<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Ungkap Masih Ingin Lakukan Ini Buat Indonesia Usai Pensiun</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kalau dia dan istrinya, Devi Pandjaitan Br Simatupang mempunyai cita-cita yang masih harus dicapai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929423/luhut-ungkap-masih-ingin-lakukan-ini-buat-indonesia-usai-pensiun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929423/luhut-ungkap-masih-ingin-lakukan-ini-buat-indonesia-usai-pensiun"/><item><title>Luhut Ungkap Masih Ingin Lakukan Ini Buat Indonesia Usai Pensiun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929423/luhut-ungkap-masih-ingin-lakukan-ini-buat-indonesia-usai-pensiun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929423/luhut-ungkap-masih-ingin-lakukan-ini-buat-indonesia-usai-pensiun</guid><pubDate>Rabu 29 November 2023 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/29/320/2929423/luhut-ungkap-masih-ingin-lakukan-ini-buat-indonesia-usai-pensiun-2zzodpXGmK.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Cita-cita Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan usai pensiun. (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/29/320/2929423/luhut-ungkap-masih-ingin-lakukan-ini-buat-indonesia-usai-pensiun-2zzodpXGmK.JPG</image><title>Cita-cita Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan usai pensiun. (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkwNi81L3g4b29zaHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kalau dia dan istrinya, Devi Pandjaitan Br Simatupang mempunyai cita-cita yang masih harus dicapai usai pensiun menjabat sebagai pejabat publik.

Sehingga dia berharap di usia pernikahan ke-52 ini, dapat diberikan kesehatan untuk dapat mewujudkan cita-cita bersama yakni memajukan pendidikan di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Luhut Binsar Pandjaitan Hadiri Pelantikan Maruli Simanjuntak Jadi KSAD

Dalam hal ini yakni lewat pendirian Research Center di Toba yang telah dibangunnya.

Luhut mengatakan bahwa Research Center tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai anak-anak di Indonesia yang memiliki talenta untuk dapat mengembangkan diri.

&quot;Tempat bagi anak-anak bertalenta dari seluruh Indonesia bisa belajar dan berinovasi mengembangkan ilmu, pengetahuan, dan teknologi yang mereka minati,&quot; katanya dikutip dari Instagram pribadinya, Rabu (29/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rayakan 52 Tahun Pernikahan Bersama Istri, Luhut Cerita Critical Time Bertempur di Timor Timur

Luhut mengatakan bahwa meskipun cita-cita tersebut cukup sederhana, namun ini akan menjadi bukti bahwa dia dan istrinya sangat ingin mutu pendidikan di Indonesia lebih maju.

&quot;Saya berharap bisa menjadi bukti cinta kami kepada bangsa dan negara sehingga mutu pendidikan Indonesia di masa depan bisa sejajar dengan negara maju di dunia,&quot; katanya.



Adapun di Research Center tersebut akan ada program pelatihan Metode Gasing (gampang, asyik, dan menyenangkan), suatu inovasi pembelajaran matematika yang diciptakan dan dikembangkan oleh Profesor Yohanes Surya.



Metode ini memungkinkan siswa memahami operasi matematika seperti penjumlahan, perkalian, pengurangan, dan pembagian dalam waktu hanya 2 minggu, telah sukses diimplementasikan di 55 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wOS8xLzE3MTkwNi81L3g4b29zaHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kalau dia dan istrinya, Devi Pandjaitan Br Simatupang mempunyai cita-cita yang masih harus dicapai usai pensiun menjabat sebagai pejabat publik.

Sehingga dia berharap di usia pernikahan ke-52 ini, dapat diberikan kesehatan untuk dapat mewujudkan cita-cita bersama yakni memajukan pendidikan di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Luhut Binsar Pandjaitan Hadiri Pelantikan Maruli Simanjuntak Jadi KSAD

Dalam hal ini yakni lewat pendirian Research Center di Toba yang telah dibangunnya.

Luhut mengatakan bahwa Research Center tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai anak-anak di Indonesia yang memiliki talenta untuk dapat mengembangkan diri.

&quot;Tempat bagi anak-anak bertalenta dari seluruh Indonesia bisa belajar dan berinovasi mengembangkan ilmu, pengetahuan, dan teknologi yang mereka minati,&quot; katanya dikutip dari Instagram pribadinya, Rabu (29/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rayakan 52 Tahun Pernikahan Bersama Istri, Luhut Cerita Critical Time Bertempur di Timor Timur

Luhut mengatakan bahwa meskipun cita-cita tersebut cukup sederhana, namun ini akan menjadi bukti bahwa dia dan istrinya sangat ingin mutu pendidikan di Indonesia lebih maju.

&quot;Saya berharap bisa menjadi bukti cinta kami kepada bangsa dan negara sehingga mutu pendidikan Indonesia di masa depan bisa sejajar dengan negara maju di dunia,&quot; katanya.



Adapun di Research Center tersebut akan ada program pelatihan Metode Gasing (gampang, asyik, dan menyenangkan), suatu inovasi pembelajaran matematika yang diciptakan dan dikembangkan oleh Profesor Yohanes Surya.



Metode ini memungkinkan siswa memahami operasi matematika seperti penjumlahan, perkalian, pengurangan, dan pembagian dalam waktu hanya 2 minggu, telah sukses diimplementasikan di 55 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
