<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dialog Lintas Generasi, Sri Mulyani Soroti Kesejahteraan Rakyat</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa tujuan utama  dari World Bank atau Bank Dunia adalah menghapuskan kemiskinan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928153/dialog-lintas-generasi-sri-mulyani-soroti-kesejahteraan-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928153/dialog-lintas-generasi-sri-mulyani-soroti-kesejahteraan-rakyat"/><item><title>Dialog Lintas Generasi, Sri Mulyani Soroti Kesejahteraan Rakyat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928153/dialog-lintas-generasi-sri-mulyani-soroti-kesejahteraan-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928153/dialog-lintas-generasi-sri-mulyani-soroti-kesejahteraan-rakyat</guid><pubDate>Senin 27 November 2023 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/27/320/2928153/dialog-lintas-generasi-sri-mulyani-soroti-kesejahteraan-rakyat-atwyzzWnUU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani soroti kesejahteraan rakyat dalam dialog yang digelar bank dunia (Foto: Instagram Sri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/27/320/2928153/dialog-lintas-generasi-sri-mulyani-soroti-kesejahteraan-rakyat-atwyzzWnUU.jpg</image><title>Sri Mulyani soroti kesejahteraan rakyat dalam dialog yang digelar bank dunia (Foto: Instagram Sri)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNy8yMC8xNzQyODMvNS94OHB6cDNr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa tujuan utama dari World Bank atau Bank Dunia adalah menghapuskan kemiskinan. Di bawah presidensi yang baru, kini tujuannya bertambah, yakni menciptakan planet yang layak huni.
Hal ini terefleksikan dalam laporan yang diluncurkan Bank Dunia, Indonesia Country Climate and Development Report.

BACA JUGA:
Ketika Sri Mulyani Sarapan Jagung dan Ketela Rebus Bersama Anak Buahnya di Gunung


&quot;Pagi ini saya menghadiri sebuah dialog lintas generasi yang diselenggarakan oleh Bank Dunia bersama dengan @kedubesaustralia dan @thinkpolicyid di Djakarta Theater untuk membahas ini,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Jakarta, Senin (27/11/2023).
Indonesia terus tumbuh dengan stabil. Hal ini tampak dari berbagai indikator pembangunannya. Namun, perjalanan ini tidak mudah.

BACA JUGA:
Atasi Perubahan Iklim Butuh Uang Besar, Sri Mulyani: Tanpa Financing Cuma Mimpi


&quot;Data Bank Dunia menunjukkan bahwa disaat pendapatan per kapita kita naik empat kali lipat, emisi kita juga ikut naik dua kali lipat. Ini menjadi tantangan bersama untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa meningkatkan emisi per kapita, meski Indonesia masih termasuk negara dengan emisi per kapita terendah di antara negara-negara G20,&quot; jelas Sri.
Namun, bukan berarti jika emisi per kapita Indonesia masih rendah lantas kita menjadi acuh. Sri menyebut bahwa kita harus mampu mendesain pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahteraan bersama tanpa mengorbankan planet bagi generasi penerus kita.
&quot;@kemenkeuri juga terus menggunakan beragam alat fiskal dan instrumen  keuangan untuk mengatasi isu perubahan iklim ini. Mulai kebijakan  perpajakan, bea masuk, hingga beragam instrumen kebijakan lain seperti  industrialisasi kendaraan listrik, transformasi menuju energi hijau, dan  pengelolaan limbah,&quot; sambung Sri.
Hasilnya? Indonesia berhasil menurunkan 5,7 juta ton CO2 pada 2018,  3,2 juta ton CO2 pada 2019, 1,4 juta ton CO2 pada 2020, dan 202,674 juta  ton CO2 pada 2022. Ini bukan hasil hitungan sendiri, namun diaudit oleh  lembaga-lembaga kredibel.
Dalam kesempatan itu, Sri juga berpesan bagi generasi muda Indonesia,  jangan pernah merasa bahwa mereka ada di pinggiran, di sidelines.  Mereka adalah pemain di tengah, terjun langsung untuk mengatasi isu  bersama ini. Baik melalui NGO, financing, maupun startup kalian.
&quot;Prosesnya bisa jadi menyenangkan, bisa juga tidak. Namun ini adalah  your own future. Masa depan anda semua. Mari jaga bersama..!&quot; pungkas  Sri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNy8yMC8xNzQyODMvNS94OHB6cDNr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa tujuan utama dari World Bank atau Bank Dunia adalah menghapuskan kemiskinan. Di bawah presidensi yang baru, kini tujuannya bertambah, yakni menciptakan planet yang layak huni.
Hal ini terefleksikan dalam laporan yang diluncurkan Bank Dunia, Indonesia Country Climate and Development Report.

BACA JUGA:
Ketika Sri Mulyani Sarapan Jagung dan Ketela Rebus Bersama Anak Buahnya di Gunung


&quot;Pagi ini saya menghadiri sebuah dialog lintas generasi yang diselenggarakan oleh Bank Dunia bersama dengan @kedubesaustralia dan @thinkpolicyid di Djakarta Theater untuk membahas ini,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Jakarta, Senin (27/11/2023).
Indonesia terus tumbuh dengan stabil. Hal ini tampak dari berbagai indikator pembangunannya. Namun, perjalanan ini tidak mudah.

BACA JUGA:
Atasi Perubahan Iklim Butuh Uang Besar, Sri Mulyani: Tanpa Financing Cuma Mimpi


&quot;Data Bank Dunia menunjukkan bahwa disaat pendapatan per kapita kita naik empat kali lipat, emisi kita juga ikut naik dua kali lipat. Ini menjadi tantangan bersama untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa meningkatkan emisi per kapita, meski Indonesia masih termasuk negara dengan emisi per kapita terendah di antara negara-negara G20,&quot; jelas Sri.
Namun, bukan berarti jika emisi per kapita Indonesia masih rendah lantas kita menjadi acuh. Sri menyebut bahwa kita harus mampu mendesain pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahteraan bersama tanpa mengorbankan planet bagi generasi penerus kita.
&quot;@kemenkeuri juga terus menggunakan beragam alat fiskal dan instrumen  keuangan untuk mengatasi isu perubahan iklim ini. Mulai kebijakan  perpajakan, bea masuk, hingga beragam instrumen kebijakan lain seperti  industrialisasi kendaraan listrik, transformasi menuju energi hijau, dan  pengelolaan limbah,&quot; sambung Sri.
Hasilnya? Indonesia berhasil menurunkan 5,7 juta ton CO2 pada 2018,  3,2 juta ton CO2 pada 2019, 1,4 juta ton CO2 pada 2020, dan 202,674 juta  ton CO2 pada 2022. Ini bukan hasil hitungan sendiri, namun diaudit oleh  lembaga-lembaga kredibel.
Dalam kesempatan itu, Sri juga berpesan bagi generasi muda Indonesia,  jangan pernah merasa bahwa mereka ada di pinggiran, di sidelines.  Mereka adalah pemain di tengah, terjun langsung untuk mengatasi isu  bersama ini. Baik melalui NGO, financing, maupun startup kalian.
&quot;Prosesnya bisa jadi menyenangkan, bisa juga tidak. Namun ini adalah  your own future. Masa depan anda semua. Mari jaga bersama..!&quot; pungkas  Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
