<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pupuk Kaltim Bakal Resmikan Pabrik Amonium Nitrat Akhir Desember 2023</title><description>PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bersiap untuk meresmikan pabrik amonium nitrat mereka.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929516/pupuk-kaltim-bakal-resmikan-pabrik-amonium-nitrat-akhir-desember-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929516/pupuk-kaltim-bakal-resmikan-pabrik-amonium-nitrat-akhir-desember-2023"/><item><title>Pupuk Kaltim Bakal Resmikan Pabrik Amonium Nitrat Akhir Desember 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929516/pupuk-kaltim-bakal-resmikan-pabrik-amonium-nitrat-akhir-desember-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929516/pupuk-kaltim-bakal-resmikan-pabrik-amonium-nitrat-akhir-desember-2023</guid><pubDate>Rabu 29 November 2023 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fadillah Rafli Anwari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/29/320/2929516/pupuk-kaltim-bakal-resmikan-pabrik-amonium-nitrat-akhir-desember-2023-4hvT26Wzps.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pupuk kaltim bakal resmikan pabrik akhir desember (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/29/320/2929516/pupuk-kaltim-bakal-resmikan-pabrik-amonium-nitrat-akhir-desember-2023-4hvT26Wzps.jpg</image><title>Pupuk kaltim bakal resmikan pabrik akhir desember (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMC8xLzE3MzUzMC81L3g4cGlydzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bersiap untuk meresmikan pabrik amonium nitrat mereka.
Pada tanggal 20 Desember 2023, Pupuk Kaltim, bersama anak perusahaannya, PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN), akan memperkenalkan pabrik amonium nitrat berkapasitas 75.000 MTPY di Kawasan Industri PT Kaltim Industrial Estate (KIE), membawa inovasi industri ke wilayah tersebut.

BACA JUGA:
Alasan Jokowi Bangun Pabrik Pupuk di Papua


Pabrik ini tidak hanya menciptakan peluang lapangan kerja dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah strategis Pupuk Kaltim dalam memenuhi kebutuhan pupuk serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Corporate Secretary, Teguh Ismartono menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan langkah besar dalam mendukung ketahanan pangan.

BACA JUGA:
Jokowi: Pembangunan Industri Pupuk Fakfak di Papua Bagian Strategi Indonesia


&quot;Pabrik amonium nitrat yang akan diresmikan akhir Desember ini bukan hanya menandai pencapaian kita dalam pengembangan industri, tetapi juga langkah besar dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,&amp;rdquo; ungkap Teguh pada Pers Gathering Menuju HUT Pupuk Kaltim ke-46, Jakarta, Rabu (29/11/2023).
Proyek pembangunan pabrik amonium nitrat dimulai dua tahun lalu, dan saat ini telah melalui serangkaian uji demo, performa tes, dan tinggal menunggu pengujian akhir atau acceptance testing.
Lebih lanjut, kepemilikan saham pabrik ini sebesar 65% dimiliki oleh  Dahana dan 35% oleh Pupuk Kaltim. Teguh menekankan perlunya pengawasan  ketat terhadap pabrik ini karena amonium nitrat dapat digunakan sebagai  salah satu campuran bahan peledak.
&quot;Barang ini menggunakan bahan yang mudah meledak, sehingga harus  dijaga dengan ketat. Pemindahan dari satu tempat ke tempat lain harus  diawasi dengan cermat untuk mencegah risiko,&quot; kata Teguh.
Pabrik ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik tetapi  juga mendukung komitmen Pupuk Kaltim untuk menjadi pemimpin industri  petrokimia di kawasan Asia Tenggara dan Asia Pasifik.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMC8xLzE3MzUzMC81L3g4cGlydzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bersiap untuk meresmikan pabrik amonium nitrat mereka.
Pada tanggal 20 Desember 2023, Pupuk Kaltim, bersama anak perusahaannya, PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN), akan memperkenalkan pabrik amonium nitrat berkapasitas 75.000 MTPY di Kawasan Industri PT Kaltim Industrial Estate (KIE), membawa inovasi industri ke wilayah tersebut.

BACA JUGA:
Alasan Jokowi Bangun Pabrik Pupuk di Papua


Pabrik ini tidak hanya menciptakan peluang lapangan kerja dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah strategis Pupuk Kaltim dalam memenuhi kebutuhan pupuk serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Corporate Secretary, Teguh Ismartono menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan langkah besar dalam mendukung ketahanan pangan.

BACA JUGA:
Jokowi: Pembangunan Industri Pupuk Fakfak di Papua Bagian Strategi Indonesia


&quot;Pabrik amonium nitrat yang akan diresmikan akhir Desember ini bukan hanya menandai pencapaian kita dalam pengembangan industri, tetapi juga langkah besar dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,&amp;rdquo; ungkap Teguh pada Pers Gathering Menuju HUT Pupuk Kaltim ke-46, Jakarta, Rabu (29/11/2023).
Proyek pembangunan pabrik amonium nitrat dimulai dua tahun lalu, dan saat ini telah melalui serangkaian uji demo, performa tes, dan tinggal menunggu pengujian akhir atau acceptance testing.
Lebih lanjut, kepemilikan saham pabrik ini sebesar 65% dimiliki oleh  Dahana dan 35% oleh Pupuk Kaltim. Teguh menekankan perlunya pengawasan  ketat terhadap pabrik ini karena amonium nitrat dapat digunakan sebagai  salah satu campuran bahan peledak.
&quot;Barang ini menggunakan bahan yang mudah meledak, sehingga harus  dijaga dengan ketat. Pemindahan dari satu tempat ke tempat lain harus  diawasi dengan cermat untuk mencegah risiko,&quot; kata Teguh.
Pabrik ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik tetapi  juga mendukung komitmen Pupuk Kaltim untuk menjadi pemimpin industri  petrokimia di kawasan Asia Tenggara dan Asia Pasifik.</content:encoded></item></channel></rss>
