<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi Rp1,5 Triliun</title><description>PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI TBIG Tahap II tahun 2023 sebesar Rp1,5 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/278/2922130/tower-bersama-tbig-terbitkan-obligasi-rp1-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/278/2922130/tower-bersama-tbig-terbitkan-obligasi-rp1-5-triliun"/><item><title>Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi Rp1,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/278/2922130/tower-bersama-tbig-terbitkan-obligasi-rp1-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/278/2922130/tower-bersama-tbig-terbitkan-obligasi-rp1-5-triliun</guid><pubDate>Jum'at 17 November 2023 12:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/17/278/2922130/tower-bersama-tbig-terbitkan-obligasi-rp1-5-triliun-bzcCM3iN5I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TBIG terbitkan obligasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/17/278/2922130/tower-bersama-tbig-terbitkan-obligasi-rp1-5-triliun-bzcCM3iN5I.jpg</image><title>TBIG terbitkan obligasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI TBIG Tahap II tahun 2023 sebesar Rp1,5 triliun.
Melansir prospektus, Jumat (17/11/2023), obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan 100 persen dari nilai pokok obligasi. Tingkat bunga tetap dipatok 6,75 persen per tahun dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.

BACA JUGA:
IHSG Naik Tipis 0,07% ke Level 6.962 di Jeda Sesi I

&amp;ldquo;Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan, pembayaran pertama pada 5 Maret 2024, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan pada 15 Desember 2024,&amp;rdquo; tulis manajemen.
Perdagangan obligasi dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai minimum Rp5 juta dan kelipatannya. Manajemen mengungkap obligasi ini tidak dijamin khusus, tetapi dijamin oleh harta kekayaan perseroan baik bergerak maupun tidak bergerak.

BACA JUGA:
Bel Perdagangan, IHSG Menguat ke Level 6.958 

Terkait penggunaan dana, manajemen merinci bahwa sebesar Rp975,8 miliar akan dipinjamkan perseroan kepada PT Tower Bersama (TB), yang nantinya akan dialokasikan untuk pembayaran seluruh pokok pinjaman. Selanjutnya sebesar Rp533,8 miliar bakal mengalir sebagai pinjaman untuk PT Solu Sindo Kreasi Pratama (SKP) untuk membayar sebagian pokok pinjaman yang menjadi kewajiban SKP.Lembaga pemeringkat obligasi, Fitch, menyematkan peringkat rating AA+ atau Double A Plus terhadap obligasi ini.
Adapun PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) ditunjuk menadi  wali amanat dalam penerbitan ini. Sementara beberapa perusahaan efek  yang menjadi penjamin emisinya adalah PT Indo Premier Sekuritas, PT CIMB  Niaga Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas indonesi Tbk, PT UOB Kiay Hian  Sekuritas, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, dan PT BNI Sekuritas.
Sesuai jadwal, masa penawaran umum obligasi ini adalah pada 28-29  November 2023. Tanggal penjatahan berlangsung pada 1 Desember 2023,  kemudian distribusi secara elektronik berlangsung pada 5 Desember 2023,  dan pencatatan di BEI pada 6 Desember 2023.</description><content:encoded>
JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI TBIG Tahap II tahun 2023 sebesar Rp1,5 triliun.
Melansir prospektus, Jumat (17/11/2023), obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan 100 persen dari nilai pokok obligasi. Tingkat bunga tetap dipatok 6,75 persen per tahun dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.

BACA JUGA:
IHSG Naik Tipis 0,07% ke Level 6.962 di Jeda Sesi I

&amp;ldquo;Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan, pembayaran pertama pada 5 Maret 2024, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan pada 15 Desember 2024,&amp;rdquo; tulis manajemen.
Perdagangan obligasi dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai minimum Rp5 juta dan kelipatannya. Manajemen mengungkap obligasi ini tidak dijamin khusus, tetapi dijamin oleh harta kekayaan perseroan baik bergerak maupun tidak bergerak.

BACA JUGA:
Bel Perdagangan, IHSG Menguat ke Level 6.958 

Terkait penggunaan dana, manajemen merinci bahwa sebesar Rp975,8 miliar akan dipinjamkan perseroan kepada PT Tower Bersama (TB), yang nantinya akan dialokasikan untuk pembayaran seluruh pokok pinjaman. Selanjutnya sebesar Rp533,8 miliar bakal mengalir sebagai pinjaman untuk PT Solu Sindo Kreasi Pratama (SKP) untuk membayar sebagian pokok pinjaman yang menjadi kewajiban SKP.Lembaga pemeringkat obligasi, Fitch, menyematkan peringkat rating AA+ atau Double A Plus terhadap obligasi ini.
Adapun PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) ditunjuk menadi  wali amanat dalam penerbitan ini. Sementara beberapa perusahaan efek  yang menjadi penjamin emisinya adalah PT Indo Premier Sekuritas, PT CIMB  Niaga Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas indonesi Tbk, PT UOB Kiay Hian  Sekuritas, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, dan PT BNI Sekuritas.
Sesuai jadwal, masa penawaran umum obligasi ini adalah pada 28-29  November 2023. Tanggal penjatahan berlangsung pada 1 Desember 2023,  kemudian distribusi secara elektronik berlangsung pada 5 Desember 2023,  dan pencatatan di BEI pada 6 Desember 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
