<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Seruan Boikot Produk Pro Israel Bikin Penjualan Brand Raksasa Jeblok</title><description>Perang yang terjadi antara Israel dan Hamas belum juga redam</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2927359/6-fakta-seruan-boikot-produk-pro-israel-bikin-penjualan-brand-raksasa-jeblok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2927359/6-fakta-seruan-boikot-produk-pro-israel-bikin-penjualan-brand-raksasa-jeblok"/><item><title>6 Fakta Seruan Boikot Produk Pro Israel Bikin Penjualan Brand Raksasa Jeblok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2927359/6-fakta-seruan-boikot-produk-pro-israel-bikin-penjualan-brand-raksasa-jeblok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2927359/6-fakta-seruan-boikot-produk-pro-israel-bikin-penjualan-brand-raksasa-jeblok</guid><pubDate>Senin 27 November 2023 05:03 WIB</pubDate><dc:creator>Asla Lupanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/26/320/2927359/6-fakta-seruan-boikot-produk-pro-israel-bikin-penjualan-brand-raksasa-jeblok-6Ai4eRjhS7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">McDonald's Terdampak Gerakan Boikot Produk Israel. (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/26/320/2927359/6-fakta-seruan-boikot-produk-pro-israel-bikin-penjualan-brand-raksasa-jeblok-6Ai4eRjhS7.jpg</image><title>McDonald's Terdampak Gerakan Boikot Produk Israel. (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Perang yang terjadi antara Israel dan Hamas belum juga redam. Hal ini memicu aksi dunia melalui jalur ekonomi dengan pemboikotan produk-produk terafiliasi Israel.
Koar-koar mengenai pemboikotan menyebabkan penjualan beberapa brand ternama menurun. Antara lain McDonald&amp;rsquo;s dan Starbucks.
Berikut okezone telah merangkum fakta terkait seruan boikot produk pro Israel yang menyebabkan penjualan brand raksasa langsung anjlok, Senin (27/11/2023)
1.	Gerai McDonald&amp;rsquo;s di Beberapa Negara Sepi
Cabang McDonald&amp;rsquo;s di Mesir, Kuwait dan Yordania sepi akibat seruan boikot karena terindikasi pro Israel. Seruan boikot melalui sosial media bergerak semakin luas, hal ini turut menggiring pembeli untuk memilih produk lokal sebagai alternatif.

BACA JUGA:
Pengertian Kutukan Dekade ke 8 Abu Ubaidah Kepada Israel

McDonald&amp;rsquo;s Cop menyampaikan kekecewaannya karena adanya disinformasi mengenai posisi McDonald&amp;rsquo;s dalam perang anatar Israel dan Hamas. Bahkan, Mc Donald&amp;rsquo;s Mesir menjanjikan bantuan yang akan disalurkan pada Palestina sebesar 20 juta pound Mesir (USD650.000).
2.	Penjualan Menurun
McDonald&amp;rsquo;s Mesir mengaku penjualan pada bulan Oktober dan November tahun ini menuruh hingga 70% dibanding tahun lalu dibulan yang sama. Tak hanya McDonald&amp;rsquo;s Mesir, di Malaysia pun terjadi pengurangan transaksi sebesar 20%. Starbucks juga mengalami hal serupa. Berdasarkan pernyataan pegawai di Maroko, terjadi penurunan jumlah pelanggan yang sangat signifikan akibat aksi pemboikotan ini.

BACA JUGA:
Pangeran MBS Serukan Boikot Produk Israel, Berapa Kekayaannya?

