<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Fatwa Haram Beli Produk Israel, Sektor Ritel Ungkap Dampaknya</title><description>Agresi militer Israel terhadap Palestina tak kunjung usai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923208/soal-fatwa-haram-beli-produk-israel-sektor-ritel-ungkap-dampaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923208/soal-fatwa-haram-beli-produk-israel-sektor-ritel-ungkap-dampaknya"/><item><title>Soal Fatwa Haram Beli Produk Israel, Sektor Ritel Ungkap Dampaknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923208/soal-fatwa-haram-beli-produk-israel-sektor-ritel-ungkap-dampaknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923208/soal-fatwa-haram-beli-produk-israel-sektor-ritel-ungkap-dampaknya</guid><pubDate>Senin 20 November 2023 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Asla Lupanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/19/320/2923208/soal-fatwa-haram-beli-produk-israel-sektor-ritel-ungkap-dampaknya-ASt2UrLdxr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soal dampak fatwa haram MUI ke sektor ritel. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/19/320/2923208/soal-fatwa-haram-beli-produk-israel-sektor-ritel-ungkap-dampaknya-ASt2UrLdxr.jpg</image><title>Soal dampak fatwa haram MUI ke sektor ritel. (Foto: MPI)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgxNy81L3g4cHBhcjI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA &amp;ndash; Agresi militer Israel terhadap Palestina tak kunjung usai. Hal ini turut membuat publik geram dan memutuskan aksi pemboikotan terhadap produk-produk yang mendukung Israel.
Selaras dengan Aksi tersebut, MUI mengeluarkan fatwa haramnya pembelian produk-produk tersebut. Hal ini berdampak kurang baik untuk sektor ritel di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gedung Putih: Hamas dan Israel Belum Sepakati Gencatan Senjata

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey mengungkapan situasi buruk yang terjadi di global seharusnya tidak menular pada ekonomi yang sudah terjaga sampai saat ini.

Dia juga menyampaikan bahwa jika terjadi pengurangan transaksi konsumen akan berdampak buruk bagi pelaku usaha dan berpotensi terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Puluhan Ribu Warga Bekasi Ikut Aksi Bela Palestina, Tuntut Israel Hentikan Serangan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan prediksi Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia (AP3MI) penurunan transaksi di sektor ritel bisa mencapai 50%.
Sekretaris Jenderal AP3MI, Uswati Leman Sudi menjelaskan bahwa hal ini disebabkan beberapa produk yang diboikot adalah produk dengan kontribusi penjualan mencapai 80% di ritel modern tetapi total barang hanya 20% atau disebut dengan produk pareto.





Baca Selengkapnya : 5 Fakta Fatwa Haram Beli Produk Israel yang Bikin Khawatir Sektor Ritel










</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgxNy81L3g4cHBhcjI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA &amp;ndash; Agresi militer Israel terhadap Palestina tak kunjung usai. Hal ini turut membuat publik geram dan memutuskan aksi pemboikotan terhadap produk-produk yang mendukung Israel.
Selaras dengan Aksi tersebut, MUI mengeluarkan fatwa haramnya pembelian produk-produk tersebut. Hal ini berdampak kurang baik untuk sektor ritel di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gedung Putih: Hamas dan Israel Belum Sepakati Gencatan Senjata

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey mengungkapan situasi buruk yang terjadi di global seharusnya tidak menular pada ekonomi yang sudah terjaga sampai saat ini.

Dia juga menyampaikan bahwa jika terjadi pengurangan transaksi konsumen akan berdampak buruk bagi pelaku usaha dan berpotensi terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Puluhan Ribu Warga Bekasi Ikut Aksi Bela Palestina, Tuntut Israel Hentikan Serangan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan prediksi Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia (AP3MI) penurunan transaksi di sektor ritel bisa mencapai 50%.
Sekretaris Jenderal AP3MI, Uswati Leman Sudi menjelaskan bahwa hal ini disebabkan beberapa produk yang diboikot adalah produk dengan kontribusi penjualan mencapai 80% di ritel modern tetapi total barang hanya 20% atau disebut dengan produk pareto.





Baca Selengkapnya : 5 Fakta Fatwa Haram Beli Produk Israel yang Bikin Khawatir Sektor Ritel










</content:encoded></item></channel></rss>
