<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arus Bongkar Muat di IKN Tinggi, Emiten Pelayaran dan Logistik Kecipratan Cuan</title><description>Tingginya arus bongkar muat barang di Ibu kota Nusantara mendorong pertumbuhan salah satu emiten.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/470/2922330/arus-bongkar-muat-di-ikn-tinggi-emiten-pelayaran-dan-logistik-kecipratan-cuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/470/2922330/arus-bongkar-muat-di-ikn-tinggi-emiten-pelayaran-dan-logistik-kecipratan-cuan"/><item><title>Arus Bongkar Muat di IKN Tinggi, Emiten Pelayaran dan Logistik Kecipratan Cuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/470/2922330/arus-bongkar-muat-di-ikn-tinggi-emiten-pelayaran-dan-logistik-kecipratan-cuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/17/470/2922330/arus-bongkar-muat-di-ikn-tinggi-emiten-pelayaran-dan-logistik-kecipratan-cuan</guid><pubDate>Jum'at 17 November 2023 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/17/470/2922330/arus-bongkar-muat-di-ikn-tinggi-emiten-pelayaran-dan-logistik-kecipratan-cuan-9w0jTRDwVq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Akses bongkar muat pelabuhan IKN tinggi (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/17/470/2922330/arus-bongkar-muat-di-ikn-tinggi-emiten-pelayaran-dan-logistik-kecipratan-cuan-9w0jTRDwVq.jpg</image><title>Akses bongkar muat pelabuhan IKN tinggi (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc2Ny81L3g4cG9iZHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tingginya arus bongkar muat barang di Ibu kota Nusantara (IKN) mendorong pertumbuhan salah satu emiten pelayaran dan logistik PT Mitra Investindo Tbk (MITI) di sektor jasa pelayaran, agensi kapal, manajemen kapal serta logistik.
Tercatat hingga akhir kuartal III 2023, emiten ini mencatat pendapatan sebesar Rp244,90 miliar, meningkat 236,70% dibanding realisasi pendapatan pada periode Januari-September 2023 yang sebesar Rp72,73 miliar.

BACA JUGA:
10 Aksi Emiten dari Pembayaran Dividen hingga RUPS


&amp;ldquo;Kami tetap optimis, dan pengembangan Ibu kota Nusantara memberikan andil besar. Tahun 2022/2023 kenaikan persentase sektor ini berdasar data BPS 15,8%. Bahkan meski situasi global tidak menentu. Alasannya sektor pelayaran dan logistik bagaimanapun harus bergerak meski sistemnya online sekalipun. Kita lihat, di masa pandemi kemarin. Sektor logistik bahkan bisa dibilang bertumbuh,&amp;rdquo; ujarnya Direktur Operasional MITI Bambang Ediyanto di Jakarta, Jumat (15/11/2023).

