<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran Kredit Baru Terindikasi Meningkat, Ini Penopangnya</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Oktober 2023 terindikasi tumbuh.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923643/penyaluran-kredit-baru-terindikasi-meningkat-ini-penopangnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923643/penyaluran-kredit-baru-terindikasi-meningkat-ini-penopangnya"/><item><title>Penyaluran Kredit Baru Terindikasi Meningkat, Ini Penopangnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923643/penyaluran-kredit-baru-terindikasi-meningkat-ini-penopangnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/320/2923643/penyaluran-kredit-baru-terindikasi-meningkat-ini-penopangnya</guid><pubDate>Senin 20 November 2023 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/20/320/2923643/penyaluran-kredit-baru-terindikasi-meningkat-ini-penopangnya-cDd7U4N7Tk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI catat penyaluran kredit membaik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/20/320/2923643/penyaluran-kredit-baru-terindikasi-meningkat-ini-penopangnya-cDd7U4N7Tk.jpg</image><title>BI catat penyaluran kredit membaik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;img src=&quot;https://img.okezone.com/photos/2023/08/08/93217/429795_medium.jpg&quot; alt=&quot;Peretasan Kartu Kredit yang Akibatkan Kerugian Mencapai Rp1,6 Miliar&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Oktober 2023 terindikasi tumbuh dengan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 82,1%.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono menyebut bahwa ada faktor utama yang memengaruhi penyaluran kredit baru tersebut.

BACA JUGA:
Catut Nama Bank Indonesia, Waspada Ajakan Investasi dengan Untung Berlipat Ganda


&quot;Antara lain permintaan pembiayaan dari nasabah, tingkat persaingan usaha dari bank lain, serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan,&quot; ujar Erwin di Jakarta, Senin (20/11/2023).
Pembiayaan korporasi pada Oktober 2023 terindikasi tumbuh dibandingkan bulan sebelumnya. Hal tersebut tecermin dari SBT pembiayaan korporasi sebesar 15,7%.

BACA JUGA:
Ternyata Ini 2 Sosok Pahlawan yang Ada Di Uang Pertama Bank Indonesia


Adapun sumber pembiayaan korporasi terutama berasal dari sendiri, diikuti pembiayaan yang berasal dari perbankan dalam negeri dan pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik.
Di sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi relatif  stabil pada Oktober 2023 dengan mayoritas pembiayaan masih dipenuhi dari  bank umum.
&quot;Selain perbankan, sumber pembiayaan lain yang menjadi preferensi  rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan antara lain koperasi  dan leasing,&quot; tandas Erwin.</description><content:encoded>&amp;lt;img src=&quot;https://img.okezone.com/photos/2023/08/08/93217/429795_medium.jpg&quot; alt=&quot;Peretasan Kartu Kredit yang Akibatkan Kerugian Mencapai Rp1,6 Miliar&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Oktober 2023 terindikasi tumbuh dengan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 82,1%.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono menyebut bahwa ada faktor utama yang memengaruhi penyaluran kredit baru tersebut.

BACA JUGA:
Catut Nama Bank Indonesia, Waspada Ajakan Investasi dengan Untung Berlipat Ganda


&quot;Antara lain permintaan pembiayaan dari nasabah, tingkat persaingan usaha dari bank lain, serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan,&quot; ujar Erwin di Jakarta, Senin (20/11/2023).
Pembiayaan korporasi pada Oktober 2023 terindikasi tumbuh dibandingkan bulan sebelumnya. Hal tersebut tecermin dari SBT pembiayaan korporasi sebesar 15,7%.

BACA JUGA:
Ternyata Ini 2 Sosok Pahlawan yang Ada Di Uang Pertama Bank Indonesia


Adapun sumber pembiayaan korporasi terutama berasal dari sendiri, diikuti pembiayaan yang berasal dari perbankan dalam negeri dan pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik.
Di sisi rumah tangga, permintaan pembiayaan baru terindikasi relatif  stabil pada Oktober 2023 dengan mayoritas pembiayaan masih dipenuhi dari  bank umum.
&quot;Selain perbankan, sumber pembiayaan lain yang menjadi preferensi  rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan antara lain koperasi  dan leasing,&quot; tandas Erwin.</content:encoded></item></channel></rss>
