<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Happy PNBP Capai Target Tembus Rp494,2 Triliun di Akhir Oktober 2023</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati happy karena realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melebihi target.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/24/320/2926737/sri-mulyani-happy-pnbp-capai-target-tembus-rp494-2-triliun-di-akhir-oktober-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/24/320/2926737/sri-mulyani-happy-pnbp-capai-target-tembus-rp494-2-triliun-di-akhir-oktober-2023"/><item><title>Sri Mulyani Happy PNBP Capai Target Tembus Rp494,2 Triliun di Akhir Oktober 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/24/320/2926737/sri-mulyani-happy-pnbp-capai-target-tembus-rp494-2-triliun-di-akhir-oktober-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/24/320/2926737/sri-mulyani-happy-pnbp-capai-target-tembus-rp494-2-triliun-di-akhir-oktober-2023</guid><pubDate>Jum'at 24 November 2023 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/24/320/2926737/sri-mulyani-happy-pnbp-capai-target-tembus-rp494-2-triliun-di-akhir-oktober-2023-hpbDME6pwC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani happy PNBP capai target (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/24/320/2926737/sri-mulyani-happy-pnbp-capai-target-tembus-rp494-2-triliun-di-akhir-oktober-2023-hpbDME6pwC.jpg</image><title>Sri Mulyani happy PNBP capai target (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNy8xLzE2NTMxMS81L3g4azVzazI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati happy karena realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melebihi target di tengah fluktuasi harga komoditas. Realisasi PNBP hingga 31 Oktober 2023 sebesar Rp494,2 triliun atau setara 112,0% dari target.
&quot;Angka PNBP ini tumbuh 3,7% dibandingkan tahun lalu, terutama didorong oleh peningkatan pendapatan SDA non-migas, Kekayaan Negara Dipisahkan (KND), dan BLU,&quot; ungkap Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi November 2023 di Jakarta, Jumat (24/11/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Prediksi Ekonomi RI Tertinggi Dibandingkan Negara ASEAN dan G20


Pendapatan SDA non-migas tercatat mencapai Rp116,8 triliun atau 180,3% dari target, meningkat akibat penyesuaian tarif iuran produksi/royalti batubara.
Dia menyebut, pendapatan KND mencapai Rp74,1 triliun atau setara 150,9% dari target, yang disumbang setoran dividen BUMN perbankan dan nonperbankan.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Prihatin Sepertiga Masyarakat RI Tak Bisa Beli Rumah, Ini Penyebabnya


Selanjutnya adalah pendapatan BLU sebesar Rp72 triliun yang setara 86,7% dari target naik utamanya disebabkan peningkatan pendapatan BLU non kelapa sawit.
&quot;Sementara itu, pendapatan SDA Migas berhasil mencapai Rp97,8 triliun atau 74,6% dari target. Angka ini melambat disebabkan oleh menurunnya Indonesian Crude Price (ICP) dan lifting minyak bumi,&quot; sambung Sri.
Kemudian, PNBP Lainnya tercatat sebesar Rp133,4 triliun atau setara 117,8% dari target.
&quot;Angka ini menurun disebabkan oleh penurunan pendapatan Penjualan  Hasil Tambang (PHT) dan pendapatan minyak mentah (DMO),&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNy8xLzE2NTMxMS81L3g4azVzazI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati happy karena realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melebihi target di tengah fluktuasi harga komoditas. Realisasi PNBP hingga 31 Oktober 2023 sebesar Rp494,2 triliun atau setara 112,0% dari target.
&quot;Angka PNBP ini tumbuh 3,7% dibandingkan tahun lalu, terutama didorong oleh peningkatan pendapatan SDA non-migas, Kekayaan Negara Dipisahkan (KND), dan BLU,&quot; ungkap Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi November 2023 di Jakarta, Jumat (24/11/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Prediksi Ekonomi RI Tertinggi Dibandingkan Negara ASEAN dan G20


Pendapatan SDA non-migas tercatat mencapai Rp116,8 triliun atau 180,3% dari target, meningkat akibat penyesuaian tarif iuran produksi/royalti batubara.
Dia menyebut, pendapatan KND mencapai Rp74,1 triliun atau setara 150,9% dari target, yang disumbang setoran dividen BUMN perbankan dan nonperbankan.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Prihatin Sepertiga Masyarakat RI Tak Bisa Beli Rumah, Ini Penyebabnya


Selanjutnya adalah pendapatan BLU sebesar Rp72 triliun yang setara 86,7% dari target naik utamanya disebabkan peningkatan pendapatan BLU non kelapa sawit.
&quot;Sementara itu, pendapatan SDA Migas berhasil mencapai Rp97,8 triliun atau 74,6% dari target. Angka ini melambat disebabkan oleh menurunnya Indonesian Crude Price (ICP) dan lifting minyak bumi,&quot; sambung Sri.
Kemudian, PNBP Lainnya tercatat sebesar Rp133,4 triliun atau setara 117,8% dari target.
&quot;Angka ini menurun disebabkan oleh penurunan pendapatan Penjualan  Hasil Tambang (PHT) dan pendapatan minyak mentah (DMO),&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
