<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serikat Pekerja Indonesia Kecewa Berat UMP Jakarta 2024 Tak Naik 15%</title><description>Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia mengaku kecewa terhadap keputusan Pj Gubernur DKI Jakarta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/22/320/2924905/serikat-pekerja-indonesia-kecewa-berat-ump-jakarta-2024-tak-naik-15</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/22/320/2924905/serikat-pekerja-indonesia-kecewa-berat-ump-jakarta-2024-tak-naik-15"/><item><title>Serikat Pekerja Indonesia Kecewa Berat UMP Jakarta 2024 Tak Naik 15%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/22/320/2924905/serikat-pekerja-indonesia-kecewa-berat-ump-jakarta-2024-tak-naik-15</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/22/320/2924905/serikat-pekerja-indonesia-kecewa-berat-ump-jakarta-2024-tak-naik-15</guid><pubDate>Rabu 22 November 2023 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/22/320/2924905/serikat-pekerja-indonesia-kecewa-berat-ump-jakarta-2024-tak-naik-15-e063QnKLit.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buruh tolak kenaikan UMP DKI Jakarta (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/22/320/2924905/serikat-pekerja-indonesia-kecewa-berat-ump-jakarta-2024-tak-naik-15-e063QnKLit.jpg</image><title>Buruh tolak kenaikan UMP DKI Jakarta (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia mengaku kecewa terhadap keputusan Pj Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya Pemprov DKI hanya menaikkan Upah Minimum Pekerja (UMP) 2024 sebesar 3,6%.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia Mirah Sumirat, bahwa pihaknya kecewa karena keputusan tersebut jauh dari usulan yang diberikan sebesar 15%.

BACA JUGA:
UMP Gorontalo 2024 Naik Jadi Rp3 Juta

&amp;ldquo;Kami kecewa terhadap keputusan Pj Gubernur karena angkanya hanya segitu. Tentu, ini jauh dari usulan buruh yang 15% itu. Artinya, di sini ada ketidakberpihakan dan ketidakmauan pemerintah merespons suara rakyat,&amp;rdquo; ungkap Mirah kepada Okezone, Rabu (22/11/2023).
Mirah menambahkan, bahwa usulan yang diberikan oleh para buruh untuk UMP 2024 ini bertujuan hanya untuk bertahan hidup dengan kelayakan dan keseimbangan.

BACA JUGA:
Pemprov Sumsel Tetapkan UMP 2024 Naik Jadi Rp3,45 juta

&amp;ldquo;Jadi, mereka hanya sekadar bertahan hidup dengan usulan 15% itu. Mereka juga betul-betul ingin kelayakan dan keseimbangan dalam menjalani hidup mereka,&amp;rdquo; ujar Mirah.
Dia kembali mengungkapkan, bahwa kondisi para buruh saat ini kembali membaik usai menghadapi pandemi beberapa tahun kemarin.Menurutnya, tahun 2024 mendatang, kondisi akan menjadi lebih baik  terutama pada pertumbuhan ekonomi. Namun, pemerintah menerapkan PP Nomor  51 tahun 2023 dengan formulasi di dalamnya tidak memperhitungkan  proyeksi angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi tahun depan.
&amp;ldquo;Padahal, di tahun 2024 sudah dipastikan akan ada kenaikan-kenaikan harga BBM dan sebagainya,&amp;rdquo; jelas Mirah.
Kemudian, Mirah mengaku, pihaknya tengah membicarakan konsolidasi untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan  UMP DKI Jakarta 2024 naik 3,6% atau setara Rp165.583. Sehingga, upah  yang kini ditentukan menjadi Rp5.067.381 dari sebelumnya Rp4.901.798.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia mengaku kecewa terhadap keputusan Pj Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya Pemprov DKI hanya menaikkan Upah Minimum Pekerja (UMP) 2024 sebesar 3,6%.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia Mirah Sumirat, bahwa pihaknya kecewa karena keputusan tersebut jauh dari usulan yang diberikan sebesar 15%.

BACA JUGA:
UMP Gorontalo 2024 Naik Jadi Rp3 Juta

&amp;ldquo;Kami kecewa terhadap keputusan Pj Gubernur karena angkanya hanya segitu. Tentu, ini jauh dari usulan buruh yang 15% itu. Artinya, di sini ada ketidakberpihakan dan ketidakmauan pemerintah merespons suara rakyat,&amp;rdquo; ungkap Mirah kepada Okezone, Rabu (22/11/2023).
Mirah menambahkan, bahwa usulan yang diberikan oleh para buruh untuk UMP 2024 ini bertujuan hanya untuk bertahan hidup dengan kelayakan dan keseimbangan.

BACA JUGA:
Pemprov Sumsel Tetapkan UMP 2024 Naik Jadi Rp3,45 juta

&amp;ldquo;Jadi, mereka hanya sekadar bertahan hidup dengan usulan 15% itu. Mereka juga betul-betul ingin kelayakan dan keseimbangan dalam menjalani hidup mereka,&amp;rdquo; ujar Mirah.
Dia kembali mengungkapkan, bahwa kondisi para buruh saat ini kembali membaik usai menghadapi pandemi beberapa tahun kemarin.Menurutnya, tahun 2024 mendatang, kondisi akan menjadi lebih baik  terutama pada pertumbuhan ekonomi. Namun, pemerintah menerapkan PP Nomor  51 tahun 2023 dengan formulasi di dalamnya tidak memperhitungkan  proyeksi angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi tahun depan.
&amp;ldquo;Padahal, di tahun 2024 sudah dipastikan akan ada kenaikan-kenaikan harga BBM dan sebagainya,&amp;rdquo; jelas Mirah.
Kemudian, Mirah mengaku, pihaknya tengah membicarakan konsolidasi untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan  UMP DKI Jakarta 2024 naik 3,6% atau setara Rp165.583. Sehingga, upah  yang kini ditentukan menjadi Rp5.067.381 dari sebelumnya Rp4.901.798.</content:encoded></item></channel></rss>
