<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik Tajam, BEI Pantau Pergerakan Saham Metro Realty (MTSM)</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pergerakan saham PT Metro Realty Tbk (MTSM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/22/278/2924981/naik-tajam-bei-pantau-pergerakan-saham-metro-realty-mtsm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/22/278/2924981/naik-tajam-bei-pantau-pergerakan-saham-metro-realty-mtsm"/><item><title>Naik Tajam, BEI Pantau Pergerakan Saham Metro Realty (MTSM)</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/22/278/2924981/naik-tajam-bei-pantau-pergerakan-saham-metro-realty-mtsm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/22/278/2924981/naik-tajam-bei-pantau-pergerakan-saham-metro-realty-mtsm</guid><pubDate>Rabu 22 November 2023 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/22/278/2924981/naik-tajam-bei-pantau-pergerakan-saham-metro-realty-mtsm-xLC2Zd4dAy.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BEI pantau saham MTSM (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/22/278/2924981/naik-tajam-bei-pantau-pergerakan-saham-metro-realty-mtsm-xLC2Zd4dAy.jpeg</image><title>BEI pantau saham MTSM (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pergerakan saham PT Metro Realty Tbk (MTSM). Saham MTSM masuk dalam radar pantauan akibat adanya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Diketahui, MTSM yang merupakan emiten bergerak dalam bisnis pengelolaan properti dan pengembangan real estat ini menunjukkan gerak saham yang menguat secara signifikan dengan naik 62,59% pada 5 hari terakhir perdagangan. Bahkan, saham MTSM pada perdagangan Selasa (21/11) ditutup menguat 24,86% di level 452.

BACA JUGA:
IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.956


&quot;Dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga saham MTSM yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan P.H Kepala Divisi Pengaturan &amp;amp; Operasional Perdagangan Martin Satria D. Bako, Selasa (21/11/2023).
Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

BACA JUGA:
IHSG Diramal Melemah, Cek Rekomendasi Saham Berikut


Informasi terakhir mengenai MTSM adalah informasi tanggal 17 November 2023 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang rencana penyelenggaraan public expose - tahunan (koreksi).
Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA pada tanggal 27 Juni 2023 atas perdagangan saham MTSM.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham MTSM  tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati  perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pergerakan saham PT Metro Realty Tbk (MTSM). Saham MTSM masuk dalam radar pantauan akibat adanya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Diketahui, MTSM yang merupakan emiten bergerak dalam bisnis pengelolaan properti dan pengembangan real estat ini menunjukkan gerak saham yang menguat secara signifikan dengan naik 62,59% pada 5 hari terakhir perdagangan. Bahkan, saham MTSM pada perdagangan Selasa (21/11) ditutup menguat 24,86% di level 452.

BACA JUGA:
IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.956


&quot;Dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga saham MTSM yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan P.H Kepala Divisi Pengaturan &amp;amp; Operasional Perdagangan Martin Satria D. Bako, Selasa (21/11/2023).
Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

BACA JUGA:
IHSG Diramal Melemah, Cek Rekomendasi Saham Berikut


Informasi terakhir mengenai MTSM adalah informasi tanggal 17 November 2023 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang rencana penyelenggaraan public expose - tahunan (koreksi).
Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA pada tanggal 27 Juni 2023 atas perdagangan saham MTSM.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham MTSM  tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati  perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</content:encoded></item></channel></rss>
