<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Warga Rebutan Paket Sembako Murah Rp50 Ribu</title><description>Ribuan warga berebut untuk membeli pasar murah sembako yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923624/ribuan-warga-rebutan-paket-sembako-murah-rp50-ribu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923624/ribuan-warga-rebutan-paket-sembako-murah-rp50-ribu"/><item><title>Ribuan Warga Rebutan Paket Sembako Murah Rp50 Ribu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923624/ribuan-warga-rebutan-paket-sembako-murah-rp50-ribu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923624/ribuan-warga-rebutan-paket-sembako-murah-rp50-ribu</guid><pubDate>Senin 20 November 2023 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/20/320/2923624/ribuan-warga-rebutan-paket-sembako-murah-rp50-ribu-8vww6k8Htj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga rebutan sembako murah (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/20/320/2923624/ribuan-warga-rebutan-paket-sembako-murah-rp50-ribu-8vww6k8Htj.jpg</image><title>Warga rebutan sembako murah (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;img src=&quot;https://img.okezone.com/photos/2023/08/23/93468/430524_medium.jpg&quot; alt=&quot;Belanja Sembako Menggunakan Kartu Jakarta Pintar&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
MALANG - Ribuan warga berebut untuk membeli pasar murah sembako yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Warga Kecamatan Kedungkandang berebut paket sembako terdiri dari beras 5 kilogram, gula, dan minyak goreng kemasan dua liter, yang dijual seharga Rp50 ribu.
Para warga ini sudah berdatangan sejak Senin pagi (20/11/2023) sebelum acara dimulai. Mereka sudah memadati halaman Kantor Kecamatan Kedungkandang, tempat pelaksanaan pasar murah. Setelah acara dibuka, ribuan warga ini berebut untuk membeli paket sembako murah.

BACA JUGA:
 Ringankan Beban Masyarakat, Relawan Ganjar Adakan Bazar Sembako Murah di Kota Tangerang


Mereka terlibat aksi saling dorong mendorong dan menyerobot antrian. Warga tampak berebut paket sembako yang dijual. Mereka diberikan kupon satu persatu dan menyetorkan uang Rp50 ribu sebagai pembelian paket sembako.Total ada 2.075 paket yang disiapkan di Kantor Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Sudartatik, warga Kelurahan Sawojajar menyatakan, bila paket sembako beras lima kilogram, minyak goreng dua liter, hingga gula. Ia pun mengaku mendapat kupon sembako murah dari aparat kelurahan setempat.

BACA JUGA:
Ribuan Warga Serbu Bazar Murah Paket Sembako Partai Perindo di Pulogadung


&quot;Saya antri dari jam 8 ini baru dapat dua jam berikutnya. Alhamdulillah senang segini banyaknya ini dapat Rp50 ribu saja,&quot; kata Hartatik, ditemui di Kantor Kecamatan Kedungkandang, Senin pagi.Bagi Tatik, sapaan akrabnya, harga Rp50 ribu untuk kebutuhan paket  sembako yang didapat itu cukup murah. Terlebih harga-harga saat ini  cukup mahal, apalagi gula yang kian meningkat dari waktu ke waktu.
&quot;Alhamdulillah sangat senang dapat ini dari kelurahan. Ini kan  harga-harga naik semua, lumayan membantu, apalagi ini gula kan harganya  sangat mahal ya,&quot; ungkap ibu rumah tangga tersebut.
Ia menambahkan, mengeluhkan proses pembelian paket sembako murah yang  sulit ditertibkan. Apalagi beberapa warga yang belum mendapat kupon,  juga ikut hadir dan ikut antri.
&quot;Di sini antrinya nggak tertib, kita kan urutan di depan terus digeser-geser lagi, akhirnya di belakang,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>&amp;lt;img src=&quot;https://img.okezone.com/photos/2023/08/23/93468/430524_medium.jpg&quot; alt=&quot;Belanja Sembako Menggunakan Kartu Jakarta Pintar&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
MALANG - Ribuan warga berebut untuk membeli pasar murah sembako yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Warga Kecamatan Kedungkandang berebut paket sembako terdiri dari beras 5 kilogram, gula, dan minyak goreng kemasan dua liter, yang dijual seharga Rp50 ribu.
Para warga ini sudah berdatangan sejak Senin pagi (20/11/2023) sebelum acara dimulai. Mereka sudah memadati halaman Kantor Kecamatan Kedungkandang, tempat pelaksanaan pasar murah. Setelah acara dibuka, ribuan warga ini berebut untuk membeli paket sembako murah.

BACA JUGA:
 Ringankan Beban Masyarakat, Relawan Ganjar Adakan Bazar Sembako Murah di Kota Tangerang


Mereka terlibat aksi saling dorong mendorong dan menyerobot antrian. Warga tampak berebut paket sembako yang dijual. Mereka diberikan kupon satu persatu dan menyetorkan uang Rp50 ribu sebagai pembelian paket sembako.Total ada 2.075 paket yang disiapkan di Kantor Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Sudartatik, warga Kelurahan Sawojajar menyatakan, bila paket sembako beras lima kilogram, minyak goreng dua liter, hingga gula. Ia pun mengaku mendapat kupon sembako murah dari aparat kelurahan setempat.

BACA JUGA:
Ribuan Warga Serbu Bazar Murah Paket Sembako Partai Perindo di Pulogadung


&quot;Saya antri dari jam 8 ini baru dapat dua jam berikutnya. Alhamdulillah senang segini banyaknya ini dapat Rp50 ribu saja,&quot; kata Hartatik, ditemui di Kantor Kecamatan Kedungkandang, Senin pagi.Bagi Tatik, sapaan akrabnya, harga Rp50 ribu untuk kebutuhan paket  sembako yang didapat itu cukup murah. Terlebih harga-harga saat ini  cukup mahal, apalagi gula yang kian meningkat dari waktu ke waktu.
&quot;Alhamdulillah sangat senang dapat ini dari kelurahan. Ini kan  harga-harga naik semua, lumayan membantu, apalagi ini gula kan harganya  sangat mahal ya,&quot; ungkap ibu rumah tangga tersebut.
Ia menambahkan, mengeluhkan proses pembelian paket sembako murah yang  sulit ditertibkan. Apalagi beberapa warga yang belum mendapat kupon,  juga ikut hadir dan ikut antri.
&quot;Di sini antrinya nggak tertib, kita kan urutan di depan terus digeser-geser lagi, akhirnya di belakang,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
