan keluarga mereka di Israel dan wilayah tersebut,&quot; bebernya.
setiap tahunnya dan dukungan diplomatik yang kuat. Meskipun krisis kemanusiaan meningkat di Gaza, pemerintah AS terus menolak seruan global untuk melakukan gencatan senjata dan menegaskan kembali bahwa Washington tidak akan memberikan &amp;ldquo;garis merah&amp;rdquo; kepada Israel dalam perang tersebut.
Sementar itu, pada tanggal 2 November, Kongres AS mengesahkan paket bantuan militer darurat senilai USD14,3 miliar untuk Israel.
Namun, dukungan publik terhadap sikap AS tampaknya mulai surut, dengan hampir separuh anggota Partai Demokrat di AS tidak menyetujui cara Joe Biden menangani konflik tersebut, menurut jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research.
&amp;nbsp;(RIN)</content:encoded></item></channel></rss>
