<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OJK Buka Suara soal OCBC Indonesia Akuisisi Bank Commonwealth</title><description>OJK buka suara terkait PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mengenai rencana akuisisi atas PT Bank Commonwealth.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921611/ojk-buka-suara-soal-ocbc-indonesia-akuisisi-bank-commonwealth</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921611/ojk-buka-suara-soal-ocbc-indonesia-akuisisi-bank-commonwealth"/><item><title>OJK Buka Suara soal OCBC Indonesia Akuisisi Bank Commonwealth</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921611/ojk-buka-suara-soal-ocbc-indonesia-akuisisi-bank-commonwealth</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921611/ojk-buka-suara-soal-ocbc-indonesia-akuisisi-bank-commonwealth</guid><pubDate>Kamis 16 November 2023 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/16/320/2921611/ojk-buka-suara-soal-ocbc-indonesia-akuisisi-bank-commonwealth-bWeYL6SlRv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OCBC Indonesia Akusisi Bank Commonwealth. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/16/320/2921611/ojk-buka-suara-soal-ocbc-indonesia-akuisisi-bank-commonwealth-bWeYL6SlRv.jpg</image><title>OCBC Indonesia Akusisi Bank Commonwealth. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mengenai rencana akuisisi atas PT Bank Commonwealth yang dimiliki oleh Commonwealth Bank of Australia (CBA).
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, rencana tersebut selaras dengan strategi CBA untuk fokus pada pemulihan bisnis pasca pandemi COVID-19 dan sejalan pula dengan strategi Bank OCBC untuk pengembangan dan penguatan bisnis di Indonesia, mengingat akuisisi dilakukan secara sukarela (business to business).

BACA JUGA:
Apakah SuperCash Terdaftar di OJK? Cek Faktanya

&quot;OJK menyambut baik rencana akuisisi tersebut,&quot; ujar Dian saat dikonfirmasi MNC Portal, Kamis (16/11/2023).
&quot;Hal ini juga merupakan langkah konkret untuk mendukung kebijakan OJK terkait konsolidasi perbankan secara sukarela dalam rangka untuk memperkuat daya saing perbankan, menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia, dan meningkatkan kontribusi perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi, merata, dan berkelanjutan,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
OJK Buka Lowongan Kerja Awasi Aset Kripto, Pendaftaran Dibuka Besok hingga Cek Syaratnya

Menurut Dian, secara khusus akuisisi ini diharapkan akan meningkatkan kredit konsumer dan UMKM di Indonesia.Saat dikonfirmasi mengenai tanggal efektif persetujuan OJK, Dian menegaskan masih dalam proses.
Sebelumnya, OCBC Indonesia pada hari ini, Kamis (16/11/2023) telah melakukan penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) dengan Commonwealth Bank of Australia (CBA) untuk membeli 99,00% saham di PT Bank Commonwealth (PTBC) dari CBA (Rencana Akuisisi).
Mengutip keterbukaan informasi, Kamis (16/11/2023), OCBC NISP bermaksud untuk mengakuisisi sisa 1,00% saham PTBC dari pemegang saham lainnya. Rencana akuisisi ini akan memerlukan persetujuan dari OJK, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan pemenuhan kondisi lainnya.
Estimasi nilai rencana transaksi adalah Rp2,2 triliun. Nilai tersebut akan bergantung pada penyesuaian yang wajar sesuai dengan ketentuan di dalam perjanjian.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mengenai rencana akuisisi atas PT Bank Commonwealth yang dimiliki oleh Commonwealth Bank of Australia (CBA).
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, rencana tersebut selaras dengan strategi CBA untuk fokus pada pemulihan bisnis pasca pandemi COVID-19 dan sejalan pula dengan strategi Bank OCBC untuk pengembangan dan penguatan bisnis di Indonesia, mengingat akuisisi dilakukan secara sukarela (business to business).

BACA JUGA:
Apakah SuperCash Terdaftar di OJK? Cek Faktanya

&quot;OJK menyambut baik rencana akuisisi tersebut,&quot; ujar Dian saat dikonfirmasi MNC Portal, Kamis (16/11/2023).
&quot;Hal ini juga merupakan langkah konkret untuk mendukung kebijakan OJK terkait konsolidasi perbankan secara sukarela dalam rangka untuk memperkuat daya saing perbankan, menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia, dan meningkatkan kontribusi perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi, merata, dan berkelanjutan,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
OJK Buka Lowongan Kerja Awasi Aset Kripto, Pendaftaran Dibuka Besok hingga Cek Syaratnya

Menurut Dian, secara khusus akuisisi ini diharapkan akan meningkatkan kredit konsumer dan UMKM di Indonesia.Saat dikonfirmasi mengenai tanggal efektif persetujuan OJK, Dian menegaskan masih dalam proses.
Sebelumnya, OCBC Indonesia pada hari ini, Kamis (16/11/2023) telah melakukan penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) dengan Commonwealth Bank of Australia (CBA) untuk membeli 99,00% saham di PT Bank Commonwealth (PTBC) dari CBA (Rencana Akuisisi).
Mengutip keterbukaan informasi, Kamis (16/11/2023), OCBC NISP bermaksud untuk mengakuisisi sisa 1,00% saham PTBC dari pemegang saham lainnya. Rencana akuisisi ini akan memerlukan persetujuan dari OJK, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan pemenuhan kondisi lainnya.
Estimasi nilai rencana transaksi adalah Rp2,2 triliun. Nilai tersebut akan bergantung pada penyesuaian yang wajar sesuai dengan ketentuan di dalam perjanjian.</content:encoded></item></channel></rss>
