<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Progres Pembangunan LRT Fase 1B, Habiskan Dana Rp5,5 Triliun</title><description>LRT Jakarta mulai bangun proyek LRT Tahap 2 pada November 2023 ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929714/begini-progres-pembangunan-lrt-fase-1b-habiskan-dana-rp5-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929714/begini-progres-pembangunan-lrt-fase-1b-habiskan-dana-rp5-5-triliun"/><item><title>Begini Progres Pembangunan LRT Fase 1B, Habiskan Dana Rp5,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929714/begini-progres-pembangunan-lrt-fase-1b-habiskan-dana-rp5-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929714/begini-progres-pembangunan-lrt-fase-1b-habiskan-dana-rp5-5-triliun</guid><pubDate>Rabu 29 November 2023 20:52 WIB</pubDate><dc:creator>Salsyabila Sukmaningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/29/320/2929714/begini-progres-pembangunan-lrt-fase-1b-habiskan-dana-rp5-5-triliun-QpnA6d5ef3.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/29/320/2929714/begini-progres-pembangunan-lrt-fase-1b-habiskan-dana-rp5-5-triliun-QpnA6d5ef3.JPG</image><title>Progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNy8xLzE3Mjg1My81L3g4cDVhMTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - DKI Jakarta terus meningkatkan kinerjanya jadi kota yang ramah transportasi publik. Adapun untuk perluas integrasi kendaraan umum, LRT Jakarta mulai bangun proyek LRT Tahap 2 pada November 2023 ini.

Proyek yang diklaim habiskan dana Rp5,5 triliun APBD DKI Jakarta ini akan membentang dari Velodrome sampai Manggarai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Roda LRT Jabodebek Aus, Begini Rencana Menhub

Total stasiun yang dibangun di Fase 1B ini sebanyak lima stasiun.

&amp;ldquo;Fase 1B ada lima stasiun dengan panjang 6,4 kilometer, 10 menit headway. Itu semua akan terintegrasi jadi kalau sekarang mungkin ada sedikit traffic itu untuk membuat Jakarta lebih baik lagi ke depan,&amp;rdquo; kata Direktur Bisnis Jakpro Adi Adnyana saat ditemui, Jakarta, Rabu (29/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

LRT Jabodebek Bakal Beroperasi dengan 16 Trainset Mulai 1 Desember 2023

Adanya trek baru LRT ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan pergerakan ekonomi di wilayah DKI Jakarta.

Dengan banyaknya stasiun tambahan yang menyambung ke halte Transjakarta, angkot Jaklingko, dan stasiun KRL diharapkan juga mempercepat pergerakan ekonomi di ibu kota.

Kemudian untuk dana yang digelontorkan tadi akan membangun lima stasiun LRT dari Stasiun Velodrome yakni Stasiun Rawamangun, Stasiun Manggarai, Stasiun BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan terakhir di Stasiun LRT Manggarai. Pembangunan lebih lanjut proyek ini direncanakan sampai ke daerah Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Fakta LRT Jabodebek Segera Beroperasi dengan 16 Trainset


Stasiun tersebut diproyeksikan akan rampung tiga tahun ke depan dan siap beroperasi setelah uji kelayakan publik.



Perkiraan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai dapat beroperasi di tahun 2025 mendatang.



&amp;ldquo;Pemprov (DKI) akan terus menyatukan jalur-jalur (antar kendaraan umum) di Jakarta,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNy8xLzE3Mjg1My81L3g4cDVhMTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - DKI Jakarta terus meningkatkan kinerjanya jadi kota yang ramah transportasi publik. Adapun untuk perluas integrasi kendaraan umum, LRT Jakarta mulai bangun proyek LRT Tahap 2 pada November 2023 ini.

Proyek yang diklaim habiskan dana Rp5,5 triliun APBD DKI Jakarta ini akan membentang dari Velodrome sampai Manggarai.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Roda LRT Jabodebek Aus, Begini Rencana Menhub

Total stasiun yang dibangun di Fase 1B ini sebanyak lima stasiun.

&amp;ldquo;Fase 1B ada lima stasiun dengan panjang 6,4 kilometer, 10 menit headway. Itu semua akan terintegrasi jadi kalau sekarang mungkin ada sedikit traffic itu untuk membuat Jakarta lebih baik lagi ke depan,&amp;rdquo; kata Direktur Bisnis Jakpro Adi Adnyana saat ditemui, Jakarta, Rabu (29/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

LRT Jabodebek Bakal Beroperasi dengan 16 Trainset Mulai 1 Desember 2023

Adanya trek baru LRT ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan pergerakan ekonomi di wilayah DKI Jakarta.

Dengan banyaknya stasiun tambahan yang menyambung ke halte Transjakarta, angkot Jaklingko, dan stasiun KRL diharapkan juga mempercepat pergerakan ekonomi di ibu kota.

Kemudian untuk dana yang digelontorkan tadi akan membangun lima stasiun LRT dari Stasiun Velodrome yakni Stasiun Rawamangun, Stasiun Manggarai, Stasiun BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan terakhir di Stasiun LRT Manggarai. Pembangunan lebih lanjut proyek ini direncanakan sampai ke daerah Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Fakta LRT Jabodebek Segera Beroperasi dengan 16 Trainset


Stasiun tersebut diproyeksikan akan rampung tiga tahun ke depan dan siap beroperasi setelah uji kelayakan publik.



Perkiraan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai dapat beroperasi di tahun 2025 mendatang.



&amp;ldquo;Pemprov (DKI) akan terus menyatukan jalur-jalur (antar kendaraan umum) di Jakarta,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
