<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Anggaran PUPR Rp94,5 Triliun, Ini Daftar Proyek yang Dibangun</title><description>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melaporkan realisasi capaian anggaran TA 2023 dan rencana program kerja TA 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/21/320/2924331/realisasi-anggaran-pupr-rp94-5-triliun-ini-daftar-proyek-yang-dibangun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/21/320/2924331/realisasi-anggaran-pupr-rp94-5-triliun-ini-daftar-proyek-yang-dibangun"/><item><title>Realisasi Anggaran PUPR Rp94,5 Triliun, Ini Daftar Proyek yang Dibangun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/21/320/2924331/realisasi-anggaran-pupr-rp94-5-triliun-ini-daftar-proyek-yang-dibangun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/21/320/2924331/realisasi-anggaran-pupr-rp94-5-triliun-ini-daftar-proyek-yang-dibangun</guid><pubDate>Selasa 21 November 2023 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/21/320/2924331/realisasi-anggaran-pupr-rp94-5-triliun-ini-daftar-proyek-yang-dibangun-5P2DrSFS9D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi anggaran PUPR (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/21/320/2924331/realisasi-anggaran-pupr-rp94-5-triliun-ini-daftar-proyek-yang-dibangun-5P2DrSFS9D.jpg</image><title>Realisasi anggaran PUPR (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2My81L3g4cDdma3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melaporkan realisasi capaian anggaran TA 2023 dan rencana program kerja TA 2024 pada Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI.
Menteri Basuki mengatakan, per 31 Oktober 2023, realisasi anggaran Kementerian PUPR TA 2023 mencapai Rp94,50 triliun atau sebesar 57,5% dari pagu anggaran, dengan realisasi capaian fisik 60%. Nilai tersebut lebih tinggi dari realisasi anggaran di bulan yang sama pada TA 2022 yaitu sebesar 52,3%.

BACA JUGA:
Realisasi Anggaran PUPR Tembus Rp94,50 Triliun hingga Oktober 2023


&amp;ldquo;Pagu awal Kementerian PUPR TA 2023 sebesar Rp125,22 triliun, kemudian mengalami penambahan menjadi Rp164,39 triliun. Dan hingga tanggal 17 November 2023, realisasi keuangannya sebesar Rp109,33 triliun (63,9%) dengan progres fisik sebesar 67,8%,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki di Gedung DPR, Senin (20/11/2023).

BACA JUGA:
PUPR Gelontorkan Rp15 Triliun untuk Perbaikan Jalan Daerah pada 2024 


Adapun anggaran tersebut terealisasikan untuk beberapa pekerjaan seperti dukungan terhadap infrastruktur di IKN pada 2020 &amp;ndash; 2024 sebesar Rp60,99 triliun (85 paket pekerjaan). Dengan Progres fisik hingga 1 November 2023 sebesar 22,2%. Sementara untuk anggaran pada TA 2023 yang dialokasikan pada dukungan infrastruktur dasar IKN sebesar Rp25,32 triliun.
&amp;ldquo;Untuk Batch 1 (Tahun 2020 &amp;ndash; Maret 2023) anggarannya sebesar Rp24,53T untuk 40 paket pekerjaan dengan progres 53,3%. Sementara, untuk Batch 2 (setelah Maret 2023), anggarannya sebesar Rp36,46 triliun untuk 45 paket pekerjaan dengan progres sebesar 1,3%&amp;rdquo; jelas Menteri Basuki.
Di samping pelaksanaan pembangunan IKN, dilaksanakan juga Program  Padat Karya TA 2023 sebesar Rp15,18 triliun untuk 723 ribu orang tenaga  kerja, dengan progres serapan anggaran sebesar Rp11,85 triliun (78%) dan  serapan tenaga kerja sebanyak 539.720 orang (74,6%).
Serta, pelaksanaan Inpres No. 3 Tahun 2023 tentang Percepatan  Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah (IJD) dengan alokasi anggaran  sebesar Rp14,65 triliun yang telah dilaksanakan sejak bulan Juli 2023,  dengan progres fisik hingga saat ini sebesar 41,5%.
Menteri Basuki juga menyampaikan, fokus program pada tahun 2024  secara garis besar adalah penyelesaian seluruh pekerjaan konstruksi  tuntas, kecuali beberapa paket pembangunan infrastruktur MYC yang baru  dimulai pada Desember 2023. Serta pelaksanaan Program OPOR (Operasi,  Pemeliharaan, Optimalisasi dan Rehabilitasi.
&amp;ldquo;Selain itu, program tahun 2024 akan fokus pada pelaksanaan  pembangunan infrastruktur yang menjadi Direktif Presiden seperti pasar,  sekolah, dan rusun. Serta kegiatan instruksi presiden seperti Inpres  Jalan Daerah yang telah terlaksana, dan Inpres Air Minum dan Sanitasi  yang saat ini tengah kita siapkan bersama Bappenas,&amp;rdquo; tambah Menteri  Basuki.
Adapun Pagu Alokasi Anggaran Kementerian PUPR TA 2024 yang telah  ditetapkan sebesar Rp147,37 triliun. Serta rencana dukungan  infrastruktur dasar IKN pada TA 2024 dialokasikan sebesar Rp35,45  triliun, rencana alokasi untuk program padat karya TA 2024 sebesar  Rp7,11 triliun dan rencana alokasi anggaran untuk IJD TA 2024 sebesar  Rp15 triliun.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2My81L3g4cDdma3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melaporkan realisasi capaian anggaran TA 2023 dan rencana program kerja TA 2024 pada Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI.
Menteri Basuki mengatakan, per 31 Oktober 2023, realisasi anggaran Kementerian PUPR TA 2023 mencapai Rp94,50 triliun atau sebesar 57,5% dari pagu anggaran, dengan realisasi capaian fisik 60%. Nilai tersebut lebih tinggi dari realisasi anggaran di bulan yang sama pada TA 2022 yaitu sebesar 52,3%.

