<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Konsultan Internasional, Perbaikan Roda Aus LRT Jabodebek Dipercepat</title><description>LRT Jabodebek tengah mempercepat pemulihan pelayanan yang sempat terganggu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2923053/gandeng-konsultan-internasional-perbaikan-roda-aus-lrt-jabodebek-dipercepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2923053/gandeng-konsultan-internasional-perbaikan-roda-aus-lrt-jabodebek-dipercepat"/><item><title>Gandeng Konsultan Internasional, Perbaikan Roda Aus LRT Jabodebek Dipercepat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2923053/gandeng-konsultan-internasional-perbaikan-roda-aus-lrt-jabodebek-dipercepat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2923053/gandeng-konsultan-internasional-perbaikan-roda-aus-lrt-jabodebek-dipercepat</guid><pubDate>Minggu 19 November 2023 07:43 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/19/320/2923053/gandeng-konsultan-internasional-perbaikan-roda-aus-lrt-jabodebek-dipercepat-UNQdhAwVk1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LRT Jabodebek percepat perbaikan roda yang aus. (Foto: KAI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/19/320/2923053/gandeng-konsultan-internasional-perbaikan-roda-aus-lrt-jabodebek-dipercepat-UNQdhAwVk1.jpg</image><title>LRT Jabodebek percepat perbaikan roda yang aus. (Foto: KAI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNy8xLzE3Mjg1My81L3g4cDVhMTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - LRT Jabodebek tengah mempercepat pemulihan pelayanan yang sempat terganggu.

Hal itu dilakukan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan menggandeng konsultan internasional, Systra untuk melakukan penelusuran terhadap kendala yang sedang dialami oleh LRT Jabodebek.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penyebab Utama LRT Jabodebek Sepi Penumpang

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Risal Wasal mengatakan bahwa keterlibatan Systra diharapkan mampu memberikan masukan yang komprehensif  untuk mengatasi masalah pada roda LRT Jabodebek.

&quot;Kami ingin fokus kepada solusi untuk mengatasi kendala yang terjadi sehingga pemenuhan headway 7,5 menit dapat segera terwujud,&quot; kata Risal dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (19/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

YLKI Minta Tarif LRT Jabodebek Kembalikan Tarif Promo, Ini Alasannya

Terkait upaya penanganan yang dilakukan, Risal menyebut bahwa saat ini proses pembubutan roda masih berlangsung dan diharapkan dapat segera tuntas.

Terlebih, menurut Risal, pihak operator telah melakukan pengadaan mesin bubut tambahan sehingga dapat mempercepat proses perbaikan roda.
Lebih lanjut, Risal menjelaskan bahwa penanganan yang telah dilakukan selain melakukan pembubutan roda adalah dengan memperhalus profil permukaan dan memberi cairan lubricant pada rel LRT Jabodebek.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tarif LRT Jabodebek di Jam Sibuk Bakal Lebih Murah? Ini Kata Kemenhub



&amp;ldquo;Alhamdulillah pasca dilakukan grinding dan pelumasan ini, sudah tidak ditemukan aus pada roda sehingga trainset (TS) yang beroperasi saat ini dalam kondisi aman dan tidak perlu dilakukan penggantian,&quot; tutur Risal.



Adapun terkait dengan kondisi aus pada roda LRT Jabodebek, Risal menyebut bahwa kasus serupa pernah terjadi di negara lain dan dilakukan penanganan serupa.



&amp;ldquo;Dulu sempat kasus seperti ini terjadi di Athena dan Kolombia, serta selesai begitu dilakukan grinding dan pelumasan, jadi kami pastikan saat ini LRT Jabodebek sudah dalam kondisi aman,&amp;rdquo; ujar Risal.



Selain itu, dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengguna LRT Jabodebek yang masih terus mendukung shifting atau pergeseran dari kendaraan pribadi kepada angkutan umum.



Hal ini terlihat dari lonjakan penumpang KRL Jabodetabek pada stasiun-stasiun yang terintegrasi LRT Jabodebek seperti Stasiun Sudirman dan Stasiun Cawang, sebesar 35% sejak LRT Jabodebek dioperasikan.



&amp;ldquo;DJKA akan terus mengupayakan penambahan TS untuk mengakomodasi demand penumpang sehingga masyarakat dapat terlayani dengan lebih baik dan lebih cepat,&amp;rdquo; pungkas Risal.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNy8xLzE3Mjg1My81L3g4cDVhMTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - LRT Jabodebek tengah mempercepat pemulihan pelayanan yang sempat terganggu.

Hal itu dilakukan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan menggandeng konsultan internasional, Systra untuk melakukan penelusuran terhadap kendala yang sedang dialami oleh LRT Jabodebek.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penyebab Utama LRT Jabodebek Sepi Penumpang

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Risal Wasal mengatakan bahwa keterlibatan Systra diharapkan mampu memberikan masukan yang komprehensif  untuk mengatasi masalah pada roda LRT Jabodebek.

&quot;Kami ingin fokus kepada solusi untuk mengatasi kendala yang terjadi sehingga pemenuhan headway 7,5 menit dapat segera terwujud,&quot; kata Risal dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (19/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

YLKI Minta Tarif LRT Jabodebek Kembalikan Tarif Promo, Ini Alasannya

Terkait upaya penanganan yang dilakukan, Risal menyebut bahwa saat ini proses pembubutan roda masih berlangsung dan diharapkan dapat segera tuntas.

Terlebih, menurut Risal, pihak operator telah melakukan pengadaan mesin bubut tambahan sehingga dapat mempercepat proses perbaikan roda.
Lebih lanjut, Risal menjelaskan bahwa penanganan yang telah dilakukan selain melakukan pembubutan roda adalah dengan memperhalus profil permukaan dan memberi cairan lubricant pada rel LRT Jabodebek.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tarif LRT Jabodebek di Jam Sibuk Bakal Lebih Murah? Ini Kata Kemenhub



&amp;ldquo;Alhamdulillah pasca dilakukan grinding dan pelumasan ini, sudah tidak ditemukan aus pada roda sehingga trainset (TS) yang beroperasi saat ini dalam kondisi aman dan tidak perlu dilakukan penggantian,&quot; tutur Risal.



Adapun terkait dengan kondisi aus pada roda LRT Jabodebek, Risal menyebut bahwa kasus serupa pernah terjadi di negara lain dan dilakukan penanganan serupa.



&amp;ldquo;Dulu sempat kasus seperti ini terjadi di Athena dan Kolombia, serta selesai begitu dilakukan grinding dan pelumasan, jadi kami pastikan saat ini LRT Jabodebek sudah dalam kondisi aman,&amp;rdquo; ujar Risal.



Selain itu, dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengguna LRT Jabodebek yang masih terus mendukung shifting atau pergeseran dari kendaraan pribadi kepada angkutan umum.



Hal ini terlihat dari lonjakan penumpang KRL Jabodetabek pada stasiun-stasiun yang terintegrasi LRT Jabodebek seperti Stasiun Sudirman dan Stasiun Cawang, sebesar 35% sejak LRT Jabodebek dioperasikan.



&amp;ldquo;DJKA akan terus mengupayakan penambahan TS untuk mengakomodasi demand penumpang sehingga masyarakat dapat terlayani dengan lebih baik dan lebih cepat,&amp;rdquo; pungkas Risal.</content:encoded></item></channel></rss>
