<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adhi Karya Bidik Kenaikan Pendapatan 20% di 2024</title><description>PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membidik kenaikan pendapatan di 2024 sebesar 20%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/278/2928076/adhi-karya-bidik-kenaikan-pendapatan-20-di-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/278/2928076/adhi-karya-bidik-kenaikan-pendapatan-20-di-2024"/><item><title>Adhi Karya Bidik Kenaikan Pendapatan 20% di 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/278/2928076/adhi-karya-bidik-kenaikan-pendapatan-20-di-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/278/2928076/adhi-karya-bidik-kenaikan-pendapatan-20-di-2024</guid><pubDate>Senin 27 November 2023 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/27/278/2928076/adhi-karya-bidik-kenaikan-pendapatan-20-di-2024-eVa5Z9skmL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ADHI bidik pertumbuhan pendapatan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/27/278/2928076/adhi-karya-bidik-kenaikan-pendapatan-20-di-2024-eVa5Z9skmL.jpg</image><title>ADHI bidik pertumbuhan pendapatan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yOS8yLzE2NzY0Ni81L3g4bTR6bzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membidik kenaikan pendapatan di 2024 sebesar 20%. Adapun ADHI berhasil meraih pendapatan sebesar Rp11,44 triliun hingga kuartal III 2023.
Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson mengatakan, hal tersebut sejalan dengan anggaran infrastruktur dari Kementerian Keuangan dengan rencana pertumbuhan perolehan di 5%-10%.

BACA JUGA:
Intip Rencana Adhi Karya (ADHI) Tebar Dividen 2023 

&quot;Untuk pertumbuhan (pendapatan) di 2024 kurang lebih sekitar 20% dengan rencana pertumbuhan perolehan 5%-10%,&quot; katanya dalam Press Conference Public Expose Live 2023, Senin (27/11/2023).
Selain pendapatan, ADHI juga menargetkan produksi hingga sisi bottom line juga meningkat double digit.

BACA JUGA:
Adhi Karya (ADHI) Raih Kontrak Baru Rp30,3 Triliun di Oktober 2023


&quot;Kemudian produksinya meningkat dari tahun sebelumnya 25%, bottom line nya kurang lebih 20% dan sebagainya,&quot; kata Asnawi.
Pendapatan ADHI sebesar Rp11,44 triliun membuat laba bersih perseroan tumbuh 11,94% secara tahunan.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan Adhi Karya sepanjang Januari-September 2023 tumbuh 25,36% YoY menjadi Rp11,44 triliun.
Pertumbuhan itu ditopang oleh pendapatan dari segmen teknik dan  konstruksi yang tercatat mencapai Rp9,44 triliun atau meningkat 27,96%  secara tahunan.
Selain itu, pendapatan manufaktur melesat 60,94% YoY menuju angka  Rp960,01 miliar. Selanjutnya, pendapatan dari segmen properti dan  pelayanan sebesar Rp427,15 miliar, turun 27,95% YoY.
Adapun segmen investasi membukukan Rp620,1 miliar atau naik 9,74%  YoY. Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok perseroan juga meningkat  28,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp10,32  triliun. Hal ini didorong oleh kenaikan beban teknik dan konstruksi.
Dengan demikian, laba kotor yang dirangkum ADHI sepanjang  Januari-September 2023 mencapai Rp1,11 triliun atau mencerminkan  kenaikan sebesar 4,10% YoY.
Setelah diakumulasikan dengan pendapatan dan beban usaha lainnya,  perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,53 miliar, tumbuh 11,94%  YoY. Meski demikian, laba per saham turun dari level Rp5,9 menuju Rp2,8  per saham.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8yOS8yLzE2NzY0Ni81L3g4bTR6bzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membidik kenaikan pendapatan di 2024 sebesar 20%. Adapun ADHI berhasil meraih pendapatan sebesar Rp11,44 triliun hingga kuartal III 2023.
Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson mengatakan, hal tersebut sejalan dengan anggaran infrastruktur dari Kementerian Keuangan dengan rencana pertumbuhan perolehan di 5%-10%.

BACA JUGA:
Intip Rencana Adhi Karya (ADHI) Tebar Dividen 2023 

&quot;Untuk pertumbuhan (pendapatan) di 2024 kurang lebih sekitar 20% dengan rencana pertumbuhan perolehan 5%-10%,&quot; katanya dalam Press Conference Public Expose Live 2023, Senin (27/11/2023).
Selain pendapatan, ADHI juga menargetkan produksi hingga sisi bottom line juga meningkat double digit.

BACA JUGA:
Adhi Karya (ADHI) Raih Kontrak Baru Rp30,3 Triliun di Oktober 2023


&quot;Kemudian produksinya meningkat dari tahun sebelumnya 25%, bottom line nya kurang lebih 20% dan sebagainya,&quot; kata Asnawi.
Pendapatan ADHI sebesar Rp11,44 triliun membuat laba bersih perseroan tumbuh 11,94% secara tahunan.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan Adhi Karya sepanjang Januari-September 2023 tumbuh 25,36% YoY menjadi Rp11,44 triliun.
Pertumbuhan itu ditopang oleh pendapatan dari segmen teknik dan  konstruksi yang tercatat mencapai Rp9,44 triliun atau meningkat 27,96%  secara tahunan.
Selain itu, pendapatan manufaktur melesat 60,94% YoY menuju angka  Rp960,01 miliar. Selanjutnya, pendapatan dari segmen properti dan  pelayanan sebesar Rp427,15 miliar, turun 27,95% YoY.
Adapun segmen investasi membukukan Rp620,1 miliar atau naik 9,74%  YoY. Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok perseroan juga meningkat  28,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp10,32  triliun. Hal ini didorong oleh kenaikan beban teknik dan konstruksi.
Dengan demikian, laba kotor yang dirangkum ADHI sepanjang  Januari-September 2023 mencapai Rp1,11 triliun atau mencerminkan  kenaikan sebesar 4,10% YoY.
Setelah diakumulasikan dengan pendapatan dan beban usaha lainnya,  perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,53 miliar, tumbuh 11,94%  YoY. Meski demikian, laba per saham turun dari level Rp5,9 menuju Rp2,8  per saham.</content:encoded></item></channel></rss>
