<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minta Penerapan Standar Halal Global Tak Jadi Hambatan, Wapres: Justru Memperlancar Arus Perdagangan</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta penerapan standar halal global tidak menjadi hambatan dalam kerja sama perdagangan antar negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2923122/minta-penerapan-standar-halal-global-tak-jadi-hambatan-wapres-justru-memperlancar-arus-perdagangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2923122/minta-penerapan-standar-halal-global-tak-jadi-hambatan-wapres-justru-memperlancar-arus-perdagangan"/><item><title>Minta Penerapan Standar Halal Global Tak Jadi Hambatan, Wapres: Justru Memperlancar Arus Perdagangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2923122/minta-penerapan-standar-halal-global-tak-jadi-hambatan-wapres-justru-memperlancar-arus-perdagangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/19/320/2923122/minta-penerapan-standar-halal-global-tak-jadi-hambatan-wapres-justru-memperlancar-arus-perdagangan</guid><pubDate>Minggu 19 November 2023 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/19/320/2923122/minta-penerapan-standar-halal-global-tak-jadi-hambatan-wapres-justru-memperlancar-arus-perdagangan-lG7ybkZ8kf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf soal produk halal. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/19/320/2923122/minta-penerapan-standar-halal-global-tak-jadi-hambatan-wapres-justru-memperlancar-arus-perdagangan-lG7ybkZ8kf.jpg</image><title>Wapres Maruf soal produk halal. (Foto: Setpres)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQxMi81L3g4b3hzc2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta penerapan standar halal global tidak menjadi hambatan dalam kerja sama perdagangan antar negara.

&amp;ldquo;Penerapan standar halal global semestinya tidak dipandang sebagai hambatan teknis dalam perdagangan antarnegara, tetapi justru semakin memperlancar arus perdagangan produk-produk halal ke seluruh pelosok dunia,&amp;rdquo; kata Wapres dalam keterangannya dikutip Minggu (19/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Halal World 2023, Wapres Dorong Penerapan Standar Halal Global

Menurut Wapres, saling pengakuan standar halal menjadi sangat penting untuk disepakati bersama guna mendukung kelancaran lalu lintas perdagangan produk halal antarnegara.

&amp;ldquo;Indonesia terus berupaya membuka kesempatan kerja sama dengan negara-negara lain, khususnya dalam memperkuat saling pengakuan dan keberterimaan sertifikat halal,&amp;rdquo; kata Wapres.

Wapres juga menerangkan bahwa masalah kehalalan suatu produk erat kaitannya dengan hukum syariah, yang harus menjadi praktik sehari-hari umat Islam, termasuk dalam berkegiatan ekonomi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kolaborasi ISEF-HEI 2023 Perkuat Akselerasi Industri Halal Indonesia di Pasar Internasional

&amp;ldquo;Ekonomi syariah secara esensi merupakan sistem yang memiliki akar dalam ajaran dan praktik ekonomi yang diterapkan umat Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW,&amp;rdquo; jelasnya.
Dalam berbagai forum, kata Wapres, dirinya kerap menyampaikan bahwa bagi umat Islam, melaksanakan syariah bersifat wajib. Sebab, menurutnya syariah tidak hanya menyangkut akidah dan ibadah, tetapi juga muamalah.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Layanan Logistik Halal dan Cold Storage di Pelabuhan Meroket 300%

&amp;ldquo;Namun, ekonomi syariah yang dijalankan juga mesti rahmatan lil alamin, yaitu membawa rahmat dan kebaikan bagi semua yang menjalankannya,&amp;rdquo; kata Wapres.



Menurutnya, konsep ekonomi syariah, menawarkan beragam bentuk kebaikan yang berpijak pada upaya menjalankan kegiatan ekonomi secara inklusif dan adil, serta mampu membawa kemaslahatan bagi seluruh umat.



Oleh karena itu dalam beberapa dekade terakhir, ekonomi syariah semakin diterima dan dipraktikkan secara luas oleh berbagai kalangan, bahkan oleh negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan pemeluk Islam.



&amp;ldquo;Indonesia menyadari potensi besar yang dimilikinya sebagai pasar ekonomi syariah, karena mayoritas penduduknya muslim. Namun, lebih dari itu, Indonesia ingin menjadi pusatnya ekonomi syariah, dan pusatnya produsen halal dunia,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOS8xLzE3MjQxMi81L3g4b3hzc2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin meminta penerapan standar halal global tidak menjadi hambatan dalam kerja sama perdagangan antar negara.

&amp;ldquo;Penerapan standar halal global semestinya tidak dipandang sebagai hambatan teknis dalam perdagangan antarnegara, tetapi justru semakin memperlancar arus perdagangan produk-produk halal ke seluruh pelosok dunia,&amp;rdquo; kata Wapres dalam keterangannya dikutip Minggu (19/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Halal World 2023, Wapres Dorong Penerapan Standar Halal Global

Menurut Wapres, saling pengakuan standar halal menjadi sangat penting untuk disepakati bersama guna mendukung kelancaran lalu lintas perdagangan produk halal antarnegara.

&amp;ldquo;Indonesia terus berupaya membuka kesempatan kerja sama dengan negara-negara lain, khususnya dalam memperkuat saling pengakuan dan keberterimaan sertifikat halal,&amp;rdquo; kata Wapres.

Wapres juga menerangkan bahwa masalah kehalalan suatu produk erat kaitannya dengan hukum syariah, yang harus menjadi praktik sehari-hari umat Islam, termasuk dalam berkegiatan ekonomi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kolaborasi ISEF-HEI 2023 Perkuat Akselerasi Industri Halal Indonesia di Pasar Internasional

&amp;ldquo;Ekonomi syariah secara esensi merupakan sistem yang memiliki akar dalam ajaran dan praktik ekonomi yang diterapkan umat Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW,&amp;rdquo; jelasnya.
Dalam berbagai forum, kata Wapres, dirinya kerap menyampaikan bahwa bagi umat Islam, melaksanakan syariah bersifat wajib. Sebab, menurutnya syariah tidak hanya menyangkut akidah dan ibadah, tetapi juga muamalah.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Layanan Logistik Halal dan Cold Storage di Pelabuhan Meroket 300%

&amp;ldquo;Namun, ekonomi syariah yang dijalankan juga mesti rahmatan lil alamin, yaitu membawa rahmat dan kebaikan bagi semua yang menjalankannya,&amp;rdquo; kata Wapres.



Menurutnya, konsep ekonomi syariah, menawarkan beragam bentuk kebaikan yang berpijak pada upaya menjalankan kegiatan ekonomi secara inklusif dan adil, serta mampu membawa kemaslahatan bagi seluruh umat.



Oleh karena itu dalam beberapa dekade terakhir, ekonomi syariah semakin diterima dan dipraktikkan secara luas oleh berbagai kalangan, bahkan oleh negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan pemeluk Islam.



&amp;ldquo;Indonesia menyadari potensi besar yang dimilikinya sebagai pasar ekonomi syariah, karena mayoritas penduduknya muslim. Namun, lebih dari itu, Indonesia ingin menjadi pusatnya ekonomi syariah, dan pusatnya produsen halal dunia,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
