<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisakah UMP 2024 Jakarta Rp5 Juta Ambil KPR Subsidi? </title><description>Untuk wilayah yang tak jauh dari Jakarta memang bisa mengambil KPR Subsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/470/2926110/bisakah-ump-2024-jakarta-rp5-juta-ambil-kpr-subsidi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/470/2926110/bisakah-ump-2024-jakarta-rp5-juta-ambil-kpr-subsidi"/><item><title>Bisakah UMP 2024 Jakarta Rp5 Juta Ambil KPR Subsidi? </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/470/2926110/bisakah-ump-2024-jakarta-rp5-juta-ambil-kpr-subsidi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/23/470/2926110/bisakah-ump-2024-jakarta-rp5-juta-ambil-kpr-subsidi</guid><pubDate>Kamis 23 November 2023 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/23/470/2926110/bisakah-ump-2024-jakarta-rp5-juta-ambil-kpr-subsidi-jJqPwokNvt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bisakah UMP Rp5 Juta Ambil KPR Subsidi? (Foto: Okezone.com) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/23/470/2926110/bisakah-ump-2024-jakarta-rp5-juta-ambil-kpr-subsidi-jJqPwokNvt.jpg</image><title>Bisakah UMP Rp5 Juta Ambil KPR Subsidi? (Foto: Okezone.com) </title></images><description>PADALARANG - Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta di tahun depan ditetapkan Rp5.067.381 atau naik Rp165.583 dibandingkan UMP 2023. Dengan UMP tersebut, pekerja sudah bisa mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Chief Economist BTN dan Tim Ekonom Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Winang Budoyo mengatakan, untuk wilayah yang tak jauh dari Jakarta memang bisa mengambil KPR Subsidi.

BACA JUGA:
Pinjol Rusak Skor Kredit, Banyak Pengajuan KPR Ditolak&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi saya rasa untuk bisa mendapat KPR subsidi dengan UMP segitu bisa saja,&quot; kata Winang usai diskusi di Media Gathering Perbanas, Kamis (23/11/2023).
Menurut Winang, lain ceritanya jika KPR non subsidi. KPR jenis tersebut memang butuh dana yang lebih tinggi lagi.

BACA JUGA:
KPR Jadi Penopang, Laba Bersih BTN Diprediksi Rp3,2 Triliun di 2023

Berdasarkan data BTN, banyak penerima KPR subsidi adalah pekerja-pekerja pabrik atau perusahaan yang memperhatikan rumah karyawan.
&quot;Sekarang tampaknya pabrik atau perusahaan itu sangat concern dengan rumah untuk karyawan sehingga biasanya di mana ada pabrik di situ ada muncul rumah subsidi,&quot; ungkap Winang.Di sisi lain, kebijakan dari pemerintah bisa turut mengerek pertumbuhan KPR, salah satunya dengan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
&quot;Saya rasa PPN DTP akan menggairahkan tidak hanya dari sisi penerima KPR, tapi pengembang jadi makin lebih mempunyai keyakinan untuk menyediakan stok gitulah, itu yang sebetulnya mendorong sektor rumah,&quot; jelasnya.
Apabila kredit secara umum tumbuh 10%-12% di 2024, Winang memprediksi pertumbuhan KPR juga mengikuti target pertumbuhan kredit minimal 10%-12%, namun tidak melebihi 15% tahun depan.</description><content:encoded>PADALARANG - Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta di tahun depan ditetapkan Rp5.067.381 atau naik Rp165.583 dibandingkan UMP 2023. Dengan UMP tersebut, pekerja sudah bisa mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Chief Economist BTN dan Tim Ekonom Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Winang Budoyo mengatakan, untuk wilayah yang tak jauh dari Jakarta memang bisa mengambil KPR Subsidi.

BACA JUGA:
Pinjol Rusak Skor Kredit, Banyak Pengajuan KPR Ditolak&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi saya rasa untuk bisa mendapat KPR subsidi dengan UMP segitu bisa saja,&quot; kata Winang usai diskusi di Media Gathering Perbanas, Kamis (23/11/2023).
Menurut Winang, lain ceritanya jika KPR non subsidi. KPR jenis tersebut memang butuh dana yang lebih tinggi lagi.

BACA JUGA:
KPR Jadi Penopang, Laba Bersih BTN Diprediksi Rp3,2 Triliun di 2023

Berdasarkan data BTN, banyak penerima KPR subsidi adalah pekerja-pekerja pabrik atau perusahaan yang memperhatikan rumah karyawan.
&quot;Sekarang tampaknya pabrik atau perusahaan itu sangat concern dengan rumah untuk karyawan sehingga biasanya di mana ada pabrik di situ ada muncul rumah subsidi,&quot; ungkap Winang.Di sisi lain, kebijakan dari pemerintah bisa turut mengerek pertumbuhan KPR, salah satunya dengan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
&quot;Saya rasa PPN DTP akan menggairahkan tidak hanya dari sisi penerima KPR, tapi pengembang jadi makin lebih mempunyai keyakinan untuk menyediakan stok gitulah, itu yang sebetulnya mendorong sektor rumah,&quot; jelasnya.
Apabila kredit secara umum tumbuh 10%-12% di 2024, Winang memprediksi pertumbuhan KPR juga mengikuti target pertumbuhan kredit minimal 10%-12%, namun tidak melebihi 15% tahun depan.</content:encoded></item></channel></rss>
