<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Terbaru soal TikTok Buka E-Commerce di Indonesia</title><description>KemenkopUKM mengungkap rencana TikTok untuk membuka platform e-commerce di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922466/kabar-terbaru-soal-tiktok-buka-e-commerce-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922466/kabar-terbaru-soal-tiktok-buka-e-commerce-di-indonesia"/><item><title>Kabar Terbaru soal TikTok Buka E-Commerce di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922466/kabar-terbaru-soal-tiktok-buka-e-commerce-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/320/2922466/kabar-terbaru-soal-tiktok-buka-e-commerce-di-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 17 November 2023 19:14 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922466/kabar-terbaru-soal-tiktok-buka-e-commerce-di-indonesia-V8oQybjS6I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tiktok shop dikabarkan buka e-commerce (Foot: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922466/kabar-terbaru-soal-tiktok-buka-e-commerce-di-indonesia-V8oQybjS6I.jpg</image><title>Tiktok shop dikabarkan buka e-commerce (Foot: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMS80LzE3MTk4My81L3g4b3FkdTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; KemenkopUKM mengungkap rencana TikTok untuk membuka platform e-commerce di Indonesia.
Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi UKM, Deputi Bidang UKM, Kementetian Koperasi dan UKM, Temmy Satya Permana mengungkapkan, kemungkinan besar TikTok akan menggandeng perusahaan e-commerce lokal.

BACA JUGA:
Gandeng TikTok, Perindo Apresiasi KPU Beri Pendidikan Politik ke Pemilih Pemula


&quot;Ada beberapa versi udah saya dengar, tapi saya belum berani ngomong, tapi kemungkinan dia (TikTok) akan bergabung dengan (e-commerce lokal), kemungkinan ya, karena kalau dari bikin PT sendiri kayaknya nggak,&quot; ucap Temmy saat ditemui di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), Jakarta, Jumat (17/11/2023).
&quot;Tapi kita lihat nanti, yang pasti apapun nanti pola yang dijalankan oleh TikTok Shop, dia harus comply dengan regulasi kita,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
10 HP Murah Cocok untuk Live TikTok, Harga Mulai Rp1,4 Jutaan


Kendati demikian, Temmy enggan membocorkan platform e-commerce mana yang nantinya akan digandeng oleh TikTok.
Namun Temmy memastikan bahwa ia sudah mendapatkan informasi bahwa TikTok akan membuka e-commerce di Indonesia.
&quot;Buka (e-commerce). informasi yang saya dapat dari TikTok mereka akan buka dan akan comply,&quot; ungkapnya.
Sebenarnya menurut Temmy, TikTok sudah berproses untuk membuka  e-commerce, namun karena transisi dari Peraturan Menteri Perdagangan  Nomor 31 Tahun 2023 hanya 1 minggu, jadi mereka tidak sanggup memenuhi  regulasi.
&quot;Mereka nggak sanggup dalam waktu satu minggu memenuhi regulasi.  Terutama memisahkan antara social commerce dengan social medianya,&quot;  pungkasnya.
Sebelumnya, TikTok dikabarkan telah melakukan komunikasi dengan  perusahaan-perusahaan lokapasar atau e-commerce di Indonesia untuk  mengajak mereka menjalin kemitraan.
Berdasarkan laporan Reuters, Senin (13/11/2023), TikTok disebutkan  telah melakukan pembicaraan dengan lima perusahaan e-commerce di Tanah  Air mulai dari Tokopedia hingga Bukalapak.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMS80LzE3MTk4My81L3g4b3FkdTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; KemenkopUKM mengungkap rencana TikTok untuk membuka platform e-commerce di Indonesia.
Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi UKM, Deputi Bidang UKM, Kementetian Koperasi dan UKM, Temmy Satya Permana mengungkapkan, kemungkinan besar TikTok akan menggandeng perusahaan e-commerce lokal.

BACA JUGA:
Gandeng TikTok, Perindo Apresiasi KPU Beri Pendidikan Politik ke Pemilih Pemula


&quot;Ada beberapa versi udah saya dengar, tapi saya belum berani ngomong, tapi kemungkinan dia (TikTok) akan bergabung dengan (e-commerce lokal), kemungkinan ya, karena kalau dari bikin PT sendiri kayaknya nggak,&quot; ucap Temmy saat ditemui di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), Jakarta, Jumat (17/11/2023).
&quot;Tapi kita lihat nanti, yang pasti apapun nanti pola yang dijalankan oleh TikTok Shop, dia harus comply dengan regulasi kita,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
10 HP Murah Cocok untuk Live TikTok, Harga Mulai Rp1,4 Jutaan


Kendati demikian, Temmy enggan membocorkan platform e-commerce mana yang nantinya akan digandeng oleh TikTok.
Namun Temmy memastikan bahwa ia sudah mendapatkan informasi bahwa TikTok akan membuka e-commerce di Indonesia.
&quot;Buka (e-commerce). informasi yang saya dapat dari TikTok mereka akan buka dan akan comply,&quot; ungkapnya.
Sebenarnya menurut Temmy, TikTok sudah berproses untuk membuka  e-commerce, namun karena transisi dari Peraturan Menteri Perdagangan  Nomor 31 Tahun 2023 hanya 1 minggu, jadi mereka tidak sanggup memenuhi  regulasi.
&quot;Mereka nggak sanggup dalam waktu satu minggu memenuhi regulasi.  Terutama memisahkan antara social commerce dengan social medianya,&quot;  pungkasnya.
Sebelumnya, TikTok dikabarkan telah melakukan komunikasi dengan  perusahaan-perusahaan lokapasar atau e-commerce di Indonesia untuk  mengajak mereka menjalin kemitraan.
Berdasarkan laporan Reuters, Senin (13/11/2023), TikTok disebutkan  telah melakukan pembicaraan dengan lima perusahaan e-commerce di Tanah  Air mulai dari Tokopedia hingga Bukalapak.</content:encoded></item></channel></rss>
