<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>53 Kelompok Tani Sulawesi Tenggara Panen Raya Padi Sawah</title><description>53 Kelompok Tani melakukan panen raya di atas 564 hektar hamparan padi sawah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/18/320/2922892/53-kelompok-tani-sulawesi-tenggara-panen-raya-padi-sawah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/18/320/2922892/53-kelompok-tani-sulawesi-tenggara-panen-raya-padi-sawah"/><item><title>53 Kelompok Tani Sulawesi Tenggara Panen Raya Padi Sawah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/18/320/2922892/53-kelompok-tani-sulawesi-tenggara-panen-raya-padi-sawah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/18/320/2922892/53-kelompok-tani-sulawesi-tenggara-panen-raya-padi-sawah</guid><pubDate>Sabtu 18 November 2023 18:52 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/18/320/2922892/53-kelompok-tani-sulawesi-tenggara-panen-raya-padi-sawah-sVG8TcECPw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pj Gubernur Sultra lakukan panen raya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/18/320/2922892/53-kelompok-tani-sulawesi-tenggara-panen-raya-padi-sawah-sVG8TcECPw.jpg</image><title>Pj Gubernur Sultra lakukan panen raya (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi80LzE3Mzc3OC81L3g4cG9ma20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - 53 Kelompok Tani melakukan panen raya di atas 564 hektar hamparan padi sawah. Panen raya dilakukan bersama Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto bersama Bupati dan jajaran di Desa Masagena, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, Sabtu (18/11/2023).
&quot;Provitas hasil panen di Kecamatan Konda ini rata-rata 5,1 ton per hektarnya. Jadi apabila kita hitung, panen raya ditempat ini dapat menghasilkan 2.876,4 ton,&quot; ungkap Andap.

BACA JUGA:
Panen Raya 2024 Molor, Bagaimana Harga Beras Tahun Depan?

Andap juga mengucapkan terima kasih kepada para Petani yang telah berhasil mempertahankan lahannya agar tetap berproduksi di tengah dampak el nino yang menyebabkan kemarau berkepanjangan.
&quot;Alhamdulillah, hari ini kita dapat panen raya padi sawah di Desa Masagena, Cialam Jaya, Wonua, dan Desa Lawoila. Hal ini sangat sangat berarti bagi pemenuhan pangan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Saya ucapkan terima kasih pada para Petani di seluruh Sulawesi Tenggara,&quot; ucap Pj Gubernur.

BACA JUGA:
Tinjau Panen Raya di Indramayu, Jokowi Pastikan Produksi Padi Masih Baik

Pj Gubernur juga akan mengambil langkah konkret dalam menyikapi keberlangsungan produktivitas pertanian di Sulawesi Tenggara yang tidak mungkin hanya menjadi tanggung jawab para Petani.
&quot;Saya instruksikan kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengalokasikan anggaran pada program yang mendukung sektor pertanian, baik peningkatan kesejahteraan petani dan keluarganya, maupun untuk produktivitas lahannya,&quot; tegas Andap.Untuk mendukung mengatasi tingginya harga beras akibat kurangnya hasil produksi, Pemerintah Provinsi akan berkoordinasi dengan Bapanas &amp;amp; Bulog untuk membangun industri penggilingan padi 'Modern Rice Milling Plant', serta ke depan hasil panen petani akan diprioritaskan untuk pemenuhan stok pangan di Sulawesi Tenggara.
&quot;Kami akan terbitkan surat instruksi agar ASN di Sultra wajib membeli beras lokal yang pengadaannya akan dikoordinasikan dengan Bulog. Pemerintah Provinsi juga akan berupaya untuk membangun industri penggilingan padi 'Modern Rice Milling Plant dan merumuskan subsidi harga guna menjamin harga beli dari petani,&quot; kata dia.
Pada kesempatannya, Pj Gubernur Sultra, juga menyalurkan 150 liter 'POC' Pupuk Organik cair, 108 botol pestisida penalty, dan 108 botol pestisida corona kepada perwakilan Kelompok Tani yakni Kelompok Tani Mekar Sari, Sinar Tani, dan Tani Amohalo 1.
Turut hadir pada panen raya kali ini yakni Forkopimda Tingkat I Provinsi Sultra, Pimpinan &amp;amp; Anggota DPRD Kab. Konawe Selatan, Pimti Pratama Pemprov Sultra, Kepala Perangkat Daerah Kab. Konawe Selatan, penyuluh pertanian, Kepala Desa se-Kab. Konawe Selatan, tokoh masyarakat, dan tokoh lainnya di Kab. Konawe Selatan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi80LzE3Mzc3OC81L3g4cG9ma20=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - 53 Kelompok Tani melakukan panen raya di atas 564 hektar hamparan padi sawah. Panen raya dilakukan bersama Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto bersama Bupati dan jajaran di Desa Masagena, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, Sabtu (18/11/2023).
&quot;Provitas hasil panen di Kecamatan Konda ini rata-rata 5,1 ton per hektarnya. Jadi apabila kita hitung, panen raya ditempat ini dapat menghasilkan 2.876,4 ton,&quot; ungkap Andap.

