<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marak Aksi Boikot, Crazy Rich Dunia Ini Justru Galang Dana Dukung Israel</title><description>Sejumlah Crazy Rich dunia mengadakan Galang dana untuk Israel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2921664/marak-aksi-boikot-crazy-rich-dunia-ini-justru-galang-dana-dukung-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2921664/marak-aksi-boikot-crazy-rich-dunia-ini-justru-galang-dana-dukung-israel"/><item><title>Marak Aksi Boikot, Crazy Rich Dunia Ini Justru Galang Dana Dukung Israel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2921664/marak-aksi-boikot-crazy-rich-dunia-ini-justru-galang-dana-dukung-israel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2921664/marak-aksi-boikot-crazy-rich-dunia-ini-justru-galang-dana-dukung-israel</guid><pubDate>Jum'at 17 November 2023 05:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rasbina Br Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/16/320/2921664/marak-aksi-boikot-crazy-rich-dunia-ini-justru-galang-dana-dukung-israel-l5JOJFUKYg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Crazy Rich dunia galang dana untuk Israel. (Foto: VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/16/320/2921664/marak-aksi-boikot-crazy-rich-dunia-ini-justru-galang-dana-dukung-israel-l5JOJFUKYg.jpg</image><title>Crazy Rich dunia galang dana untuk Israel. (Foto: VOA)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNS8xLzE3MzczMS81L3g4cG5qdTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Sejumlah Crazy Rich dunia mengadakan Galang dana untuk Israel. Dilansir dari Aljazeerah, seorang miliarder taipan real estate di Amerika Serikat melakukan dukungan bagi kampanye media yang bernilai tinggi untuk membantu Israel dalam menyerang Palestina.

Beberapa dari crazy rich ini juga menjelek-jelekkan kelompok bersenjata Hamas di tengah ributnya solidaritas global pro-palestina.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perang Israel-Hamas Bikin Calon Mahasiswa Kesulitan Pilih Kampus dan Jurusan Kuliah

Padahal ada beberapa negara seperti China, Korea Utara dan Indonesia yang mencekam Israel karena terus menerus menyerang Palestina.

Lantas siapa sajakah crazy rich dunia yang ikut galang dana untuk dukung Israel? Dia adalah seorang mantan CEO Google Eric Schmidt, CEO Dell Michael Dell dan pemodal Michael Milken. Ketiga crazy rich itu memiliki harta sebesar USD500 miliar atau setara dengan Rp7.854 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Khamenei Beritahu Pemimpin Hamas: Iran Tak Akan Ikut Perang Lawan Israel

Para crazy rich tersebut mengumpulkan USD50 juta dari sumbangan mereka pribadi, yang dipadukan sumbangan dari badan aman Yahudi. Mereka juga menyuarakan kampanye bahwa organis Hamas ditetapkan sebagai organisasi &quot;teroris&quot; oleh AS dan Uni Eropa karena perlawanan bersenjata kepada penduduk Israel.
Selain mereka, beberapa pebisnis terkaya juga memberikan bantuan kepada Israel seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Apalagi dia memiliki kekayaan mencapai USD103 miliar atau sekitar Rp1.561 triliun.



&quot;Serangan teroris oleh Hamas adalah kejahatan murni. Tidak pernah ada pembenaran untuk melakukan aksi terorisme terhadap orang-orang yang tidak bersalah,&amp;rdquo; dan ia mengatakan bahwa fokusnya adalah pada keselamatan &amp;ldquo;pegawai kami dan keluarga mereka di Israel dan wilayah tersebut,&quot; jelasnya.



Setiap tahun mereka memiliki dukungan diplomatik yang sangat kuat. Walaupun krisis kemanusiaan di Gaza meningkat, pemerintah AS terus menolak seruan global untuk melakukan gencatan senjata dan menegaskan kembali bahwa Washington tidak akan memberikan &quot;garis merah&quot; kepada warga Israel dalam perang itu.



Sementara itu, pada tanggal 2 November, kongres AS mengesahkan sebuah paket bantuan militer darurat senilai USD14,3 miliar untuk warga Israel.



Namun, dukungan publik terhadap keputusan AS terlihat sudah berkurang, hampir setengah dari Partai Demokrat di AS tidak menyetujui Joe Biden dengan caranya menangani konflik tersebut, menurut jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh Associated Press-NORC Center for Publik Affairs Research.



Baca selengkapnya: Crazy Rich Dunia ini Adakan Galang Dana Untuk Dukung Israel


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNS8xLzE3MzczMS81L3g4cG5qdTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Sejumlah Crazy Rich dunia mengadakan Galang dana untuk Israel. Dilansir dari Aljazeerah, seorang miliarder taipan real estate di Amerika Serikat melakukan dukungan bagi kampanye media yang bernilai tinggi untuk membantu Israel dalam menyerang Palestina.

Beberapa dari crazy rich ini juga menjelek-jelekkan kelompok bersenjata Hamas di tengah ributnya solidaritas global pro-palestina.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perang Israel-Hamas Bikin Calon Mahasiswa Kesulitan Pilih Kampus dan Jurusan Kuliah

Padahal ada beberapa negara seperti China, Korea Utara dan Indonesia yang mencekam Israel karena terus menerus menyerang Palestina.

Lantas siapa sajakah crazy rich dunia yang ikut galang dana untuk dukung Israel? Dia adalah seorang mantan CEO Google Eric Schmidt, CEO Dell Michael Dell dan pemodal Michael Milken. Ketiga crazy rich itu memiliki harta sebesar USD500 miliar atau setara dengan Rp7.854 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Khamenei Beritahu Pemimpin Hamas: Iran Tak Akan Ikut Perang Lawan Israel

Para crazy rich tersebut mengumpulkan USD50 juta dari sumbangan mereka pribadi, yang dipadukan sumbangan dari badan aman Yahudi. Mereka juga menyuarakan kampanye bahwa organis Hamas ditetapkan sebagai organisasi &quot;teroris&quot; oleh AS dan Uni Eropa karena perlawanan bersenjata kepada penduduk Israel.
Selain mereka, beberapa pebisnis terkaya juga memberikan bantuan kepada Israel seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Apalagi dia memiliki kekayaan mencapai USD103 miliar atau sekitar Rp1.561 triliun.



&quot;Serangan teroris oleh Hamas adalah kejahatan murni. Tidak pernah ada pembenaran untuk melakukan aksi terorisme terhadap orang-orang yang tidak bersalah,&amp;rdquo; dan ia mengatakan bahwa fokusnya adalah pada keselamatan &amp;ldquo;pegawai kami dan keluarga mereka di Israel dan wilayah tersebut,&quot; jelasnya.



Setiap tahun mereka memiliki dukungan diplomatik yang sangat kuat. Walaupun krisis kemanusiaan di Gaza meningkat, pemerintah AS terus menolak seruan global untuk melakukan gencatan senjata dan menegaskan kembali bahwa Washington tidak akan memberikan &quot;garis merah&quot; kepada warga Israel dalam perang itu.



Sementara itu, pada tanggal 2 November, kongres AS mengesahkan sebuah paket bantuan militer darurat senilai USD14,3 miliar untuk warga Israel.



Namun, dukungan publik terhadap keputusan AS terlihat sudah berkurang, hampir setengah dari Partai Demokrat di AS tidak menyetujui Joe Biden dengan caranya menangani konflik tersebut, menurut jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh Associated Press-NORC Center for Publik Affairs Research.



Baca selengkapnya: Crazy Rich Dunia ini Adakan Galang Dana Untuk Dukung Israel


</content:encoded></item></channel></rss>
