<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Produksi Film Bidik Laba Rp100 Miliar Tahun Ini</title><description>Perusahaan produksi dan distribusi film PT Tripar Multivision Plus Tbk  (RAAM) menargetkan laba bersih sebesar Rp100 miliar pada tahun 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/278/2923736/emiten-produksi-film-bidik-laba-rp100-miliar-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/278/2923736/emiten-produksi-film-bidik-laba-rp100-miliar-tahun-ini"/><item><title>Emiten Produksi Film Bidik Laba Rp100 Miliar Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/278/2923736/emiten-produksi-film-bidik-laba-rp100-miliar-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/278/2923736/emiten-produksi-film-bidik-laba-rp100-miliar-tahun-ini</guid><pubDate>Senin 20 November 2023 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/20/278/2923736/emiten-produksi-film-bidik-laba-rp100-miliar-tahun-ini-OF25mGTUqF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emiten rumah produksi film RAAM bidik laba Rp100 miliar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/20/278/2923736/emiten-produksi-film-bidik-laba-rp100-miliar-tahun-ini-OF25mGTUqF.jpg</image><title>Emiten rumah produksi film RAAM bidik laba Rp100 miliar (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Perusahaan produksi dan distribusi film PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) menargetkan laba bersih sebesar Rp100 miliar pada tahun 2023.

BACA JUGA:
Naik 11 Poin, IHSG Menguat ke Level 6.989 di Sesi I


Hal ini didukung oleh berbagai sektor pendapatan antara lain penjualan tiket, distribusi film, penjualan hak cipta web series, dan Sinetron yang semuanya berkontribusi positif terhadap pendapatan Perseroan menjelang akhir tahun 2023 dan akan memproduksi sekitar 13 film pada tahun 2024.

BACA JUGA:
IHSG Turun ke Level 6.965 pada Pembukaan Perdagangan


RAAM terus beradaptasi, mengembangkan lini bisnis digitalnya dan telah mengakuisisi 35% saham DMS+, sebuah platform OTT yang melayani pecinta horror. Dalam investor update, yang dikutip Senin (20/11/2023), RAAM mengungkapkan hingga tahun 2023, Perseroan telah memiliki library lebih dari 15.000 jam sinetron dan lebih dari 650 judul film.
Teranyar, film Di Ambang Kematian mencetak box office dengan total  3,3 juta penonton. Perseroan mengungkap, industri film telah menjadi  salah satu sektor paling menarik dan dinamis di dunia hiburan. Di tengah  kemajuan teknologi dan perubahan preferensi konsumen, perusahaan film  publik terus beradaptasi agar tetap relevan dan menghadapi berbagai  tantangan.
Meninjau laporan keuangan kuartal III 2023, pendapatan Perseroan  tumbuh sebesar 2% menjadi Rp231 miliar dari periode sebelumnya Rp226  miliar, dengan mayoritas berasal dari sinetron (47%) dan film (22%).  Selain itu, RAAM mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada  entitas induk sebesar Rp51 miliar.&amp;emsp;</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Perusahaan produksi dan distribusi film PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) menargetkan laba bersih sebesar Rp100 miliar pada tahun 2023.

BACA JUGA:
Naik 11 Poin, IHSG Menguat ke Level 6.989 di Sesi I


Hal ini didukung oleh berbagai sektor pendapatan antara lain penjualan tiket, distribusi film, penjualan hak cipta web series, dan Sinetron yang semuanya berkontribusi positif terhadap pendapatan Perseroan menjelang akhir tahun 2023 dan akan memproduksi sekitar 13 film pada tahun 2024.

BACA JUGA:
IHSG Turun ke Level 6.965 pada Pembukaan Perdagangan


RAAM terus beradaptasi, mengembangkan lini bisnis digitalnya dan telah mengakuisisi 35% saham DMS+, sebuah platform OTT yang melayani pecinta horror. Dalam investor update, yang dikutip Senin (20/11/2023), RAAM mengungkapkan hingga tahun 2023, Perseroan telah memiliki library lebih dari 15.000 jam sinetron dan lebih dari 650 judul film.
Teranyar, film Di Ambang Kematian mencetak box office dengan total  3,3 juta penonton. Perseroan mengungkap, industri film telah menjadi  salah satu sektor paling menarik dan dinamis di dunia hiburan. Di tengah  kemajuan teknologi dan perubahan preferensi konsumen, perusahaan film  publik terus beradaptasi agar tetap relevan dan menghadapi berbagai  tantangan.
Meninjau laporan keuangan kuartal III 2023, pendapatan Perseroan  tumbuh sebesar 2% menjadi Rp231 miliar dari periode sebelumnya Rp226  miliar, dengan mayoritas berasal dari sinetron (47%) dan film (22%).  Selain itu, RAAM mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada  entitas induk sebesar Rp51 miliar.&amp;emsp;</content:encoded></item></channel></rss>