3.	Tegaskan Tak Terafiliasi Israel
McDonald&amp;rsquo;s menjadi salah satu produk yang diboikot karena McDonlad&amp;rsquo;s Israel memberikan sumbangan makanan kepada tentara Israel. Namun, McDonald&amp;rsquo;s Indonesia menegaskan bahwa phaknya tidak terafiliasi dengan McDonald&amp;rsquo;s Israel.
&amp;ldquo;McDonald&amp;rsquo;s Indonesia merupakan entitas yang beroprasi secara independen dan tidak terafiliasi dengan kegiatan operasional maupun keputusan McDonalds negara lain termasuk McDolands Israel,&amp;rdquo; dIkutif dari akun Instagram resmi McDonald&amp;rsquo;s Indonesia @mcdonaldsid.4. Starbucks Sepi
Di Rabat, ibu kota Maroko, seorang pekerja di cabang Starbucks menginformasikan mengenai jumlah pelanggan yang mengalami penurunan secara signifikan.
Starbucks merujuk pada pernyataan di situsnya tentang operasinya di Timur Tengah yang diperbarui pada bulan Oktober, pernyataan tersebut membuat merek menepis rumor bahwa mereka telah memberikan dukungan kepada pemerintah atau tentara Israel.
5. Berdampak ke Grab
Aplikasi ride-hailing Grab juga menghadapi seruan boikot di Malaysia setelah istri CEO Grab mengatakan dia &amp;ldquo;benar-benar jatuh cinta&amp;rdquo; pada Israel saat berkunjung ke sana.
Oleh karena hal tersebut, seruan boikot Grab di Malaysia mulai ramai sehingga mereka berjanji akan menyumbangkan bantuan untuk warga Palestina.
6. Coca-Cola dan Nestle
Awal bulan ini, di informasikan kalau parlemen Turki akan menghapus produk-produk Coca-Cola dan Nestle dari restoran-restorannya, hal ini dilakukan karena adanya &quot;kemarahan masyarakat&quot; terhadap merek-merek tersebut meskipun tidak ada perusahaan besar Turki atau lembaga negara yang memutuskan hubungan secara langsung dengan Israel.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Perang yang terjadi antara Israel dan Hamas belum juga redam. Hal ini memicu aksi dunia melalui jalur ekonomi dengan pemboikotan produk-produk terafiliasi Israel.
Koar-koar mengenai pemboikotan menyebabkan penjualan beberapa brand ternama menurun. Antara lain McDonald&amp;rsquo;s dan Starbucks.
Berikut okezone telah merangkum fakta terkait seruan boikot produk pro Israel yang menyebabkan penjualan brand raksasa langsung anjlok, Senin (27/11/2023)
1.	Gerai McDonald&amp;rsquo;s di Beberapa Negara Sepi
Cabang McDonald&amp;rsquo;s di Mesir, Kuwait dan Yordania sepi akibat seruan boikot karena terindikasi pro Israel. Seruan boikot melalui sosial media bergerak semakin luas, hal ini turut menggiring pembeli untuk memilih produk lokal sebagai alternatif.

BACA JUGA:
Pengertian Kutukan Dekade ke 8 Abu Ubaidah Kepada Israel

McDonald&amp;rsquo;s Cop menyampaikan kekecewaannya karena adanya disinformasi mengenai posisi McDonald&amp;rsquo;s dalam perang anatar Israel dan Hamas. Bahkan, Mc Donald&amp;rsquo;s Mesir menjanjikan bantuan yang akan disalurkan pada Palestina sebesar 20 juta pound Mesir (USD650.000).
2.	Penjualan Menurun
McDonald&amp;rsquo;s Mesir mengaku penjualan pada bulan Oktober dan November tahun ini menuruh hingga 70% dibanding tahun lalu dibulan yang sama. Tak hanya McDonald&amp;rsquo;s Mesir, di Malaysia pun terjadi pengurangan transaksi sebesar 20%. Starbucks juga mengalami hal serupa. Berdasarkan pernyataan pegawai di Maroko, terjadi penurunan jumlah pelanggan yang sangat signifikan akibat aksi pemboikotan ini.

BACA JUGA:
Pangeran MBS Serukan Boikot Produk Israel, Berapa Kekayaannya?

3.	Tegaskan Tak Terafiliasi Israel
McDonald&amp;rsquo;s menjadi salah satu produk yang diboikot karena McDonlad&amp;rsquo;s Israel memberikan sumbangan makanan kepada tentara Israel. Namun, McDonald&amp;rsquo;s Indonesia menegaskan bahwa phaknya tidak terafiliasi dengan McDonald&amp;rsquo;s Israel.
&amp;ldquo;McDonald&amp;rsquo;s Indonesia merupakan entitas yang beroprasi secara independen dan tidak terafiliasi dengan kegiatan operasional maupun keputusan McDonalds negara lain termasuk McDolands Israel,&amp;rdquo; dIkutif dari akun Instagram resmi McDonald&amp;rsquo;s Indonesia @mcdonaldsid.4. Starbucks Sepi
Di Rabat, ibu kota Maroko, seorang pekerja di cabang Starbucks menginformasikan mengenai jumlah pelanggan yang mengalami penurunan secara signifikan.
Starbucks merujuk pada pernyataan di situsnya tentang operasinya di Timur Tengah yang diperbarui pada bulan Oktober, pernyataan tersebut membuat merek menepis rumor bahwa mereka telah memberikan dukungan kepada pemerintah atau tentara Israel.
5. Berdampak ke Grab
Aplikasi ride-hailing Grab juga menghadapi seruan boikot di Malaysia setelah istri CEO Grab mengatakan dia &amp;ldquo;benar-benar jatuh cinta&amp;rdquo; pada Israel saat berkunjung ke sana.
Oleh karena hal tersebut, seruan boikot Grab di Malaysia mulai ramai sehingga mereka berjanji akan menyumbangkan bantuan untuk warga Palestina.
6. Coca-Cola dan Nestle
Awal bulan ini, di informasikan kalau parlemen Turki akan menghapus produk-produk Coca-Cola dan Nestle dari restoran-restorannya, hal ini dilakukan karena adanya &quot;kemarahan masyarakat&quot; terhadap merek-merek tersebut meskipun tidak ada perusahaan besar Turki atau lembaga negara yang memutuskan hubungan secara langsung dengan Israel.</content:encoded></item></channel></rss>