BACA JUGA:
Realisasi Anggaran PUPR Tembus Rp94,50 Triliun hingga Oktober 2023


&amp;ldquo;Pagu awal Kementerian PUPR TA 2023 sebesar Rp125,22 triliun, kemudian mengalami penambahan menjadi Rp164,39 triliun. Dan hingga tanggal 17 November 2023, realisasi keuangannya sebesar Rp109,33 triliun (63,9%) dengan progres fisik sebesar 67,8%,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki di Gedung DPR, Senin (20/11/2023).

BACA JUGA:
PUPR Gelontorkan Rp15 Triliun untuk Perbaikan Jalan Daerah pada 2024 


Adapun anggaran tersebut terealisasikan untuk beberapa pekerjaan seperti dukungan terhadap infrastruktur di IKN pada 2020 &amp;ndash; 2024 sebesar Rp60,99 triliun (85 paket pekerjaan). Dengan Progres fisik hingga 1 November 2023 sebesar 22,2%. Sementara untuk anggaran pada TA 2023 yang dialokasikan pada dukungan infrastruktur dasar IKN sebesar Rp25,32 triliun.
&amp;ldquo;Untuk Batch 1 (Tahun 2020 &amp;ndash; Maret 2023) anggarannya sebesar Rp24,53T untuk 40 paket pekerjaan dengan progres 53,3%. Sementara, untuk Batch 2 (setelah Maret 2023), anggarannya sebesar Rp36,46 triliun untuk 45 paket pekerjaan dengan progres sebesar 1,3%&amp;rdquo; jelas Menteri Basuki.
Di samping pelaksanaan pembangunan IKN, dilaksanakan juga Program  Padat Karya TA 2023 sebesar Rp15,18 triliun untuk 723 ribu orang tenaga  kerja, dengan progres serapan anggaran sebesar Rp11,85 triliun (78%) dan  serapan tenaga kerja sebanyak 539.720 orang (74,6%).
Serta, pelaksanaan Inpres No. 3 Tahun 2023 tentang Percepatan  Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah (IJD) dengan alokasi anggaran  sebesar Rp14,65 triliun yang telah dilaksanakan sejak bulan Juli 2023,  dengan progres fisik hingga saat ini sebesar 41,5%.
Menteri Basuki juga menyampaikan, fokus program pada tahun 2024  secara garis besar adalah penyelesaian seluruh pekerjaan konstruksi  tuntas, kecuali beberapa paket pembangunan infrastruktur MYC yang baru  dimulai pada Desember 2023. Serta pelaksanaan Program OPOR (Operasi,  Pemeliharaan, Optimalisasi dan Rehabilitasi.
&amp;ldquo;Selain itu, program tahun 2024 akan fokus pada pelaksanaan  pembangunan infrastruktur yang menjadi Direktif Presiden seperti pasar,  sekolah, dan rusun. Serta kegiatan instruksi presiden seperti Inpres  Jalan Daerah yang telah terlaksana, dan Inpres Air Minum dan Sanitasi  yang saat ini tengah kita siapkan bersama Bappenas,&amp;rdquo; tambah Menteri  Basuki.
Adapun Pagu Alokasi Anggaran Kementerian PUPR TA 2024 yang telah  ditetapkan sebesar Rp147,37 triliun. Serta rencana dukungan  infrastruktur dasar IKN pada TA 2024 dialokasikan sebesar Rp35,45  triliun, rencana alokasi untuk program padat karya TA 2024 sebesar  Rp7,11 triliun dan rencana alokasi anggaran untuk IJD TA 2024 sebesar  Rp15 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
