<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Sebut Infrastruktur Logistik Perikanan Perlu Diperhatikan</title><description>Jokowi memastikan, infrastruktur logistik produk kelautan dan perikanan perlu diperhatikan sehingga ikan hasil tangkapan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/320/2925705/jokowi-sebut-infrastruktur-logistik-perikanan-perlu-diperhatikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/320/2925705/jokowi-sebut-infrastruktur-logistik-perikanan-perlu-diperhatikan"/><item><title>Jokowi Sebut Infrastruktur Logistik Perikanan Perlu Diperhatikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/320/2925705/jokowi-sebut-infrastruktur-logistik-perikanan-perlu-diperhatikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/320/2925705/jokowi-sebut-infrastruktur-logistik-perikanan-perlu-diperhatikan</guid><pubDate>Kamis 23 November 2023 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/23/320/2925705/jokowi-sebut-infrastruktur-logistik-perikanan-perlu-diperhatikan-i60eigt3eo.PNG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di Papua (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/23/320/2925705/jokowi-sebut-infrastruktur-logistik-perikanan-perlu-diperhatikan-i60eigt3eo.PNG</image><title>Presiden Jokowi di Papua (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8yMC8xNzQxMDQvNS94OHB2bDh1&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, infrastruktur logistik produk kelautan dan perikanan perlu diperhatikan sehingga ikan hasil tangkapan dapat langsung masuk ke pasar.
&quot;Yang perlu dilihat lagi adalah infrastruktur, terutama  infrastruktur logistik, sehingga semua hasil (perikanan) ini bisa masuk ke pasar langsung,&quot; ujar Presiden Jokowi di sela-sela peresmian Kampung Nelayan Modern, Kabupaten Biak Numfor, Papua dikutip Antara, Kamis (23/11/2023).

BACA JUGA:
Bangun Kulkas Raksasa di Papua, Jokowi: Sudah Sesuai Kebutuhan

Menindaklanjuti hal itu, Presiden mengatakan bakal menugaskan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk memfasilitasi penerbangan kargo langsung menuju pasar ekspor utama komoditas tuna yakni Jepang, Amerika Serikat, hingga China.

BACA JUGA:
Sail Teluk Cendrawasih 2023, Presiden Jokowi: Dorong Jumlah Wisatawan dan Minat Investor

Dengan demikian,  dalam memasarkan tuna yang merupakan ikan tangkapan unggulan dari Kabupaten Biak ini tidak perlu lagi melalui tangan kedua atau ketiga.Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang komoditas tuna-tongkol-cakalang (TTC), industri pengolahan komoditas TTC di Indonesia berjumlah 1.019 unit pengolahan ikan (UPI) dengan volume produk olahan pada 2022 sebesar 318.167 ton, dengan nilai ekspor 960,34 juta dolar AS yang diekspor dalam bentuk beku 67%, 26% kaleng, 4% segar dingin, 1% asap, serta 2% olahan lainnya.
Dari segi penjualan, komoditas TTC dengan produk fillet tuna beku dijual dengan kisaran harga Rp148.000 per kilogram.
Disusul tuna sirip kuning dan tuna sirip biru grade sashimi utuh segar dengan kisaran harga Rp111.000 hingga Rp122.000 per kilogram, sementara ikan asap/kayu dipatok dengan kisaran harga Rp108.000 per kilogram dan tuna kaleng dengan harga jual Rp60.000 per kilogram.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8yMC8xNzQxMDQvNS94OHB2bDh1&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, infrastruktur logistik produk kelautan dan perikanan perlu diperhatikan sehingga ikan hasil tangkapan dapat langsung masuk ke pasar.
&quot;Yang perlu dilihat lagi adalah infrastruktur, terutama  infrastruktur logistik, sehingga semua hasil (perikanan) ini bisa masuk ke pasar langsung,&quot; ujar Presiden Jokowi di sela-sela peresmian Kampung Nelayan Modern, Kabupaten Biak Numfor, Papua dikutip Antara, Kamis (23/11/2023).

BACA JUGA:
Bangun Kulkas Raksasa di Papua, Jokowi: Sudah Sesuai Kebutuhan

Menindaklanjuti hal itu, Presiden mengatakan bakal menugaskan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk memfasilitasi penerbangan kargo langsung menuju pasar ekspor utama komoditas tuna yakni Jepang, Amerika Serikat, hingga China.

BACA JUGA:
Sail Teluk Cendrawasih 2023, Presiden Jokowi: Dorong Jumlah Wisatawan dan Minat Investor

Dengan demikian,  dalam memasarkan tuna yang merupakan ikan tangkapan unggulan dari Kabupaten Biak ini tidak perlu lagi melalui tangan kedua atau ketiga.Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang komoditas tuna-tongkol-cakalang (TTC), industri pengolahan komoditas TTC di Indonesia berjumlah 1.019 unit pengolahan ikan (UPI) dengan volume produk olahan pada 2022 sebesar 318.167 ton, dengan nilai ekspor 960,34 juta dolar AS yang diekspor dalam bentuk beku 67%, 26% kaleng, 4% segar dingin, 1% asap, serta 2% olahan lainnya.
Dari segi penjualan, komoditas TTC dengan produk fillet tuna beku dijual dengan kisaran harga Rp148.000 per kilogram.
Disusul tuna sirip kuning dan tuna sirip biru grade sashimi utuh segar dengan kisaran harga Rp111.000 hingga Rp122.000 per kilogram, sementara ikan asap/kayu dipatok dengan kisaran harga Rp108.000 per kilogram dan tuna kaleng dengan harga jual Rp60.000 per kilogram.

</content:encoded></item></channel></rss>
