<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Bertemu Dubes Baru Uni Eropa Bahas Penyelesaian IEU-CEPA hingga Situasi Politik</title><description>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Duta Besar Uni  Eropa (UE) untuk Indonesia dan Brunei Darussalam  H.E. Denis Chaibi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928213/menko-airlangga-bertemu-dubes-baru-uni-eropa-bahas-penyelesaian-ieu-cepa-hingga-situasi-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928213/menko-airlangga-bertemu-dubes-baru-uni-eropa-bahas-penyelesaian-ieu-cepa-hingga-situasi-politik"/><item><title>Menko Airlangga Bertemu Dubes Baru Uni Eropa Bahas Penyelesaian IEU-CEPA hingga Situasi Politik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928213/menko-airlangga-bertemu-dubes-baru-uni-eropa-bahas-penyelesaian-ieu-cepa-hingga-situasi-politik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/27/320/2928213/menko-airlangga-bertemu-dubes-baru-uni-eropa-bahas-penyelesaian-ieu-cepa-hingga-situasi-politik</guid><pubDate>Senin 27 November 2023 19:15 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/27/320/2928213/menko-airlangga-bertemu-dubes-baru-uni-eropa-bahas-penyelesaian-ieu-cepa-hingga-situasi-politik-o76jo0tMYq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga bertemu Dubes Baru Uni Eropa (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/27/320/2928213/menko-airlangga-bertemu-dubes-baru-uni-eropa-bahas-penyelesaian-ieu-cepa-hingga-situasi-politik-o76jo0tMYq.jpg</image><title>Menko Airlangga bertemu Dubes Baru Uni Eropa (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8xLzE3MjYxNi81L3g4cDE1YXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Indonesia dan Brunei Darussalam  H.E. Denis Chaibi di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta. Kunjungan tersebut dalam rangka perkenalan Dubes Chaibi kepada Menko Airlangga yang baru menjabat menggantikan Dubes UE yang sebelumnya, H.E Vincent Piket.
Airlangga dan Dubes Chaibi membahas perkembangan serta tindak lanjut hubungan kerja sama ekonomi Indonesia-Uni Eropa, antara lain terkait dengan progres perundingan Indonesia &amp;ndash; European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), kebijakan hilirisasi di Indonesia, serta situasi politik kedua pihak yang akan menyelenggarakan pemilihan umum pada tahun 2024 mendatang.

BACA JUGA:
Disambut Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto Hadiri Rapimnas Golkar


Dubes Chaibi menyambut baik perkembangan hubungan UE dengan Indonesia dan mengapresiasi iklim investasi yang semakin baik di Indonesia. &amp;ldquo;Indonesia is the engine of growth,&amp;rdquo; ujar Dubes Chaibi.
Saat ini, Indonesia menjadi salah satu destinasi diversifikasi investasi negara-negara anggota UE. Hal ini terefleksikan pada nilai perdagangan dan investasi dengan tiga negara anggota utama UE yakni Spanyol, Prancis, dan Jerman.