BACA JUGA:
BEI Catat 9 Aksi Emiten Hari Ini 


Di sisi lain, dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan arus keluar logistik barang dari dan ke pelabuhan mendukung iklim usaha logistik barang terutama waktu yang lebih cepat sehingga barang tidak berlama-lama di pelabuhan.
&amp;ldquo;Bahkan proses keluar barang justru sekarang lebih cepat, handling dan bongkar muat kontainer lebih efisien karena pemeriksaan dari pihak pelabuhan maupun otoritas membolehkan kita memindahkan barang ke tempat penampungan sementara yang berada di uar kawasan pelabuhan,&amp;rdquo; ucapnya.
Dia menambahkan, jika kondisi ini berjalan normal meski situasi  global tidak menentu pihaknya optimis sektor logistik pelayaran secara  umum masih mengalami pertumbuhan. &amp;ldquo;Untuk kinerja di MITI sendiri kita  juga optimis masih bisa kinclong sampai akhir tahun karena sinergitas  anak usaha dalam menjalankan bisnis,&amp;rdquo; pungkasnya
Dalam laporan keuangan perkonsolidasian hingga periode 30 September  2023, MITI mencatat peningkatan laba bruto sebesar 249% menjadi Rp93,29  miliar dari tahun 2022 sebesar Rp26,75 miliar. Sedangkan laba sebelum  pajak penghasilan perseroan meningkat 448% menjadi Rp56,21 miliar  dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp10,26 miliar.  Perseroan mampu mencetak laba kuartal III sebesar Rp46,23 miliar atau  meningkat 438% dari tahun sebelumnya sebesar Rp8,59 miliar.
Adapun laba periode berjalan yang didistribusikan pada entitas induk  sebesar Rp36,54 miliar, sementara 2022 sebesar Rp8,59 miliar atau 325%.  Sinergitas anak usaha MITI dalam menjalankan bisnis di antaranya PT  Pelayaran Karana Line dan PT Wasesa Line bergerak di sektor pelayaran  serta PT Karya Abdi Luhur di bidang bongkar muat (stevedoring).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc2Ny81L3g4cG9iZHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tingginya arus bongkar muat barang di Ibu kota Nusantara (IKN) mendorong pertumbuhan salah satu emiten pelayaran dan logistik PT Mitra Investindo Tbk (MITI) di sektor jasa pelayaran, agensi kapal, manajemen kapal serta logistik.
Tercatat hingga akhir kuartal III 2023, emiten ini mencatat pendapatan sebesar Rp244,90 miliar, meningkat 236,70% dibanding realisasi pendapatan pada periode Januari-September 2023 yang sebesar Rp72,73 miliar.

BACA JUGA:
10 Aksi Emiten dari Pembayaran Dividen hingga RUPS


&amp;ldquo;Kami tetap optimis, dan pengembangan Ibu kota Nusantara memberikan andil besar. Tahun 2022/2023 kenaikan persentase sektor ini berdasar data BPS 15,8%. Bahkan meski situasi global tidak menentu. Alasannya sektor pelayaran dan logistik bagaimanapun harus bergerak meski sistemnya online sekalipun. Kita lihat, di masa pandemi kemarin. Sektor logistik bahkan bisa dibilang bertumbuh,&amp;rdquo; ujarnya Direktur Operasional MITI Bambang Ediyanto di Jakarta, Jumat (15/11/2023).

BACA JUGA:
BEI Catat 9 Aksi Emiten Hari Ini 


Di sisi lain, dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan arus keluar logistik barang dari dan ke pelabuhan mendukung iklim usaha logistik barang terutama waktu yang lebih cepat sehingga barang tidak berlama-lama di pelabuhan.
&amp;ldquo;Bahkan proses keluar barang justru sekarang lebih cepat, handling dan bongkar muat kontainer lebih efisien karena pemeriksaan dari pihak pelabuhan maupun otoritas membolehkan kita memindahkan barang ke tempat penampungan sementara yang berada di uar kawasan pelabuhan,&amp;rdquo; ucapnya.
Dia menambahkan, jika kondisi ini berjalan normal meski situasi  global tidak menentu pihaknya optimis sektor logistik pelayaran secara  umum masih mengalami pertumbuhan. &amp;ldquo;Untuk kinerja di MITI sendiri kita  juga optimis masih bisa kinclong sampai akhir tahun karena sinergitas  anak usaha dalam menjalankan bisnis,&amp;rdquo; pungkasnya
Dalam laporan keuangan perkonsolidasian hingga periode 30 September  2023, MITI mencatat peningkatan laba bruto sebesar 249% menjadi Rp93,29  miliar dari tahun 2022 sebesar Rp26,75 miliar. Sedangkan laba sebelum  pajak penghasilan perseroan meningkat 448% menjadi Rp56,21 miliar  dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp10,26 miliar.  Perseroan mampu mencetak laba kuartal III sebesar Rp46,23 miliar atau  meningkat 438% dari tahun sebelumnya sebesar Rp8,59 miliar.
Adapun laba periode berjalan yang didistribusikan pada entitas induk  sebesar Rp36,54 miliar, sementara 2022 sebesar Rp8,59 miliar atau 325%.  Sinergitas anak usaha MITI dalam menjalankan bisnis di antaranya PT  Pelayaran Karana Line dan PT Wasesa Line bergerak di sektor pelayaran  serta PT Karya Abdi Luhur di bidang bongkar muat (stevedoring).</content:encoded></item></channel></rss>
