<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Kumpulkan Bos-Bos BUMN Bahas Gejolak Harga Pangan dan Energi</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir mengumpulkan sejumlah Direktur Utama perusahaan pelat merah di sektor pangan dan energi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/320/2925855/erick-thohir-kumpulkan-bos-bos-bumn-bahas-gejolak-harga-pangan-dan-energi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/320/2925855/erick-thohir-kumpulkan-bos-bos-bumn-bahas-gejolak-harga-pangan-dan-energi"/><item><title>Erick Thohir Kumpulkan Bos-Bos BUMN Bahas Gejolak Harga Pangan dan Energi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/320/2925855/erick-thohir-kumpulkan-bos-bos-bumn-bahas-gejolak-harga-pangan-dan-energi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/320/2925855/erick-thohir-kumpulkan-bos-bos-bumn-bahas-gejolak-harga-pangan-dan-energi</guid><pubDate>Kamis 23 November 2023 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/23/320/2925855/erick-thohir-kumpulkan-bos-bos-bumn-bahas-gejolak-harga-pangan-dan-energi-2EZHR5Hd3L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir kumpulkan bos BUMN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/23/320/2925855/erick-thohir-kumpulkan-bos-bos-bumn-bahas-gejolak-harga-pangan-dan-energi-2EZHR5Hd3L.jpg</image><title>Erick Thohir kumpulkan bos BUMN (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAxNS81L3g4cDg5MGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengumpulkan sejumlah Direktur Utama perusahaan pelat merah di sektor pangan dan energi, Kamis (23/11/2023).
Erick bersama bos BUMN membahas langkah strategi BUMN dalam mengantisipasi gejolak harga pangan dan energi di pasar dalam negeri.

BACA JUGA:
Wamen BUMN: Pengembangan Kapasitas Nasional Beri Dampak Positif Ekonomi RI


&quot;Pagi ini saya rapat bersama jajaran direktur utama dari perusahaan BUMN untuk mengantisipasi gejolak harga pangan dan energi,&quot; ungkap Erick melalui akun Instagramnya.
Potensi krisis pangan dan energi global menjadi ancaman serius bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Diperkirakan 179 sampai 181 juta orang di 41 negara akan menghadapi krisis pangan.

BACA JUGA:
Siap-Siap! 3 Subholding BUMN Perkebunan Terbentuk, Tak Ada PHK Karyawan


Saat ini lonjakan harga pangan dan energi tidak dapat dihindari akibat perang Rusia-Ukraina.
Melihat kondisi tersebut, Erick memastikan Kementerian BUMN melalui perseroan negara menjalankan perannya untuk memperkuat ketahanan energi dan pangan nasional.
&quot;Kementerian BUMN berkomitmen menjalankan perannya untuk memperkuat ketahanan energi dan pangan nasional,&quot; bebernya.
Di Indonesia, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga  secara signifikan. Bahkan, harganya menyentuh level tertinggi selama  tujuh tahun terakhir
Atas kondisi tersebut, Erick Thohir mengatakan, Indonesia tak punya  banyak waktu. Harus ada langkah strategis yang diambil Indonesia dibalik  potensi ancaman tersebut.
&amp;ldquo;Kita tidak punya waktu banyak, hari ini kita bisa saksikan dengan  situasi global tekanan terhadap pangan sangat tinggi,&quot; tutur Erick.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAxNS81L3g4cDg5MGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengumpulkan sejumlah Direktur Utama perusahaan pelat merah di sektor pangan dan energi, Kamis (23/11/2023).
Erick bersama bos BUMN membahas langkah strategi BUMN dalam mengantisipasi gejolak harga pangan dan energi di pasar dalam negeri.

BACA JUGA:
Wamen BUMN: Pengembangan Kapasitas Nasional Beri Dampak Positif Ekonomi RI


&quot;Pagi ini saya rapat bersama jajaran direktur utama dari perusahaan BUMN untuk mengantisipasi gejolak harga pangan dan energi,&quot; ungkap Erick melalui akun Instagramnya.
Potensi krisis pangan dan energi global menjadi ancaman serius bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Diperkirakan 179 sampai 181 juta orang di 41 negara akan menghadapi krisis pangan.

BACA JUGA:
Siap-Siap! 3 Subholding BUMN Perkebunan Terbentuk, Tak Ada PHK Karyawan


Saat ini lonjakan harga pangan dan energi tidak dapat dihindari akibat perang Rusia-Ukraina.
Melihat kondisi tersebut, Erick memastikan Kementerian BUMN melalui perseroan negara menjalankan perannya untuk memperkuat ketahanan energi dan pangan nasional.
&quot;Kementerian BUMN berkomitmen menjalankan perannya untuk memperkuat ketahanan energi dan pangan nasional,&quot; bebernya.
Di Indonesia, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga  secara signifikan. Bahkan, harganya menyentuh level tertinggi selama  tujuh tahun terakhir
Atas kondisi tersebut, Erick Thohir mengatakan, Indonesia tak punya  banyak waktu. Harus ada langkah strategis yang diambil Indonesia dibalik  potensi ancaman tersebut.
&amp;ldquo;Kita tidak punya waktu banyak, hari ini kita bisa saksikan dengan  situasi global tekanan terhadap pangan sangat tinggi,&quot; tutur Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
