<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Konser Coldplay Beri Dampak Besar pada Ekonomi RI</title><description>Konser mega bintang asal Inggris, Coldplay, digelar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2922514/4-fakta-konser-coldplay-beri-dampak-besar-pada-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2922514/4-fakta-konser-coldplay-beri-dampak-besar-pada-ekonomi-ri"/><item><title>4 Fakta Konser Coldplay Beri Dampak Besar pada Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2922514/4-fakta-konser-coldplay-beri-dampak-besar-pada-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2922514/4-fakta-konser-coldplay-beri-dampak-besar-pada-ekonomi-ri</guid><pubDate>Minggu 19 November 2023 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Fadillah Rafli Anwari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922514/4-fakta-konser-coldplay-beri-dampak-besar-pada-ekonomi-ri-vt0TpMbkTw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak konser Coldplay terhadap ekonomi Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/17/320/2922514/4-fakta-konser-coldplay-beri-dampak-besar-pada-ekonomi-ri-vt0TpMbkTw.jpg</image><title>Dampak konser Coldplay terhadap ekonomi Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgzNS81L3g4cHBncms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Konser mega bintang asal Inggris, Coldplay, digelar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, tidak hanya menyajikan hiburan bagi penggemar musik, tetapi juga memberikan dampak pada sektor ekonomi Indonesia.
Berikut simak rangkuman Okezone, Minggu (19/11/2023), mengenai empat fakta menarik terkait konser yang mengguncang Jakarta tersebut:

BACA JUGA:
Penipu Tiket Konser Coldplay Ditangkap, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah


1. Hotel Penuh di Sekitar GBK
Industri perhotelan di sekitar GBK menerima angin segar berkat konser Coldplay. Data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat bahwa pada 15 November 2023, tingkat pemesanan hotel di kawasan tersebut mencapai lebih dari 90%.
Bahkan, hotel di luar GBK juga tak kalah ramai, dengan tingkat pemesanan mencapai 40-50%. Antusiasme masyarakat begitu tinggi, hingga hotel-hotel pun 'full book'.

BACA JUGA:
Coldplay Tinggalkan Indonesia, Chris Martin Sujud di Bandara Jadi Sorotan


2. Dukungan Maksimal dari Pemerintah
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, memberikan dukungan penuh terhadap konser ini. Kedatangan Coldplay untuk pertama kalinya di Indonesia diakui sebagai sukses besar.
&quot;Mari kita pastikan koordinasi yang baik sehingga acara ini akan berlangsung dengan spektakuler,&quot; ungkapnya.
Sandiaga juga menekankan bahwa konser ini bukan hanya prestasi semata, tetapi juga strategi pemulihan ekonomi, terutama untuk pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi COVID-19.
3. Dampak pada Nilai Tukar Rupiah dan Pendapatan Pajak
Tak hanya dari sisi hiburan, konser Coldplay memberikan dampak positif pada ekonomi nasional.
Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute, Putu Rusta Adijaya,  menyatakan bahwa meskipun dampaknya pada nilai tukar Rupiah tidak  terlalu besar, tetapi pendapatan dari penjualan tiket yang belum  termasuk pajak 15% memberikan kontribusi signifikan pada pendapatan  pajak.
4. Kontribusi Luar Biasa untuk Wisata dan Devisa
Putu menambahkan bahwa konser Coldplay memberikan kontribusi ekonomi  tidak hanya bagi DKI Jakarta, tetapi juga bagi Indonesia secara  keseluruhan.
Wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, yang hadir  untuk menikmati konser ini memberikan kontribusi besar terhadap devisa  negara. Bahkan, Menparekraf memproyeksikan potensi pemasukan mencapai  sekitar Rp1,17 triliun dalam satu hari.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgzNS81L3g4cHBncms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Konser mega bintang asal Inggris, Coldplay, digelar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, tidak hanya menyajikan hiburan bagi penggemar musik, tetapi juga memberikan dampak pada sektor ekonomi Indonesia.
Berikut simak rangkuman Okezone, Minggu (19/11/2023), mengenai empat fakta menarik terkait konser yang mengguncang Jakarta tersebut:

BACA JUGA:
Penipu Tiket Konser Coldplay Ditangkap, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah


1. Hotel Penuh di Sekitar GBK
Industri perhotelan di sekitar GBK menerima angin segar berkat konser Coldplay. Data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat bahwa pada 15 November 2023, tingkat pemesanan hotel di kawasan tersebut mencapai lebih dari 90%.
Bahkan, hotel di luar GBK juga tak kalah ramai, dengan tingkat pemesanan mencapai 40-50%. Antusiasme masyarakat begitu tinggi, hingga hotel-hotel pun 'full book'.

BACA JUGA:
Coldplay Tinggalkan Indonesia, Chris Martin Sujud di Bandara Jadi Sorotan


2. Dukungan Maksimal dari Pemerintah
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, memberikan dukungan penuh terhadap konser ini. Kedatangan Coldplay untuk pertama kalinya di Indonesia diakui sebagai sukses besar.
&quot;Mari kita pastikan koordinasi yang baik sehingga acara ini akan berlangsung dengan spektakuler,&quot; ungkapnya.
Sandiaga juga menekankan bahwa konser ini bukan hanya prestasi semata, tetapi juga strategi pemulihan ekonomi, terutama untuk pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi COVID-19.
3. Dampak pada Nilai Tukar Rupiah dan Pendapatan Pajak
Tak hanya dari sisi hiburan, konser Coldplay memberikan dampak positif pada ekonomi nasional.
Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute, Putu Rusta Adijaya,  menyatakan bahwa meskipun dampaknya pada nilai tukar Rupiah tidak  terlalu besar, tetapi pendapatan dari penjualan tiket yang belum  termasuk pajak 15% memberikan kontribusi signifikan pada pendapatan  pajak.
4. Kontribusi Luar Biasa untuk Wisata dan Devisa
Putu menambahkan bahwa konser Coldplay memberikan kontribusi ekonomi  tidak hanya bagi DKI Jakarta, tetapi juga bagi Indonesia secara  keseluruhan.
Wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, yang hadir  untuk menikmati konser ini memberikan kontribusi besar terhadap devisa  negara. Bahkan, Menparekraf memproyeksikan potensi pemasukan mencapai  sekitar Rp1,17 triliun dalam satu hari.</content:encoded></item></channel></rss>
