<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wijaya Karya (WIKA) Siap Serap PMN Rp6 Triliun via Rights Issue</title><description>PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bakal rights issue untuk menampung penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp6 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/278/2928209/wijaya-karya-wika-siap-serap-pmn-rp6-triliun-via-rights-issue</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/278/2928209/wijaya-karya-wika-siap-serap-pmn-rp6-triliun-via-rights-issue"/><item><title>Wijaya Karya (WIKA) Siap Serap PMN Rp6 Triliun via Rights Issue</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/278/2928209/wijaya-karya-wika-siap-serap-pmn-rp6-triliun-via-rights-issue</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/278/2928209/wijaya-karya-wika-siap-serap-pmn-rp6-triliun-via-rights-issue</guid><pubDate>Senin 27 November 2023 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/27/278/2928209/wijaya-karya-wika-siap-serap-pmn-rp6-triliun-via-rights-issue-ZNjJEQBdi0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">WIKA serap PMN melalui rightissue (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/27/278/2928209/wijaya-karya-wika-siap-serap-pmn-rp6-triliun-via-rights-issue-ZNjJEQBdi0.jpeg</image><title>WIKA serap PMN melalui rightissue (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bakal rights issue untuk menampung penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp6 triliun. Aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) itu diyakini dapat berkontribusi dalam upaya restrukturisasi utang perseroan.
&amp;ldquo;Untuk rencana PMN total adalah sebesar Rp6 triliun, yang sudah disetujui oleh pemerintah, untuk timelinenya ada di kuartal I-2024, sesuai yang ditargetkan,&amp;rdquo; kata Corporate Secretary WIKA Mahendra Vijaya dalam Public Expose Live 2023, Senin (27/11/2023).

BACA JUGA:
Wijaya Karya (WIKA) Garap 126 Proyek hingga Kuartal III, Didominasi Infrastruktur dan Gedung


Agenda tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat. Harga pelaksanaan masih belum ditentukan, tetapi perseroan meyakini
Terkait target serapan investor publik, Mahendra meyakini dapat mengantongi dana segar Rp3,2 triliun berdasarkan komposisi investor saat ini.

BACA JUGA:
DPR Restui PMN Rp6 Triliun untuk Wijaya Karya


&amp;ldquo;Berdasarkan proporsi sekarang 65% (Pemerintah) dan 35% (Publik), WIKA berpotensi bisa menyerap sampai dengan Rp3,2 triliun. Namun itu kita lihat seberapa jauh market bisa menyerap dari saham tersebut,&amp;rdquo; paparnya.
Selain serapan dana tersebut, perseroan juga berencana untuk  melakukan divestasi aset investasi di sejumlah ruas jalan tol. Mahendra  menyebut WIKA siap melepas kepemilikan dalam 5 ruas jalan tol.
&amp;ldquo;Memang perseroan berencana melepas aset-aset investasi perseroan  berupa beberapa jalan tol, ada 5 ruas jalan tol, di mana WIKA  menyertakan modal di dalamnya, ada yang minor, ada yang mayor,&amp;rdquo;  tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bakal rights issue untuk menampung penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp6 triliun. Aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) itu diyakini dapat berkontribusi dalam upaya restrukturisasi utang perseroan.
&amp;ldquo;Untuk rencana PMN total adalah sebesar Rp6 triliun, yang sudah disetujui oleh pemerintah, untuk timelinenya ada di kuartal I-2024, sesuai yang ditargetkan,&amp;rdquo; kata Corporate Secretary WIKA Mahendra Vijaya dalam Public Expose Live 2023, Senin (27/11/2023).

BACA JUGA:
Wijaya Karya (WIKA) Garap 126 Proyek hingga Kuartal III, Didominasi Infrastruktur dan Gedung


Agenda tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat. Harga pelaksanaan masih belum ditentukan, tetapi perseroan meyakini
Terkait target serapan investor publik, Mahendra meyakini dapat mengantongi dana segar Rp3,2 triliun berdasarkan komposisi investor saat ini.

BACA JUGA:
DPR Restui PMN Rp6 Triliun untuk Wijaya Karya


&amp;ldquo;Berdasarkan proporsi sekarang 65% (Pemerintah) dan 35% (Publik), WIKA berpotensi bisa menyerap sampai dengan Rp3,2 triliun. Namun itu kita lihat seberapa jauh market bisa menyerap dari saham tersebut,&amp;rdquo; paparnya.
Selain serapan dana tersebut, perseroan juga berencana untuk  melakukan divestasi aset investasi di sejumlah ruas jalan tol. Mahendra  menyebut WIKA siap melepas kepemilikan dalam 5 ruas jalan tol.
&amp;ldquo;Memang perseroan berencana melepas aset-aset investasi perseroan  berupa beberapa jalan tol, ada 5 ruas jalan tol, di mana WIKA  menyertakan modal di dalamnya, ada yang minor, ada yang mayor,&amp;rdquo;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
