<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investor Waspada, IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menutup gap ke kisaran 6.860-6.880.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/278/2925593/investor-waspada-ihsg-berpotensi-lanjutkan-pelemahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/278/2925593/investor-waspada-ihsg-berpotensi-lanjutkan-pelemahan"/><item><title>Investor Waspada, IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/278/2925593/investor-waspada-ihsg-berpotensi-lanjutkan-pelemahan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/278/2925593/investor-waspada-ihsg-berpotensi-lanjutkan-pelemahan</guid><pubDate>Kamis 23 November 2023 08:55 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/23/278/2925593/investor-waspada-ihsg-berpotensi-lanjutkan-pelemahan-WYgh2tu7za.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/23/278/2925593/investor-waspada-ihsg-berpotensi-lanjutkan-pelemahan-WYgh2tu7za.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menutup gap ke kisaran 6.860-6.880, jika break low 6.900 pada Kamis (23/11/2023). Secara teknikal, potensi pelemahan didasari terbentuknya death cross pada MACD bersamaan dengan pelemahan Rabu (22/11/2023).

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Masih Rawan Koreksi

Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, indikasi profit taking pada saham-saham infrastruktur, terutama di segmen energi baru dan terbarukan atau renewable energy (EBT) menjadi salah satu faktor yang memicu pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Diproyeksi Tembus Level 7.000


&amp;ldquo;Waspadai potensi pelemahan lanjutan pada saham-saham tersebut di hari ini,&amp;rdquo; kata Valdy dalam risetnya, Kamis (23/11/2023).
Sebaliknya, lanjut Valdy, saham-saham bank terutama bank  berkapitalisasi besar cenderung menguat dan menopang IHSG. Ekspektasi  Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di level 6% dapat mendorong  rebound lanjutan pada saham-saham bank di perdagangan hari ini.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan  sejumlah saham untuk dicermati para investor antara lain PT Bank Central  Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Sumber  Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) dan  PT XL Axiata Tbk (EXCL).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menutup gap ke kisaran 6.860-6.880, jika break low 6.900 pada Kamis (23/11/2023). Secara teknikal, potensi pelemahan didasari terbentuknya death cross pada MACD bersamaan dengan pelemahan Rabu (22/11/2023).

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Masih Rawan Koreksi

Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, indikasi profit taking pada saham-saham infrastruktur, terutama di segmen energi baru dan terbarukan atau renewable energy (EBT) menjadi salah satu faktor yang memicu pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Diproyeksi Tembus Level 7.000


&amp;ldquo;Waspadai potensi pelemahan lanjutan pada saham-saham tersebut di hari ini,&amp;rdquo; kata Valdy dalam risetnya, Kamis (23/11/2023).
Sebaliknya, lanjut Valdy, saham-saham bank terutama bank  berkapitalisasi besar cenderung menguat dan menopang IHSG. Ekspektasi  Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di level 6% dapat mendorong  rebound lanjutan pada saham-saham bank di perdagangan hari ini.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan  sejumlah saham untuk dicermati para investor antara lain PT Bank Central  Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Sumber  Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) dan  PT XL Axiata Tbk (EXCL).</content:encoded></item></channel></rss>