BACA JUGA:
Panen Raya 2024 Molor, Bagaimana Harga Beras Tahun Depan?

Andap juga mengucapkan terima kasih kepada para Petani yang telah berhasil mempertahankan lahannya agar tetap berproduksi di tengah dampak el nino yang menyebabkan kemarau berkepanjangan.
&quot;Alhamdulillah, hari ini kita dapat panen raya padi sawah di Desa Masagena, Cialam Jaya, Wonua, dan Desa Lawoila. Hal ini sangat sangat berarti bagi pemenuhan pangan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Saya ucapkan terima kasih pada para Petani di seluruh Sulawesi Tenggara,&quot; ucap Pj Gubernur.

BACA JUGA:
Tinjau Panen Raya di Indramayu, Jokowi Pastikan Produksi Padi Masih Baik

Pj Gubernur juga akan mengambil langkah konkret dalam menyikapi keberlangsungan produktivitas pertanian di Sulawesi Tenggara yang tidak mungkin hanya menjadi tanggung jawab para Petani.
&quot;Saya instruksikan kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengalokasikan anggaran pada program yang mendukung sektor pertanian, baik peningkatan kesejahteraan petani dan keluarganya, maupun untuk produktivitas lahannya,&quot; tegas Andap.Untuk mendukung mengatasi tingginya harga beras akibat kurangnya hasil produksi, Pemerintah Provinsi akan berkoordinasi dengan Bapanas &amp;amp; Bulog untuk membangun industri penggilingan padi 'Modern Rice Milling Plant', serta ke depan hasil panen petani akan diprioritaskan untuk pemenuhan stok pangan di Sulawesi Tenggara.
&quot;Kami akan terbitkan surat instruksi agar ASN di Sultra wajib membeli beras lokal yang pengadaannya akan dikoordinasikan dengan Bulog. Pemerintah Provinsi juga akan berupaya untuk membangun industri penggilingan padi 'Modern Rice Milling Plant dan merumuskan subsidi harga guna menjamin harga beli dari petani,&quot; kata dia.
Pada kesempatannya, Pj Gubernur Sultra, juga menyalurkan 150 liter 'POC' Pupuk Organik cair, 108 botol pestisida penalty, dan 108 botol pestisida corona kepada perwakilan Kelompok Tani yakni Kelompok Tani Mekar Sari, Sinar Tani, dan Tani Amohalo 1.
Turut hadir pada panen raya kali ini yakni Forkopimda Tingkat I Provinsi Sultra, Pimpinan &amp;amp; Anggota DPRD Kab. Konawe Selatan, Pimti Pratama Pemprov Sultra, Kepala Perangkat Daerah Kab. Konawe Selatan, penyuluh pertanian, Kepala Desa se-Kab. Konawe Selatan, tokoh masyarakat, dan tokoh lainnya di Kab. Konawe Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
