<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Kantongi Penerimaan Pajak Rp1.523,7 Triliun, Optimistis Capai Target!</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merilis data penerimaan pajak mencapai Rp1.523,7 triliun sepanjang Januari-Oktober 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/24/320/2926571/sri-mulyani-kantongi-penerimaan-pajak-rp1-523-7-triliun-optimistis-capai-target</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/24/320/2926571/sri-mulyani-kantongi-penerimaan-pajak-rp1-523-7-triliun-optimistis-capai-target"/><item><title>Sri Mulyani Kantongi Penerimaan Pajak Rp1.523,7 Triliun, Optimistis Capai Target!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/24/320/2926571/sri-mulyani-kantongi-penerimaan-pajak-rp1-523-7-triliun-optimistis-capai-target</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/24/320/2926571/sri-mulyani-kantongi-penerimaan-pajak-rp1-523-7-triliun-optimistis-capai-target</guid><pubDate>Jum'at 24 November 2023 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/24/320/2926571/sri-mulyani-kantongi-penerimaan-pajak-rp1-523-7-triliun-optimistis-capai-target-0gCahL0TqV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani kantongi penerimaan pajak Rp1.523 triliun.  (Foto: Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/24/320/2926571/sri-mulyani-kantongi-penerimaan-pajak-rp1-523-7-triliun-optimistis-capai-target-0gCahL0TqV.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani kantongi penerimaan pajak Rp1.523 triliun.  (Foto: Kemenkeu)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati merilis data penerimaan pajak mencapai Rp1.523,7 triliun sepanjang Januari-Oktober 2023. Angka penerimaan ini setara 88,69% dari target APBN tahun ini.
Sri menilai, penerimaan pajak Januari-Oktober 2023 tumbuh positif terutama didukung kinerja ekonomi yang baik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani ke Pejabat Kemenkeu: Harus Buat Negara Kita Lebih Baik

&quot;PPh non migas tercatat sebesar Rp836,79 triliun, atau 95,78% dari target. Angka ini naik 6,71%,&quot; ungkap Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi November 2023 di Jakarta, Jumat (24/11/2023).
Kemudian, penerimaan PPN dan PPnBM tercatat sebesar Rp599,18 triliun atau setara 80,65% dari target. Angka ini mengalami kenaikan 5,4%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Andalkan APBN Jaga Ekonomi Indonesia

&quot;Penerimaan PPh migas sebesar Rp58,99 triliun, setara 96,01% target. Angka ini turun 13,20%,&quot; ucap Sri.Adapun kelompok pajak PPh migas ini mengalami kontraksi akibat moderasi harga minyak bumi dan gas alam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Firli Bahuri Jadi Tersangka Pemerasan SYL Usai Terima Penghargaan dari Sri Mulyani

Kemudian, penerimaan PBB dan pajak lainnya sebesar Rp28,74 triliun atau 71,84% dari target, naik 10,72%.
&quot;Kinerja penerimaan melambat dibandingkan tahun sebelumnya terutama disebabkan penurunan signifikan harga komoditas, penurunan nilai impor, dan tidak berulangnya kebijakan PPS,&quot; sambung Sri.
Dengan kinerja ini, dia memproyeksikan penerimaan pajak tahun 2023 mencapai Rp1.818,24 triliun. &quot;Ini on track sesuai target pada Perpres 75 tahun 2023,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati merilis data penerimaan pajak mencapai Rp1.523,7 triliun sepanjang Januari-Oktober 2023. Angka penerimaan ini setara 88,69% dari target APBN tahun ini.
Sri menilai, penerimaan pajak Januari-Oktober 2023 tumbuh positif terutama didukung kinerja ekonomi yang baik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani ke Pejabat Kemenkeu: Harus Buat Negara Kita Lebih Baik

&quot;PPh non migas tercatat sebesar Rp836,79 triliun, atau 95,78% dari target. Angka ini naik 6,71%,&quot; ungkap Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi November 2023 di Jakarta, Jumat (24/11/2023).
Kemudian, penerimaan PPN dan PPnBM tercatat sebesar Rp599,18 triliun atau setara 80,65% dari target. Angka ini mengalami kenaikan 5,4%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Andalkan APBN Jaga Ekonomi Indonesia

&quot;Penerimaan PPh migas sebesar Rp58,99 triliun, setara 96,01% target. Angka ini turun 13,20%,&quot; ucap Sri.Adapun kelompok pajak PPh migas ini mengalami kontraksi akibat moderasi harga minyak bumi dan gas alam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Firli Bahuri Jadi Tersangka Pemerasan SYL Usai Terima Penghargaan dari Sri Mulyani

Kemudian, penerimaan PBB dan pajak lainnya sebesar Rp28,74 triliun atau 71,84% dari target, naik 10,72%.
&quot;Kinerja penerimaan melambat dibandingkan tahun sebelumnya terutama disebabkan penurunan signifikan harga komoditas, penurunan nilai impor, dan tidak berulangnya kebijakan PPS,&quot; sambung Sri.
Dengan kinerja ini, dia memproyeksikan penerimaan pajak tahun 2023 mencapai Rp1.818,24 triliun. &quot;Ini on track sesuai target pada Perpres 75 tahun 2023,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
