<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Perang dan Pemanasan Global, Jokowi: Impor Beras Kini Sulit</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan akibat perang dan juga pemanasan global, kini produksi pangan Indonesia semakin menurun.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929735/ada-perang-dan-pemanasan-global-jokowi-impor-beras-kini-sulit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929735/ada-perang-dan-pemanasan-global-jokowi-impor-beras-kini-sulit"/><item><title>Ada Perang dan Pemanasan Global, Jokowi: Impor Beras Kini Sulit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929735/ada-perang-dan-pemanasan-global-jokowi-impor-beras-kini-sulit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/29/320/2929735/ada-perang-dan-pemanasan-global-jokowi-impor-beras-kini-sulit</guid><pubDate>Rabu 29 November 2023 21:30 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/29/320/2929735/ada-perang-dan-pemanasan-global-jokowi-impor-beras-kini-sulit-eXG5dWCW0F.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi sebut impor beras sulit. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/29/320/2929735/ada-perang-dan-pemanasan-global-jokowi-impor-beras-kini-sulit-eXG5dWCW0F.JPG</image><title>Presiden Jokowi sebut impor beras sulit. (Foto: Setpres)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDQxMC81L3g4cTI3c3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan akibat perang dan juga pemanasan global, kini produksi pangan Indonesia semakin menurun.

&quot;Pemanasan global betul betul kita rasakan dan akibatnya produksi pangan kita sedikit menurun,&quot; kata Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Rabu (29/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Buat Makan Keluarga, Pria Sepuh di Bandung Barat Nekat Curi Sekarung Beras

Jokowi mengatakan bahwa dampak perang dan pemanasan global tidak hanya berdampak di Indonesia melainkan juga negara-negara lainnya.

Dia menyebut bahwa kini 22 negara sudah membatasi ekspor pangan ke berbagai negara. Dampaknya kata Jokowi kini Indonesia bahwa kini Indonesia sulit untuk mendapatkan beras impor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 KPK Periksa Juliari Batubara, Dalami Proses Pengadaan Bansos Beras di Kemensos&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Padahal katanya, dahulu banyak negara yang menawarkan stok berasnya untuk di kirim ke Indonesia.

&quot;Dulu yang namanya impor beras semua negara menawarkan. &amp;lsquo;Saya punya stok&amp;rsquo;, &amp;lsquo;saya punya stok&amp;rsquo;, sekarang 22 negara stop ekspor dan membatasi ekspor pangan,&quot; katanya.



Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa Indonesia masih dalam kondisi yang baik dalam hal perekonomian. Di mana perekonomian Indonesia masih berada di kisaran 5%.



&quot;Ini kalau kita bicara dengan kepala negara lain, dengan presiden, dengan perdana menteri, kita bangga banget loh, dengan pertumbuhan ekonomi kita yang masih di kisaran 5% meskipun kalau kita lihat kadang-kadang di bawah,&quot; katanya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDQxMC81L3g4cTI3c3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan akibat perang dan juga pemanasan global, kini produksi pangan Indonesia semakin menurun.

&quot;Pemanasan global betul betul kita rasakan dan akibatnya produksi pangan kita sedikit menurun,&quot; kata Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Rabu (29/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Buat Makan Keluarga, Pria Sepuh di Bandung Barat Nekat Curi Sekarung Beras

Jokowi mengatakan bahwa dampak perang dan pemanasan global tidak hanya berdampak di Indonesia melainkan juga negara-negara lainnya.

Dia menyebut bahwa kini 22 negara sudah membatasi ekspor pangan ke berbagai negara. Dampaknya kata Jokowi kini Indonesia bahwa kini Indonesia sulit untuk mendapatkan beras impor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 KPK Periksa Juliari Batubara, Dalami Proses Pengadaan Bansos Beras di Kemensos&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Padahal katanya, dahulu banyak negara yang menawarkan stok berasnya untuk di kirim ke Indonesia.

&quot;Dulu yang namanya impor beras semua negara menawarkan. &amp;lsquo;Saya punya stok&amp;rsquo;, &amp;lsquo;saya punya stok&amp;rsquo;, sekarang 22 negara stop ekspor dan membatasi ekspor pangan,&quot; katanya.



Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa Indonesia masih dalam kondisi yang baik dalam hal perekonomian. Di mana perekonomian Indonesia masih berada di kisaran 5%.



&quot;Ini kalau kita bicara dengan kepala negara lain, dengan presiden, dengan perdana menteri, kita bangga banget loh, dengan pertumbuhan ekonomi kita yang masih di kisaran 5% meskipun kalau kita lihat kadang-kadang di bawah,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