BACA JUGA:
 Gibran Hadiri Rapimnas Golkar, Airlangga Hartarto: Kita Lihat Nanti


Prioritas kedua negara saat ini adalah penyelesaian perundingan Indonesia-EU CEPA yang sudah berlangsung selama 7 tahun. Menko Airlangga menekankan bahwa perundingan putaran ke-16 yang akan diselenggarakan pada awal Desember 2023 merupakan &amp;ldquo;golden time&amp;rdquo; untuk menyelesaikan perundingan secara substantif mengingat Indonesia dan UE akan memasuki tahun politik pada 2024.
&amp;ldquo;Sudah disampaikan oleh kedua leaders di beberapa kesempatan sejak tahun lalu, bahwa target penyelesaian perundingan IEU-CEPA secara substantif adalah di akhir tahun 2023 atau paling lambat di awal tahun 2024. Indonesia juga sudah memiliki high-level mandate yang jelas dari Presiden RI terkait lima isu kebijakan strategis pada IEU-CEPA,&amp;rdquo; tegas Airlangga.
Sehubungan dengan kebijakan hilirisasi di Indonesia, UE berharap  concern masing-masing pihak terkait kebijakan hilirisasi critical raw  minerals tidak menghambat proses penyelesaian IEU-CEPA. Kedua pihak  secara realistis berharap untuk dapat memaksimalkan perundingan dan  mencapai perkembangan yang signifikan pada putaran ke-16.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga didampingi oleh Deputi  Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional dan Deputi Bidang  Koordinasi Pangan dan Agribisnis. Sementara Dubes Chaibi didampingi oleh  Head of Trade and Economic Affairs, EU Delegation to Indonesia and  Brunei Darussalam.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8xLzE3MjYxNi81L3g4cDE1YXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Indonesia dan Brunei Darussalam  H.E. Denis Chaibi di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta. Kunjungan tersebut dalam rangka perkenalan Dubes Chaibi kepada Menko Airlangga yang baru menjabat menggantikan Dubes UE yang sebelumnya, H.E Vincent Piket.
Airlangga dan Dubes Chaibi membahas perkembangan serta tindak lanjut hubungan kerja sama ekonomi Indonesia-Uni Eropa, antara lain terkait dengan progres perundingan Indonesia &amp;ndash; European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), kebijakan hilirisasi di Indonesia, serta situasi politik kedua pihak yang akan menyelenggarakan pemilihan umum pada tahun 2024 mendatang.

BACA JUGA:
Disambut Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto Hadiri Rapimnas Golkar


Dubes Chaibi menyambut baik perkembangan hubungan UE dengan Indonesia dan mengapresiasi iklim investasi yang semakin baik di Indonesia. &amp;ldquo;Indonesia is the engine of growth,&amp;rdquo; ujar Dubes Chaibi.
Saat ini, Indonesia menjadi salah satu destinasi diversifikasi investasi negara-negara anggota UE. Hal ini terefleksikan pada nilai perdagangan dan investasi dengan tiga negara anggota utama UE yakni Spanyol, Prancis, dan Jerman.

BACA JUGA:
 Gibran Hadiri Rapimnas Golkar, Airlangga Hartarto: Kita Lihat Nanti


Prioritas kedua negara saat ini adalah penyelesaian perundingan Indonesia-EU CEPA yang sudah berlangsung selama 7 tahun. Menko Airlangga menekankan bahwa perundingan putaran ke-16 yang akan diselenggarakan pada awal Desember 2023 merupakan &amp;ldquo;golden time&amp;rdquo; untuk menyelesaikan perundingan secara substantif mengingat Indonesia dan UE akan memasuki tahun politik pada 2024.
&amp;ldquo;Sudah disampaikan oleh kedua leaders di beberapa kesempatan sejak tahun lalu, bahwa target penyelesaian perundingan IEU-CEPA secara substantif adalah di akhir tahun 2023 atau paling lambat di awal tahun 2024. Indonesia juga sudah memiliki high-level mandate yang jelas dari Presiden RI terkait lima isu kebijakan strategis pada IEU-CEPA,&amp;rdquo; tegas Airlangga.
Sehubungan dengan kebijakan hilirisasi di Indonesia, UE berharap  concern masing-masing pihak terkait kebijakan hilirisasi critical raw  minerals tidak menghambat proses penyelesaian IEU-CEPA. Kedua pihak  secara realistis berharap untuk dapat memaksimalkan perundingan dan  mencapai perkembangan yang signifikan pada putaran ke-16.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga didampingi oleh Deputi  Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional dan Deputi Bidang  Koordinasi Pangan dan Agribisnis. Sementara Dubes Chaibi didampingi oleh  Head of Trade and Economic Affairs, EU Delegation to Indonesia and  Brunei Darussalam.</content:encoded></item></channel></rss>
