<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Utama LRT Jabodebek Sepi Penumpang</title><description>LRT Jabodebek sebagai sarana transportasi umum baru bisa ditinggal para penggunanya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/18/320/2922437/penyebab-utama-lrt-jabodebek-sepi-penumpang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/18/320/2922437/penyebab-utama-lrt-jabodebek-sepi-penumpang"/><item><title>Penyebab Utama LRT Jabodebek Sepi Penumpang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/18/320/2922437/penyebab-utama-lrt-jabodebek-sepi-penumpang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/18/320/2922437/penyebab-utama-lrt-jabodebek-sepi-penumpang</guid><pubDate>Sabtu 18 November 2023 05:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Adryawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922437/penyebab-utama-lrt-jabodebek-sepi-penumpang-2jdP9fRHjq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LRT jabodebek sepi penumpang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922437/penyebab-utama-lrt-jabodebek-sepi-penumpang-2jdP9fRHjq.jpg</image><title>LRT jabodebek sepi penumpang (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNy8xLzE3Mjg1My81L3g4cDVhMTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; LRT Jabodebek sebagai sarana transportasi umum baru bisa ditinggal para penggunanya. Penyebabnya mulai dari tarif sampai waktu tunggu kereta yang terlalu lama.

BACA JUGA:
LRT Jabodebek Bisa Ditinggalkan Penumpang, Ini Penjelasannya


Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai rencana penerapan tarif dynamic pricing atau tarif dinamis untuk LRT Jabodebek belum tepat.

BACA JUGA:
YLKI Minta Tarif LRT Jabodebek Kembalikan Tarif Promo, Ini Alasannya


Menurut Anggota YLKI Tulus Abadi, penerapan tarif akan lebih maksimal jika pelayanan atau kebutuhan pelanggan sudah ideal. Misalnya dalam segi waktu tunggu kedatangan kereta ataupun layanan lainnya.
Pasalnya penumpang akan lebih memilih menggunakan transportasi lainnya ketimbang menggunakan LRT Jabodebek.
&quot;Ya belum, harusnya kalau diterapkan tarif dinamis itu kalau sudah  menjawab kebutuhan ideal konsumen. Kalau tarif dinamis atau mahal nanti  ditinggalkan konsumen dan nggak laku, karena banyak opsi lainnya, ada  transjakarta, KRL atau lari ke sepeda motor,&quot; katanya kepada wartawan  ditulis, Jumat (17/11/2023).
Tulus menyoroti, jumlah trainset LRT Jabodebek yang hanya  dioperasikan 8 trainset. Dengan kondisi tersebut maka headwaynya akan  berada di kisaran 30-60 menit.
Baca Selengkapnya : LRT Jabodebek Bisa Ditinggalkan Penumpang, Ini Penjelasannya
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNy8xLzE3Mjg1My81L3g4cDVhMTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; LRT Jabodebek sebagai sarana transportasi umum baru bisa ditinggal para penggunanya. Penyebabnya mulai dari tarif sampai waktu tunggu kereta yang terlalu lama.

BACA JUGA:
LRT Jabodebek Bisa Ditinggalkan Penumpang, Ini Penjelasannya


Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai rencana penerapan tarif dynamic pricing atau tarif dinamis untuk LRT Jabodebek belum tepat.

BACA JUGA:
YLKI Minta Tarif LRT Jabodebek Kembalikan Tarif Promo, Ini Alasannya


Menurut Anggota YLKI Tulus Abadi, penerapan tarif akan lebih maksimal jika pelayanan atau kebutuhan pelanggan sudah ideal. Misalnya dalam segi waktu tunggu kedatangan kereta ataupun layanan lainnya.
Pasalnya penumpang akan lebih memilih menggunakan transportasi lainnya ketimbang menggunakan LRT Jabodebek.
&quot;Ya belum, harusnya kalau diterapkan tarif dinamis itu kalau sudah  menjawab kebutuhan ideal konsumen. Kalau tarif dinamis atau mahal nanti  ditinggalkan konsumen dan nggak laku, karena banyak opsi lainnya, ada  transjakarta, KRL atau lari ke sepeda motor,&quot; katanya kepada wartawan  ditulis, Jumat (17/11/2023).
Tulus menyoroti, jumlah trainset LRT Jabodebek yang hanya  dioperasikan 8 trainset. Dengan kondisi tersebut maka headwaynya akan  berada di kisaran 30-60 menit.
Baca Selengkapnya : LRT Jabodebek Bisa Ditinggalkan Penumpang, Ini Penjelasannya
</content:encoded></item></channel></rss>
