<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Muamalat Dorong Persiapan Ibadah Haji Sejak Dini</title><description>PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mendorong persiapan ibadah haji anak sedini mungkin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928114/bank-muamalat-dorong-persiapan-ibadah-haji-sejak-dini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928114/bank-muamalat-dorong-persiapan-ibadah-haji-sejak-dini"/><item><title>Bank Muamalat Dorong Persiapan Ibadah Haji Sejak Dini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928114/bank-muamalat-dorong-persiapan-ibadah-haji-sejak-dini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928114/bank-muamalat-dorong-persiapan-ibadah-haji-sejak-dini</guid><pubDate>Senin 27 November 2023 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/27/320/2928114/bank-muamalat-dorong-persiapan-ibadah-haji-sejak-dini-nba9hRiT0A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Muamalat dorong ibadah haji sejak dini (Foto: Bank Muamalat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/27/320/2928114/bank-muamalat-dorong-persiapan-ibadah-haji-sejak-dini-nba9hRiT0A.jpg</image><title>Bank Muamalat dorong ibadah haji sejak dini (Foto: Bank Muamalat)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xOS8xNzM3NzUvNS94OHBvY3J4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mendorong persiapan ibadah haji anak sedini mungkin. Untuk itu, Bank Muamalat meluncurkan kampanye Haji Anak Hebat melalui Produk Tabungan iB Hijrah Haji.
Peluncuran kampanye ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Muamalat dan 21 sekolah secara serentak di tujuh region Bank Muamalat pada Senin (27/11/2023).

BACA JUGA:
Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah, Bank Muamalat Kolaborasi dengan Unisba


SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, masa tunggu keberangkatan ibadah haji di Indonesia rata-rata lebih dari 20 tahun. Sehingga sebagian besar jemaah haji asal Indonesia didominasi oleh jemaah usia lanjut. Oleh karena itu, pihaknya berkolaborasi dengan sekolah-sekolah dan juga orang tua siswa untuk mempersiapkan ibadah haji sedini mungkin dengan membuka tabungan khusus haji anak.

BACA JUGA:
Kembangkan Layanan Haji dan Umrah, BPKH Gandeng Bank Muamalat


&amp;ldquo;Saat ini, sekitar 75% pendaftar haji di Indonesia berusia di atas 40 tahun. Padahal kita tahu haji adalah salah satu ibadah yang membutuhkan kondisi fisik prima. Oleh karena itu, kami merancang program ini agar kelak ibadah haji anak dapat lebih efektif karena dilakukan di usia yang masih muda dan produktif,&quot; ujarnya.
Program ini sejalan dengan gerakan &amp;ldquo;Haji Muda&amp;rdquo; yang dicanangkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang merupakan Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Muamalat. Gerakan &amp;ldquo;Haji Muda&amp;rdquo; bertujuan agar generasi muda muslim di Tanah Air dapat mulai merencanakan biaya perjalanan haji lebih awal.
Dalam program ini, Bank Muamalat menyediakan produk tabungan yang  dapat membantu orang tua dan pihak sekolah melakukan perencanaan dana  kebutuhan haji untuk siswa, baik dalam bentuk setoran awal maupun  setoran lunas.
Tabungan ini dikelola secara syariah dengan akad titipan atau Wadiah  Yad Dhamanah yang bebas biaya bulanan, dengan fasilitas standing  instruction atau pendebetan otomatis dengan setoran setiap bulan yang  fleksibel dan dapat ditentukan sesuai kemampuan dan tujuan menabung  orang tua maupun anak.
Sebagai ilustrasi, dengan asumsi setoran awal sebesar Rp25 juta, jika  anak mulai menabung sejak usia 5 tahun selama 7 tahun sebesar Rp10 ribu  per hari, maka porsi haji akan diperoleh pada saat anak berusia 12  tahun atau kira-kira saat kelas 1 SMP. Dengan estimasi masa tunggu  kurang lebih 21 tahun, maka anak sudah dapat berangkat haji saat usia 33  tahun.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xOS8xNzM3NzUvNS94OHBvY3J4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mendorong persiapan ibadah haji anak sedini mungkin. Untuk itu, Bank Muamalat meluncurkan kampanye Haji Anak Hebat melalui Produk Tabungan iB Hijrah Haji.
Peluncuran kampanye ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Muamalat dan 21 sekolah secara serentak di tujuh region Bank Muamalat pada Senin (27/11/2023).

BACA JUGA:
Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah, Bank Muamalat Kolaborasi dengan Unisba


SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, masa tunggu keberangkatan ibadah haji di Indonesia rata-rata lebih dari 20 tahun. Sehingga sebagian besar jemaah haji asal Indonesia didominasi oleh jemaah usia lanjut. Oleh karena itu, pihaknya berkolaborasi dengan sekolah-sekolah dan juga orang tua siswa untuk mempersiapkan ibadah haji sedini mungkin dengan membuka tabungan khusus haji anak.

BACA JUGA:
Kembangkan Layanan Haji dan Umrah, BPKH Gandeng Bank Muamalat


&amp;ldquo;Saat ini, sekitar 75% pendaftar haji di Indonesia berusia di atas 40 tahun. Padahal kita tahu haji adalah salah satu ibadah yang membutuhkan kondisi fisik prima. Oleh karena itu, kami merancang program ini agar kelak ibadah haji anak dapat lebih efektif karena dilakukan di usia yang masih muda dan produktif,&quot; ujarnya.
Program ini sejalan dengan gerakan &amp;ldquo;Haji Muda&amp;rdquo; yang dicanangkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang merupakan Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Muamalat. Gerakan &amp;ldquo;Haji Muda&amp;rdquo; bertujuan agar generasi muda muslim di Tanah Air dapat mulai merencanakan biaya perjalanan haji lebih awal.
Dalam program ini, Bank Muamalat menyediakan produk tabungan yang  dapat membantu orang tua dan pihak sekolah melakukan perencanaan dana  kebutuhan haji untuk siswa, baik dalam bentuk setoran awal maupun  setoran lunas.
Tabungan ini dikelola secara syariah dengan akad titipan atau Wadiah  Yad Dhamanah yang bebas biaya bulanan, dengan fasilitas standing  instruction atau pendebetan otomatis dengan setoran setiap bulan yang  fleksibel dan dapat ditentukan sesuai kemampuan dan tujuan menabung  orang tua maupun anak.
Sebagai ilustrasi, dengan asumsi setoran awal sebesar Rp25 juta, jika  anak mulai menabung sejak usia 5 tahun selama 7 tahun sebesar Rp10 ribu  per hari, maka porsi haji akan diperoleh pada saat anak berusia 12  tahun atau kira-kira saat kelas 1 SMP. Dengan estimasi masa tunggu  kurang lebih 21 tahun, maka anak sudah dapat berangkat haji saat usia 33  tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
