<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apa Rencana Solusi Sinergi Digital (WIFI) Kembangkan Fiber Optik di RI?</title><description>PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau Surge (WIFI) belum berencana untuk akuisisi atau merger ke depannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/28/278/2928751/apa-rencana-solusi-sinergi-digital-wifi-kembangkan-fiber-optik-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/28/278/2928751/apa-rencana-solusi-sinergi-digital-wifi-kembangkan-fiber-optik-di-ri"/><item><title>Apa Rencana Solusi Sinergi Digital (WIFI) Kembangkan Fiber Optik di RI?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/28/278/2928751/apa-rencana-solusi-sinergi-digital-wifi-kembangkan-fiber-optik-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/28/278/2928751/apa-rencana-solusi-sinergi-digital-wifi-kembangkan-fiber-optik-di-ri</guid><pubDate>Selasa 28 November 2023 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/28/278/2928751/apa-rencana-solusi-sinergi-digital-wifi-kembangkan-fiber-optik-di-ri-NDKQqiwq4L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rencana emiten WIFI kembangkan fiber optik (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/28/278/2928751/apa-rencana-solusi-sinergi-digital-wifi-kembangkan-fiber-optik-di-ri-NDKQqiwq4L.jpg</image><title>Rencana emiten WIFI kembangkan fiber optik (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau Surge (WIFI) belum berencana untuk akuisisi atau merger ke depannya. Direktur Solusi Sinergi Digital, Gilman P. Nugraha mengatakan, saat ini perseroan fokus untuk mengembangkan infrastruktur yang sudah dibangun.
&quot;Jadi kita sudah bangun secara lengkap fiber optic dengan kapasitas sangat besar ditambah lagi WIFI sudah mempunyai data center di 58 lokasi,&quot; kata Gilman dalam paparan Public Expose Live 2023 WIFI, Selasa (28/11/2023).

BACA JUGA:
Emiten Pengelola Rumah Sakit Masih Rasakan Dampak dari Covid-19


Dengan jaringan fiber optic andalan di sepanjang jalur kereta, menurut Gilman, Surge bisa bangun 591 titik data center dengan skala kecil.
&quot;Buat kami sekarang fokusnya mengoptimalisasi seluruh aset perusahaan yang kami miliki terutama di segmen bisnis konektivitas,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
10 Aksi Emiten di Awal Pekan Perdagangan 


Belum lama ini, perusahaan multinasional semikonduktor global Amerika Serikat (AS), Qualcom, menggandeng Surge mengembangkan ekosistem 5G melalui optimalisasi jaringan serat optik di sepanjang jalur kereta di Pulau Jawa.
Mengingat, di sepanjang jalur tersebut terdapat lebih dari 40 juta rumah tangga dengan kebutuhan konektivitas yang semakin tinggi dari waktu ke waktu.
Sebagai informasi, PT Solusi Sinergi Digital Tbk merupakan  satu-satunya partner strategik di Indonesia yang bekerjasama dengan  Qualcomm Technologies, Inc dalam mendorong ekspansi ekosistem 5G melalui  pengembangan perangkat yang ditenagai oleh Snapdragon X35 5G Modem-RF  System yang akan diluncurkan pada 2024.
Menurut laporan oleh Ericsson dan Arthur D Little (ADL) pada 2023,  lanskap telekomunikasi di Asia Tenggara (SEA) sedang berkembang pesat  didorong dengan adanya adopsi perangkat seluler dan layanan digital yang  mempengaruhi konsumsi data yang diperkirakan akan tumbuh dengan CAGR  sebesar 32% pada tahun 2022-2028, serta penetrasi jaringan 5G yang pesat  dengan tingkat penetrasi sebesar 52% di Asia Tenggara pada tahun 2030.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau Surge (WIFI) belum berencana untuk akuisisi atau merger ke depannya. Direktur Solusi Sinergi Digital, Gilman P. Nugraha mengatakan, saat ini perseroan fokus untuk mengembangkan infrastruktur yang sudah dibangun.
&quot;Jadi kita sudah bangun secara lengkap fiber optic dengan kapasitas sangat besar ditambah lagi WIFI sudah mempunyai data center di 58 lokasi,&quot; kata Gilman dalam paparan Public Expose Live 2023 WIFI, Selasa (28/11/2023).

BACA JUGA:
Emiten Pengelola Rumah Sakit Masih Rasakan Dampak dari Covid-19


Dengan jaringan fiber optic andalan di sepanjang jalur kereta, menurut Gilman, Surge bisa bangun 591 titik data center dengan skala kecil.
&quot;Buat kami sekarang fokusnya mengoptimalisasi seluruh aset perusahaan yang kami miliki terutama di segmen bisnis konektivitas,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
10 Aksi Emiten di Awal Pekan Perdagangan 


Belum lama ini, perusahaan multinasional semikonduktor global Amerika Serikat (AS), Qualcom, menggandeng Surge mengembangkan ekosistem 5G melalui optimalisasi jaringan serat optik di sepanjang jalur kereta di Pulau Jawa.
Mengingat, di sepanjang jalur tersebut terdapat lebih dari 40 juta rumah tangga dengan kebutuhan konektivitas yang semakin tinggi dari waktu ke waktu.
Sebagai informasi, PT Solusi Sinergi Digital Tbk merupakan  satu-satunya partner strategik di Indonesia yang bekerjasama dengan  Qualcomm Technologies, Inc dalam mendorong ekspansi ekosistem 5G melalui  pengembangan perangkat yang ditenagai oleh Snapdragon X35 5G Modem-RF  System yang akan diluncurkan pada 2024.
Menurut laporan oleh Ericsson dan Arthur D Little (ADL) pada 2023,  lanskap telekomunikasi di Asia Tenggara (SEA) sedang berkembang pesat  didorong dengan adanya adopsi perangkat seluler dan layanan digital yang  mempengaruhi konsumsi data yang diperkirakan akan tumbuh dengan CAGR  sebesar 32% pada tahun 2022-2028, serta penetrasi jaringan 5G yang pesat  dengan tingkat penetrasi sebesar 52% di Asia Tenggara pada tahun 2030.</content:encoded></item></channel></rss>
