<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kawasan IKN Nusantara Dipenuhi Lumpur, Bagaimana Pengerjaan Proyek?</title><description>Kawasan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dipenuhi banyak lumpur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/470/2921572/kawasan-ikn-nusantara-dipenuhi-lumpur-bagaimana-pengerjaan-proyek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/470/2921572/kawasan-ikn-nusantara-dipenuhi-lumpur-bagaimana-pengerjaan-proyek"/><item><title>Kawasan IKN Nusantara Dipenuhi Lumpur, Bagaimana Pengerjaan Proyek?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/470/2921572/kawasan-ikn-nusantara-dipenuhi-lumpur-bagaimana-pengerjaan-proyek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/16/470/2921572/kawasan-ikn-nusantara-dipenuhi-lumpur-bagaimana-pengerjaan-proyek</guid><pubDate>Kamis 16 November 2023 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/16/470/2921572/kawasan-ikn-nusantara-dipenuhi-lumpur-bagaimana-pengerjaan-proyek-6CKWVbUUgZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lahan IKN Nusantara becek (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/16/470/2921572/kawasan-ikn-nusantara-dipenuhi-lumpur-bagaimana-pengerjaan-proyek-6CKWVbUUgZ.jpg</image><title>Lahan IKN Nusantara becek (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc2Ny81L3g4cG9iZHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kawasan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dipenuhi banyak lumpur, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat pada Rabu (15/11/2023) malam tadi.
Pantauan MNC Portal, di sepanjang akses jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara dipenuhi banyak lumpur.
Campuran air dan tanah itu berasal dari sisa galian tanah dan beberapa bukit yang sempat diratakan melalui alat berat.

BACA JUGA:
Jajal ke IKN Naik Kapal Kecil 


Kendati perkara lumpur tidak membuat pengerjaan proyek berhenti begitu saja, namun kondisi tersebut harus diperhatikan karena menyangkut keselamatan para pekerja fisik di lokasi.
Projek Manajer Pembangunan Kantor Kemenko, Annas Maghfuri mengaku, cuaca kerap menjadi kendala bagi para pekerja proyek di lapangan, lantaran sudah masuk musim penghujan. Namun begitu, perkara itu masih bisa diatasi.

BACA JUGA:
Microsoft Milik Bill Gates Dilibatkan Bangun IKN Jadi Smart City


&amp;ldquo;Untuk kendala di lapangan mungkin di bulan ini lebih ke cuaca ya karena saat ini cuaca sering ujan dan padat paket pekerjaannya di IKN ini antara paket satu dan lainnya,&amp;rdquo; ujar Annas saat ditemui di lokasi IKN Nusantara, Kamis (16/11/2023).
&amp;ldquo;Ini semua kerja bareng jadi lebih banyaknya terkait terjadi kles-kles terkait dengan area, ujan dan jalan becek, seperti itu,&amp;rdquo; bebernya.
Menurutnya, hujan yang meninggalkan banyak lumpur bukan persoalan besar dan masih bisa ditangani. Sehingga konstruksi bangunan dan sejumlah infrastruktur pendukung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan akan tetap berjalan.
Dia mengatakan seluruh kegiatan masih terjaga dari sisi jadwal pelaksanaan (on schedule).
&amp;ldquo;Tapi itu tidak menjadi kendala yang signifikan ya karena kita  berusaha melakukan inovasi-inovasi supaya pekerjaan terus juga,&amp;rdquo; papar  dia.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memang  menargetkan pembangunan infrastruktur dasar IKN Nusantara tahap 1,  termasuk bangunan kantor pemerintahan di Kawasan Inti Pusat  Pemerintahan, selesai pada 2024 mendatang.
Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H  Sumadilaga mengatakan, hingga saat ini progres konstruksi infrastruktur  dasar IKN Tahap 1 telah mencapai 38,1 persen per hingga Agustus 2023.
&amp;ldquo;Konstruksi infrastruktur dasar IKN tahap 1 ini yang kontrak  pekerjaannya telah dimulai sejak tahun 2021 seperti pembangunan Jalan  Tol Akses IKN tahap 1, Bendungan Sepaku Semoi, Istana Negara dan Kantor  Presiden,&amp;rdquo; ucap Danis.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc2Ny81L3g4cG9iZHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kawasan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dipenuhi banyak lumpur, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat pada Rabu (15/11/2023) malam tadi.
Pantauan MNC Portal, di sepanjang akses jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara dipenuhi banyak lumpur.
Campuran air dan tanah itu berasal dari sisa galian tanah dan beberapa bukit yang sempat diratakan melalui alat berat.

BACA JUGA:
Jajal ke IKN Naik Kapal Kecil 


Kendati perkara lumpur tidak membuat pengerjaan proyek berhenti begitu saja, namun kondisi tersebut harus diperhatikan karena menyangkut keselamatan para pekerja fisik di lokasi.
Projek Manajer Pembangunan Kantor Kemenko, Annas Maghfuri mengaku, cuaca kerap menjadi kendala bagi para pekerja proyek di lapangan, lantaran sudah masuk musim penghujan. Namun begitu, perkara itu masih bisa diatasi.

BACA JUGA:
Microsoft Milik Bill Gates Dilibatkan Bangun IKN Jadi Smart City


&amp;ldquo;Untuk kendala di lapangan mungkin di bulan ini lebih ke cuaca ya karena saat ini cuaca sering ujan dan padat paket pekerjaannya di IKN ini antara paket satu dan lainnya,&amp;rdquo; ujar Annas saat ditemui di lokasi IKN Nusantara, Kamis (16/11/2023).
&amp;ldquo;Ini semua kerja bareng jadi lebih banyaknya terkait terjadi kles-kles terkait dengan area, ujan dan jalan becek, seperti itu,&amp;rdquo; bebernya.
Menurutnya, hujan yang meninggalkan banyak lumpur bukan persoalan besar dan masih bisa ditangani. Sehingga konstruksi bangunan dan sejumlah infrastruktur pendukung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan akan tetap berjalan.
Dia mengatakan seluruh kegiatan masih terjaga dari sisi jadwal pelaksanaan (on schedule).
&amp;ldquo;Tapi itu tidak menjadi kendala yang signifikan ya karena kita  berusaha melakukan inovasi-inovasi supaya pekerjaan terus juga,&amp;rdquo; papar  dia.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memang  menargetkan pembangunan infrastruktur dasar IKN Nusantara tahap 1,  termasuk bangunan kantor pemerintahan di Kawasan Inti Pusat  Pemerintahan, selesai pada 2024 mendatang.
Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H  Sumadilaga mengatakan, hingga saat ini progres konstruksi infrastruktur  dasar IKN Tahap 1 telah mencapai 38,1 persen per hingga Agustus 2023.
&amp;ldquo;Konstruksi infrastruktur dasar IKN tahap 1 ini yang kontrak  pekerjaannya telah dimulai sejak tahun 2021 seperti pembangunan Jalan  Tol Akses IKN tahap 1, Bendungan Sepaku Semoi, Istana Negara dan Kantor  Presiden,&amp;rdquo; ucap Danis.</content:encoded></item></channel></rss>
