<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hutama Karya Garap 2 Kontrak Baru Proyek IKN Nusantara</title><description>PT Hutama Karya (Persero) menggarap dua kontrak baru proyek pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922211/hutama-karya-garap-2-kontrak-baru-proyek-ikn-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922211/hutama-karya-garap-2-kontrak-baru-proyek-ikn-nusantara"/><item><title>Hutama Karya Garap 2 Kontrak Baru Proyek IKN Nusantara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922211/hutama-karya-garap-2-kontrak-baru-proyek-ikn-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922211/hutama-karya-garap-2-kontrak-baru-proyek-ikn-nusantara</guid><pubDate>Jum'at 17 November 2023 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922211/hutama-karya-garap-2-kontrak-baru-proyek-ikn-nusantara-dPVXMuhhTt.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Hutama karya garap proyek IKN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922211/hutama-karya-garap-2-kontrak-baru-proyek-ikn-nusantara-dPVXMuhhTt.jpeg</image><title>Hutama karya garap proyek IKN (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy80LzE3MzgwOS81L3g4cHA5MTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) menggarap dua kontrak baru proyek pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur (Kaltim). Kontrak baru itu menambah portofolio perusahaan di IKN sehingga menjadi enam proyek saat ini.
Perolehan dua kontrak terkait pembangunan konstruksi Sarana Prasarana Pemerintahan IB dan Jaringan Perpipaan Air Limbah 1 dan 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara (KIPP IKN).

BACA JUGA:
Stanford Bangun Pusat Riset di IKN Nusantara Seluas 3 Ha


EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo menjelaskan, dua kontrak proyek ini berasal dari segmen Gedung dan Sanitasi.
&amp;ldquo;Untuk pembangunan Sarana Prasarana Pemerintahan IB ini merupakan pembangunan terintegrasi yang akan menunjang Kawasan Istana Kepresidenan, sementara proyek Jaringan Perpipaan Air Limbah 1 dan 3 KIPP IKN ini singkatnya berfungsi untuk mengalirkan limbah ke tempat pemrosesan dengan efisien,&amp;rdquo; ujar Tjahjo, Jumat (17/11/2023).

BACA JUGA:
Dukung Infrastruktur IKN, Pertamina Patra Niaga Siap Penuhi Kebutuhan Bahan Bakar Kementerian PUPR


Kedua proyek dilakukan dengan skema Kerja Sama Operasi (KSO). Untuk proyek Sarana Prasarana Pemerintahan IB Hutama Karya menggandeng PT Adhi Karya Tbk, dan Penta. Nilai investasi proyek ini pun mencapai Rp 711,3 miliar.
Sedangkan proyek Jaringan Perpipaan Air Limbah 1 dan 3 KIPP IKN Nusantara, Hutama Karya berkolaborasi dengan PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA. Adapun nilai investasi mencapai Rp 435,4 miliar.

Tjahjo menjelaskan luasan proyek Sarana Prasarana Pemerintahan IB  mencapai 11,04 hektare (H). Nantinya akan dibangun beragam fasilitas  meliputi Paviliun Presiden, Gazebo, Gedung Masjid Kepresidenan beserta  kawasannya yang ditargetkan rampung pada akhir 2024 mendatang.
Lingkup pekerjaan pada proyek Jaringan Perpipaan Air Limbah 1 dan 3  KIPP IKN meliputi pembangunan jaringan perpipaan air limbah domestik  mulai dari Inspection Chamber (IC) persil sampai pada inlet pit di  bangunan IPAL, dengan metode galian terbuka.
Lalu, jacking maupun Horizontal Directional Drilling (HDD) atau  sistem pemasangan pipa tanpa galian tanah. Sementara itu, proyek ini  ditargetkan rampung pada tahun 2025.
Melalui perolehan kontrak kedua proyek ini, lanjut Tjahjo, pihaknya  optimis menyelesaikan proyek sesuai dengan target yang ditentukan, hal  ini didukung dengan penggunaan digital construction.
&amp;ldquo;Melalui transformasi digital yang dilakukan perusahaan utamanya  dalam proses konstruksi, maka kami optimis proyek yang digarap rampung  tepat waktu dengan mutu yang baik,&amp;rdquo; bebernya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy80LzE3MzgwOS81L3g4cHA5MTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) menggarap dua kontrak baru proyek pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur (Kaltim). Kontrak baru itu menambah portofolio perusahaan di IKN sehingga menjadi enam proyek saat ini.
Perolehan dua kontrak terkait pembangunan konstruksi Sarana Prasarana Pemerintahan IB dan Jaringan Perpipaan Air Limbah 1 dan 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara (KIPP IKN).

BACA JUGA:
Stanford Bangun Pusat Riset di IKN Nusantara Seluas 3 Ha


EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo menjelaskan, dua kontrak proyek ini berasal dari segmen Gedung dan Sanitasi.
&amp;ldquo;Untuk pembangunan Sarana Prasarana Pemerintahan IB ini merupakan pembangunan terintegrasi yang akan menunjang Kawasan Istana Kepresidenan, sementara proyek Jaringan Perpipaan Air Limbah 1 dan 3 KIPP IKN ini singkatnya berfungsi untuk mengalirkan limbah ke tempat pemrosesan dengan efisien,&amp;rdquo; ujar Tjahjo, Jumat (17/11/2023).

BACA JUGA:
Dukung Infrastruktur IKN, Pertamina Patra Niaga Siap Penuhi Kebutuhan Bahan Bakar Kementerian PUPR


Kedua proyek dilakukan dengan skema Kerja Sama Operasi (KSO). Untuk proyek Sarana Prasarana Pemerintahan IB Hutama Karya menggandeng PT Adhi Karya Tbk, dan Penta. Nilai investasi proyek ini pun mencapai Rp 711,3 miliar.
Sedangkan proyek Jaringan Perpipaan Air Limbah 1 dan 3 KIPP IKN Nusantara, Hutama Karya berkolaborasi dengan PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA. Adapun nilai investasi mencapai Rp 435,4 miliar.

Tjahjo menjelaskan luasan proyek Sarana Prasarana Pemerintahan IB  mencapai 11,04 hektare (H). Nantinya akan dibangun beragam fasilitas  meliputi Paviliun Presiden, Gazebo, Gedung Masjid Kepresidenan beserta  kawasannya yang ditargetkan rampung pada akhir 2024 mendatang.
Lingkup pekerjaan pada proyek Jaringan Perpipaan Air Limbah 1 dan 3  KIPP IKN meliputi pembangunan jaringan perpipaan air limbah domestik  mulai dari Inspection Chamber (IC) persil sampai pada inlet pit di  bangunan IPAL, dengan metode galian terbuka.
Lalu, jacking maupun Horizontal Directional Drilling (HDD) atau  sistem pemasangan pipa tanpa galian tanah. Sementara itu, proyek ini  ditargetkan rampung pada tahun 2025.
Melalui perolehan kontrak kedua proyek ini, lanjut Tjahjo, pihaknya  optimis menyelesaikan proyek sesuai dengan target yang ditentukan, hal  ini didukung dengan penggunaan digital construction.
&amp;ldquo;Melalui transformasi digital yang dilakukan perusahaan utamanya  dalam proses konstruksi, maka kami optimis proyek yang digarap rampung  tepat waktu dengan mutu yang baik,&amp;rdquo; bebernya.</content:encoded></item></channel></rss>
