<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inklusi Keuangan Rendah, UMKM Sektor Ini Butuh Akses Pembiayaan</title><description>Pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) sektor industri fast moving consumer goods (FMCG) membutuhkan akses pembiayaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921617/inklusi-keuangan-rendah-umkm-sektor-ini-butuh-akses-pembiayaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921617/inklusi-keuangan-rendah-umkm-sektor-ini-butuh-akses-pembiayaan"/><item><title>Inklusi Keuangan Rendah, UMKM Sektor Ini Butuh Akses Pembiayaan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921617/inklusi-keuangan-rendah-umkm-sektor-ini-butuh-akses-pembiayaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/320/2921617/inklusi-keuangan-rendah-umkm-sektor-ini-butuh-akses-pembiayaan</guid><pubDate>Kamis 16 November 2023 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/16/320/2921617/inklusi-keuangan-rendah-umkm-sektor-ini-butuh-akses-pembiayaan-SdrY5CW4Ir.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pembiayaan UMKM sektor industri (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/16/320/2921617/inklusi-keuangan-rendah-umkm-sektor-ini-butuh-akses-pembiayaan-SdrY5CW4Ir.jpeg</image><title>Pembiayaan UMKM sektor industri (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNC8yMC8xNzIxNzcvNS94OG90bWJ5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) sektor industri fast moving consumer goods (FMCG) membutuhkan akses pembiayaan. UMKM sektor ini membutuhkan solusi dalam layanan dalam layanan Supply Chain Financing (SCF).
Selama ini, UMKM sektor tersebut masih menghadapi tantangan akses modal. Chief of Impact KoinWorks Angelique Timmer menilai penambahan modal memungkinkan para pelaku usaha ini berkembang dan memperluas operasional mereka.

BACA JUGA:
BRI Pastikan Penuhi Kebutuhan UMKM RI agar Naik Kelas


&amp;ldquo;Kami percaya pada kekuatan keuangan inklusif untuk mengubah kehidupan dan komunitas UMKM,&amp;rdquo; katanya, Kamis (14/11/2023).
Adapun Layanan Supply Chain Financing bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara hambatan keuangan tradisional dan potensi yang belum dimanfaatkan dari bisnis lokal, terutama untuk produk- produk yang dibutuhkan sehari-hari.

BACA JUGA:
Dukung Produk Lokal dan UMKM di 11.11 Big Sale, Ini Ragam Produk Favorit Pengguna Shopee di Pulau Sumatera hingga Papua


&amp;ldquo;Tujuan kami juga mendorong ekosistem ekonomi menjadi tangguh dan berkembang meningkatkan ekosistemnya secara keseluruhan,&amp;rdquo; bebernya.
Layanan SCF KoinWorks untuk FMCG telah memodernisasi underwriting dengan menganalisis riwayat transaksi antara pemasok dan agen distributor. UMKM sebagai calon peminjam dapat mengajukan pinjaman dengan menggunakan pesanan pembelian (PO) dan invoice.
Dalam prosesnya, KoinWorks menyediakan key account manager untuk  tiap-tiap mitra sebagai bentuklayanan personal. Inovasi ini mendorong  KoinWorks untuk memberikan nilai nyata kepada UMKM pada sektor FMCG.
&amp;ldquo;Dengan model SCF, KoinWorks dapat memberikan manfaat yang lebih jauh  dengan memfasilitasi ekspansi bisnis, menjangkau daerah yang kurang  terlayani, dan mengurangi risiko beban pembayaran dengan menyesuaikan  arus kas dan model bisnis peminjam. Para UMKM dapat meningkatkan fokus  mereka pada penjualan,&amp;rdquo; tambah VP of Partnership KoinWorks Maregia  Liutanto.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNC8yMC8xNzIxNzcvNS94OG90bWJ5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) sektor industri fast moving consumer goods (FMCG) membutuhkan akses pembiayaan. UMKM sektor ini membutuhkan solusi dalam layanan dalam layanan Supply Chain Financing (SCF).
Selama ini, UMKM sektor tersebut masih menghadapi tantangan akses modal. Chief of Impact KoinWorks Angelique Timmer menilai penambahan modal memungkinkan para pelaku usaha ini berkembang dan memperluas operasional mereka.

BACA JUGA:
BRI Pastikan Penuhi Kebutuhan UMKM RI agar Naik Kelas


&amp;ldquo;Kami percaya pada kekuatan keuangan inklusif untuk mengubah kehidupan dan komunitas UMKM,&amp;rdquo; katanya, Kamis (14/11/2023).
Adapun Layanan Supply Chain Financing bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara hambatan keuangan tradisional dan potensi yang belum dimanfaatkan dari bisnis lokal, terutama untuk produk- produk yang dibutuhkan sehari-hari.

BACA JUGA:
Dukung Produk Lokal dan UMKM di 11.11 Big Sale, Ini Ragam Produk Favorit Pengguna Shopee di Pulau Sumatera hingga Papua


&amp;ldquo;Tujuan kami juga mendorong ekosistem ekonomi menjadi tangguh dan berkembang meningkatkan ekosistemnya secara keseluruhan,&amp;rdquo; bebernya.
Layanan SCF KoinWorks untuk FMCG telah memodernisasi underwriting dengan menganalisis riwayat transaksi antara pemasok dan agen distributor. UMKM sebagai calon peminjam dapat mengajukan pinjaman dengan menggunakan pesanan pembelian (PO) dan invoice.
Dalam prosesnya, KoinWorks menyediakan key account manager untuk  tiap-tiap mitra sebagai bentuklayanan personal. Inovasi ini mendorong  KoinWorks untuk memberikan nilai nyata kepada UMKM pada sektor FMCG.
&amp;ldquo;Dengan model SCF, KoinWorks dapat memberikan manfaat yang lebih jauh  dengan memfasilitasi ekspansi bisnis, menjangkau daerah yang kurang  terlayani, dan mengurangi risiko beban pembayaran dengan menyesuaikan  arus kas dan model bisnis peminjam. Para UMKM dapat meningkatkan fokus  mereka pada penjualan,&amp;rdquo; tambah VP of Partnership KoinWorks Maregia  Liutanto.</content:encoded></item></channel></rss>
