<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>305 Perusahaan Minat Investasi di IKN, Mayoritas Investor Lokal</title><description>OIKN mencatat sudah ada 305 surat pernyataan minat (letter of intent/LOI) investor dari seluruh dunia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/470/2923632/305-perusahaan-minat-investasi-di-ikn-mayoritas-investor-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/470/2923632/305-perusahaan-minat-investasi-di-ikn-mayoritas-investor-lokal"/><item><title>305 Perusahaan Minat Investasi di IKN, Mayoritas Investor Lokal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/470/2923632/305-perusahaan-minat-investasi-di-ikn-mayoritas-investor-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/20/470/2923632/305-perusahaan-minat-investasi-di-ikn-mayoritas-investor-lokal</guid><pubDate>Senin 20 November 2023 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/20/470/2923632/305-perusahaan-minat-investasi-di-ikn-mayoritas-investor-lokal-9TiELw5eka.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Minat Investasi IKN. (Foto: Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/20/470/2923632/305-perusahaan-minat-investasi-di-ikn-mayoritas-investor-lokal-9TiELw5eka.jfif</image><title>Minat Investasi IKN. (Foto: Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN mencatat sudah ada 305 surat pernyataan minat (letter of intent/LOI) investor dari seluruh dunia&amp;nbsp;untuk terlibat membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Dari 305 LOI, investor paling banyak yang menyatakan minat berinvestasi di IKN tentu dari Indonesia.
&quot;Ini menunjukan sebaran minat dari para investor seluruh dunia. Terliat memang investor Indonesia dari 305 (LOI), 172 itu investor Indonesia. Jadi memang terlihat kecepatan investor domestik,&quot; ujar Deputi Pembiayaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Agung Wicaksono, dalam acara diskusi, Jakarta, Senin (20/11/2023).

BACA JUGA:
Siapa Bilang Investasi Asing Belum Masuk di IKN? Ini Buktinya

Agung menerangkan, dari tahapan LOI sampai groundbreaking, masih banyak tahapan lain yang harus dilewati. Pertama, penyeerahan LOI, kedua tahap tinjauan dan penilaian sektor sekala prioritas LOI.
ketiga tahap 1-on-1 meeting, keempat, penyerahan surat konfirmasi. Kelima tahap surat tanggapan dari otorita IKN kepada investor, keenam, perjanjian kerahasiaan dan permohonan data NDA dan data request. Ketujuha tahap studi kelayakan dan terakhir atau kedelapan tahap kesepakatan.

BACA JUGA:
Kenapa Dinamakan Pulau Seram? Ternyata Begini Kisah di Baliknya

&quot;Pada tahap prioritasasi penilaian terhadap LOI, ini ada rem, gas dilakukan ditahap tinjauan dan penilaian sektor skala priotas. Kita lihat seberapa penting investasi itu sehingga tahapan selanjutnya sampai pada kesepakatan bisa cepat dijalani,&quot; ujarnya.Bila melihat dari 172 LOI investor domestik dan realisasi groundbreaking yang sudah dilakukan, itu sudah melalui proses evaluasi dan dinilai penting untuk segera disepakati sehingga bisa dilakukan pembangunan.
OIKN mencatat dari grounbreaking tahap pertama pada 21-22 September dan grounbreaking tahap kedua pada 1-2 November 2023, nilai investasi yang masuk ke IKN mencapai Rp35 triliun.
&quot;Target kita sampai Desember ada groundbreaking selanjutnya. Nilainya mencapai Rp10 triliun dengan tiga kategori yang dibangun area hijau, ekositem kawasan seperti indogrosir dan lembaga negara (OJK, LPS, BPJS Kesehatan),&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN mencatat sudah ada 305 surat pernyataan minat (letter of intent/LOI) investor dari seluruh dunia&amp;nbsp;untuk terlibat membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Dari 305 LOI, investor paling banyak yang menyatakan minat berinvestasi di IKN tentu dari Indonesia.
&quot;Ini menunjukan sebaran minat dari para investor seluruh dunia. Terliat memang investor Indonesia dari 305 (LOI), 172 itu investor Indonesia. Jadi memang terlihat kecepatan investor domestik,&quot; ujar Deputi Pembiayaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Agung Wicaksono, dalam acara diskusi, Jakarta, Senin (20/11/2023).

BACA JUGA:
Siapa Bilang Investasi Asing Belum Masuk di IKN? Ini Buktinya

Agung menerangkan, dari tahapan LOI sampai groundbreaking, masih banyak tahapan lain yang harus dilewati. Pertama, penyeerahan LOI, kedua tahap tinjauan dan penilaian sektor sekala prioritas LOI.
ketiga tahap 1-on-1 meeting, keempat, penyerahan surat konfirmasi. Kelima tahap surat tanggapan dari otorita IKN kepada investor, keenam, perjanjian kerahasiaan dan permohonan data NDA dan data request. Ketujuha tahap studi kelayakan dan terakhir atau kedelapan tahap kesepakatan.

BACA JUGA:
Kenapa Dinamakan Pulau Seram? Ternyata Begini Kisah di Baliknya

&quot;Pada tahap prioritasasi penilaian terhadap LOI, ini ada rem, gas dilakukan ditahap tinjauan dan penilaian sektor skala priotas. Kita lihat seberapa penting investasi itu sehingga tahapan selanjutnya sampai pada kesepakatan bisa cepat dijalani,&quot; ujarnya.Bila melihat dari 172 LOI investor domestik dan realisasi groundbreaking yang sudah dilakukan, itu sudah melalui proses evaluasi dan dinilai penting untuk segera disepakati sehingga bisa dilakukan pembangunan.
OIKN mencatat dari grounbreaking tahap pertama pada 21-22 September dan grounbreaking tahap kedua pada 1-2 November 2023, nilai investasi yang masuk ke IKN mencapai Rp35 triliun.
&quot;Target kita sampai Desember ada groundbreaking selanjutnya. Nilainya mencapai Rp10 triliun dengan tiga kategori yang dibangun area hijau, ekositem kawasan seperti indogrosir dan lembaga negara (OJK, LPS, BPJS Kesehatan),&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
