<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Proyek Jalan Tol yang Sudah Selesai hingga November 2023</title><description>Bina Marga mencatat pembangunan jalan tol hingga November 2023 telah terbangun sepanjang 217,8 km di seluruh Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922006/daftar-proyek-jalan-tol-yang-sudah-selesai-hingga-november-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922006/daftar-proyek-jalan-tol-yang-sudah-selesai-hingga-november-2023"/><item><title>Daftar Proyek Jalan Tol yang Sudah Selesai hingga November 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922006/daftar-proyek-jalan-tol-yang-sudah-selesai-hingga-november-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922006/daftar-proyek-jalan-tol-yang-sudah-selesai-hingga-november-2023</guid><pubDate>Jum'at 17 November 2023 09:12 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922006/daftar-proyek-jalan-tol-yang-sudah-selesai-hingga-november-2023-9HzPKrhUph.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Jalan Tol yang Sudah Dibangun. (Foto: Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922006/daftar-proyek-jalan-tol-yang-sudah-selesai-hingga-november-2023-9HzPKrhUph.jpg</image><title>Proyek Jalan Tol yang Sudah Dibangun. (Foto: Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga mencatat pembangunan jalan tol hingga November 2023 telah terbangun sepanjang 217,8 km di seluruh Indonesia.
Direktur Jendral Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan,  dalam rentang waktu Tahun 2020-Oktober 2023, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga telah membangun Infrastruktur Jalan Tol Beroperasi sepanjang 728,85 km. Dengan rincian pada tahun 2020-2022 sepanjang 511,11 km, dan capaian hingga Oktober 2023 sepanjang 217,8 km.

BACA JUGA:
Hingga November 2023, Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Jalan Tol Sepanjang 217,8 KM di Seluruh Indonesia

Ruas jalan tol yang telah selesai dibangun pada tahun 2023 meliputi Jalan Tol Cisumdawu Seksi 1-3, Jalan Tol Cibitung&amp;ndash; Cilincing (Seksi Telaga Asih &amp;ndash; Taruma Jaya), Jalan Tol Sigli &amp;ndash; Banda Aceh Seksi 2, Jalan Tol Binjai &amp;ndash; Langsa (Seksi Binjai &amp;ndash; Stabat), Jalan Tol Lubuklinggau &amp;ndash; Curup &amp;ndash; Bengkulu (Seksi Bengkulu &amp;ndash; Taba Penanjung), Jalan Tol Pekanbaru &amp;ndash; Padang (Seksi Pekanbaru &amp;ndash; Bangkinang), dan Jalan Tol Manado &amp;ndash; Bitung
Sementara, ruas jalan tol yang statusnya on-going atau masih dalam proses konstruksi pada tahun 2023 ini meliputi Jalan Tol IKN, Jalan Tol Serpong &amp;ndash; Balaraja Seksi 1B, dan Jalan Tol Kuala Tanjung &amp;ndash;Tebing Tinggi &amp;ndash; Parapat Seksi 1-2.

BACA JUGA:
Soal Jalan Tol Tanpa Sentuh, Pak Bas: Teknologi Sudah Siap tapi Ada Tantangan

Hedy menambahkan pagu alokasi anggaran Ditjen Bina Marga Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp49,31 Triliun. Mengingat terdapat beberapa proyek penugasan baru dan penyelesaian major project, sehingga sampai November 2023 bertambah secara bertahap menjadi Rp78,96 Triliun.
Penambahan tersebut berkaitan dengan penyelesaian proyek-proyek penugasan lainnya seperti IKN, KIT Batang, Penanganan Bencana Cianjur sebesar Rp1,412 Triliun, Dukungan Konstruksi JTTS sebesar Rp2,490 Triliun, Inpres Jalan Daerahsebesar Rp14,64 Triliun, Luncuran SBSN sebesar Rp1,58 Triliun, Luncuran dan Percepatan PHLN Rp2,70 Triliun, dan LMAN Rp6,37 Triliun).&amp;ldquo;Hingga saat ini (14 November 2023), Ditjen Bina Marga telah menyerap sebesar Rp47,66 Triliun yaitu sekitar 60,36% atau lebih dari setengah total anggaran yang dialokasikan dengan progres fisik sebesar 71,42%,&amp;rdquo; ujar Hedy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/11/2023).
Ditjen Bina Marga akan terus menyelesaikan amanat RPJMN tersebut hingga akhir tahun 2024. Utamanya untuk meningkatkan konektivitas jalan nasional melalui penyelesaian jalan dan jembatan Pansela Jawa, perbatasan pada Kalimantan dan Papua, dukungan Ibu Kota Negara (IKN), dukungan jalan dan jembatan terhadap 5 DPSP, dukungan jalan dan jembatan pada Pulau 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), dan jalan dan jembatan Trans Papua-Papua Barat, serta penyelesaian jalan tol Trans Sumatera bersama BPJT.
Selain itu, Bina Marga juga berupaya untuk melakukan percepatan peningkatan konektivitas Jalan Daerah melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga mencatat pembangunan jalan tol hingga November 2023 telah terbangun sepanjang 217,8 km di seluruh Indonesia.
Direktur Jendral Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan,  dalam rentang waktu Tahun 2020-Oktober 2023, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga telah membangun Infrastruktur Jalan Tol Beroperasi sepanjang 728,85 km. Dengan rincian pada tahun 2020-2022 sepanjang 511,11 km, dan capaian hingga Oktober 2023 sepanjang 217,8 km.

BACA JUGA:
Hingga November 2023, Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Jalan Tol Sepanjang 217,8 KM di Seluruh Indonesia

Ruas jalan tol yang telah selesai dibangun pada tahun 2023 meliputi Jalan Tol Cisumdawu Seksi 1-3, Jalan Tol Cibitung&amp;ndash; Cilincing (Seksi Telaga Asih &amp;ndash; Taruma Jaya), Jalan Tol Sigli &amp;ndash; Banda Aceh Seksi 2, Jalan Tol Binjai &amp;ndash; Langsa (Seksi Binjai &amp;ndash; Stabat), Jalan Tol Lubuklinggau &amp;ndash; Curup &amp;ndash; Bengkulu (Seksi Bengkulu &amp;ndash; Taba Penanjung), Jalan Tol Pekanbaru &amp;ndash; Padang (Seksi Pekanbaru &amp;ndash; Bangkinang), dan Jalan Tol Manado &amp;ndash; Bitung
Sementara, ruas jalan tol yang statusnya on-going atau masih dalam proses konstruksi pada tahun 2023 ini meliputi Jalan Tol IKN, Jalan Tol Serpong &amp;ndash; Balaraja Seksi 1B, dan Jalan Tol Kuala Tanjung &amp;ndash;Tebing Tinggi &amp;ndash; Parapat Seksi 1-2.

BACA JUGA:
Soal Jalan Tol Tanpa Sentuh, Pak Bas: Teknologi Sudah Siap tapi Ada Tantangan

Hedy menambahkan pagu alokasi anggaran Ditjen Bina Marga Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp49,31 Triliun. Mengingat terdapat beberapa proyek penugasan baru dan penyelesaian major project, sehingga sampai November 2023 bertambah secara bertahap menjadi Rp78,96 Triliun.
Penambahan tersebut berkaitan dengan penyelesaian proyek-proyek penugasan lainnya seperti IKN, KIT Batang, Penanganan Bencana Cianjur sebesar Rp1,412 Triliun, Dukungan Konstruksi JTTS sebesar Rp2,490 Triliun, Inpres Jalan Daerahsebesar Rp14,64 Triliun, Luncuran SBSN sebesar Rp1,58 Triliun, Luncuran dan Percepatan PHLN Rp2,70 Triliun, dan LMAN Rp6,37 Triliun).&amp;ldquo;Hingga saat ini (14 November 2023), Ditjen Bina Marga telah menyerap sebesar Rp47,66 Triliun yaitu sekitar 60,36% atau lebih dari setengah total anggaran yang dialokasikan dengan progres fisik sebesar 71,42%,&amp;rdquo; ujar Hedy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/11/2023).
Ditjen Bina Marga akan terus menyelesaikan amanat RPJMN tersebut hingga akhir tahun 2024. Utamanya untuk meningkatkan konektivitas jalan nasional melalui penyelesaian jalan dan jembatan Pansela Jawa, perbatasan pada Kalimantan dan Papua, dukungan Ibu Kota Negara (IKN), dukungan jalan dan jembatan terhadap 5 DPSP, dukungan jalan dan jembatan pada Pulau 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), dan jalan dan jembatan Trans Papua-Papua Barat, serta penyelesaian jalan tol Trans Sumatera bersama BPJT.
Selain itu, Bina Marga juga berupaya untuk melakukan percepatan peningkatan konektivitas Jalan Daerah melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
